PENETAPAN HARGA JUAL BUAH JERUK OLEH PEDAGANG PENGECER (STUDI KASUS PADA PEDAGANG PENGECER BUAH DI KAWASAN KOTA SUMENEP)

  • Rika Diananing Putri Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja
  • Isdiantoni Isdiantoni Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja
Keywords: pedagang pengecer, pola penyedian buah, penetapan harga

Abstract

Peran pedagang pengecer buah jeruk dalam menciptakan permintaan efektif terhadap buah jeruk oleh konsumen, dimana konsumen didalam membuat keputusan pembelian dan besarnya jumlah pembelian buah jeruk sangat ditentukan oleh kepantasan harga, maka penetapan harga penjualan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Responden pada penelitian ini adalah pedagang pengecer buah yang berjualan di kawasan Kota Sumenep. Metode pengambilan contoh dilakukan secara  acak sederhana (simple random sampling), penggunaan metode ini didasarkan pada kesamaan (homogenitas) dari populasi yaitu sebagai pedagang buah dan buah yang diperdagangkan juga samaData utama yang diperlukan pada penelitian ini adalah data primer yang bentuknya kuantitatif dan kualitatif yang bersumber dari pedagang pengecer buah jeruk di kawasan Kota Sumenep. Analisis data yang digunakanadalah analisis deskriptif dengan melihat berbagai pertimbangan yang dilakukan oleh pedagang pengecer buah jeruk dalam melakukan penetapan herga.Penetapan harga dihitung dengan menggunakan metode harga pokok berdasarkan pertimbangan biaya Dalam hal menyediakan buah-buhan yang akan diperdagangkan, baik terhadap jenis maupun jumlahnya para pedagang pengecer buah umumnya mempertimbangkan besarnya tingkat permintaan (disukai konsumen), dan daya tahan buah untuk menghindari resiko kerugian.Penyediaan  (pembelian) buah dilakukan melalui pedagang besar buah-buahan yang ada di Kota Sumenep, dimana pasokan buahnya berasal dari pasar buah di Kota Surabaya.Kebijakan penetapan harga yang dilakukan oleh para pedagang pengecer buah dilakukan dengan mempertimbangkan biaya (harga beli), harga pesaing dan elemen individu buah jeruk.

References

Hanafiah AM dan AM Saefudin, 1986. Tataniaga Hasil Perikanan.Jakarta : UI-PRESS
Limbon dan Sitorus. 1987. Pengantar Tataniaga Pertanian.Bogor : Jurusan Ilmu-Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian. IPB.
Nitisemito, A. S. 1981. Marketing. Jakarta : Ghalia Indonesia.
Prijana dan Semendison.2005. Metode SamplingTerapan untuk Penelitian Sosial.Bandung : Humaniora.
Sudiyono A. 2002. Pemasaran Pertanian. Malang : UMM Press
Suparmoko. 1999. Metode Penelitian Praktis untuk Ilmu-ilmu Sosial, Ekonomi dan Bosnis. Edisi Empat. Yogyakarta : BPFE Yogyakarta.
Published
2018-11-29
Abstract viewed = 114 times
PDF downloaded = 121 times