Analisis Efisiensi Usahatani Jahe di Desa Lenteng Barat

  • Abd Waris Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Unija
Keywords: Efisiensi, Jahe

Abstract

Tanaman jahe merupakan salah satu tanaman rempah-rempah yang diperdagangkan di dunia jahe diekspor dalam bentuk jahe segar, jahe kering, dan minyak atsiri. Tanaman jahe sangat layak untuk dikembangkan atau dibudidayakan di Kabupaten Sumenep untuk memberi peningkatan pendapatan bagi petani. Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui rata-rata keuntungan petani dalam berusahatani jahe di Desa Lenteng Barat Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. (2) Untuk mengetahui efisiensi petani dalamberusahatani jahe di Desa Lenteng Barat Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive Sampling) (Nazir, 1989). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lenteng Barat Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling sebanyak 30 0rang. Analisis yang digunakan adalah analisis biaya, pendapatan, penerimaan, dan R/C Ratio. Hasil analisis menunjukkan bahwa Usahatani jahe di Desa Lenteng Barat menguntungkan sebesar Rp.20.130.455 persatu kali produksi, usahatani jahe di Desa Lenteng Barat efisien dengan nilai R/C Ratio 3,0.

References

Asmara, R., B. Setiawan, W. N dan Putri. 2011. Analisis Nilai Tambah Dan Efisiensi Agroindustri Minyak Cengkeh. AGRISE Volume XI No. 1.45-55.
Nazir, Moh. 1983. Metode Penelitian. Jakarta : Ghalia Indonesia.
Setyawan, Budi. 2015. Peluang Usaha Budidaya Jahe. Pustaka Baru Press. Yogyakarta.
Simanjuntak, Payaman J. 1985. Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia, BPFE UI, Jakarta.
Soekartawi, 1995. Analisis Usahatani. Jakarta : UI Press.
Suratiyah, K. 2015. Ilmu Usahatani. Edisi Revisi. Penebar Swadaya. Jakarta Timur.
Syaidarlini, R.A. 2011. Analisis Pemasaran Ikan Laut Di Kabupaten Sumenep. Skripsi. Fakultas Pertanian. Universitas Wiraraja Sumenep.
Published
2019-11-27