RISIKO PRODUKSI DAN EFISIENSI PENGGUNAAN INPUT USAHATANI TEMBAKAU MADURA

  • Kustiawati Ningsih Fakultas Pertanian, Universitas Islam Madura, Pamekasan
Keywords: risiko produksi, efisiensi penggunaan input, usahatani tembakau Madura

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis risiko produksi pada usahatani tembakau Madura di lahan gunung, tegal, dan sawah; dan menganalisis apakah penggunaan input produksi pada usahatani tembakau Madura di lahan gunung, tegal, dan sawah sudah efisien atau tidak. Penilaian ukuran risiko produksi dilakukan dengan melihat nilai varian (variance), standar deviasi (standard deviation), dan koefisien variasi (coefficient variation). Sedangkan untuk menganalisis tingkat efisiensi penggunaan input produksi menggunakan analisis fungsi produksi Cobb-Douglas. Hasil penelitian analisis risiko produksi usahatani tembakau Madura menunjukkan bahwa nilai coefficient variation di lahan gunung lebih besar daripada nilai coefficient variation di lahan tegal dan sawah. Hal ini mengindikasikan bahwa risiko produksi di lahan gunung lebih tinggi daripada di lahan tegal dan sawah. Sedangkan hasil analisis efisiensi harga untuk penggunaan setiap input produksi pada usahatani tembakau Madura di lahan gunung, tegal, dan sawah menunjukkan bahwa penggunaan setiap input produksi pada usahatani tembakau Madura di lahan gunung, tegal, dan sawah belum efisien.

References

Anderson, J.R. dan W.E. Griffiths. 1981. Production Risk and Input Use: Pastoral Zone of Eastern Australia. Australian Journal of Agricultural Economics. 25 (2).
_______. 1982. Production Risk and Efficient Allocation of Resources. Australian Journal of Agricultural Economics. Vol 2 No. 3, December 1982.
Anonim. 2009. Laporan Tahunan Kantor Dinas Kehutanan dan Perkebunan. Kabupaten Pamekasan.
Barry, PJ. 1984. Risk Management in Agriculture. The Iowa State University Press. Ames. Iowa.
Beattie, B.R. dan Taylor, C.R. 1996. Ekonomi Produksi. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Darmawi. 1997. Manajemen Risiko. Bumi Aksara. Jakarta.
Debertin, DL. 1986. Agricultural Production Economics. MacMillan Publishing Company. New York.
Ellis, F. 1988. Peasant Economics: Farm Household and Agricultural Development. Cambridge University Press, Cambridge.
Elton E.J, Gruber M.J. 1995. Modern Portfolio Theory and Investment Analysis. Fifth Edition. John Wiley and Sons Inc. New York.
Gujarati, D. 1997. Ekonometrika Dasar. Penerbit Erlangga. Jakarta.
Gunawan, S dan Iswara. 1987. Teori Pengambilan Keputusan dalam Ekonomi Produksi. Penerbit Karunika. Universitas Terbuka. Jakarta.
Heady, E.O. 1952. Economics of Agricultural Production and Resources Use. Iowa States College. Prentice Hall,Inc., England Cliffts, New York. 439-638.
Horne, J.C.V. 1983. Financial Management and Policy. Stanford University, Prentice Hall of India, 13-173; 182-210.
Isdijoso, Sri Hartiniadi et al. 1999. Usahatani, Kelembagaan dan Pemasaran Tembakau Madura. Monograf Balitas No.4 Tembakau Madura. Balai Penelitian Tembakau dan Tanaman Serat, Malang : 79-89
Kountur R. 2008. Mudah Memahami Manajemen Risiko Perusahaan. Penerbit PPM. Jakarta.
Krishna, J dan Desai, D.K. 1964. Econometric Models of Farm Planning Under Uncertainty. In Indian Journal of Agricultural Economics, 25-39.
Setiawan, Abdus. 2007. Permasalahan Agribisnis Tembakau di Tingkat Petani. Prosiding Lokakarya Nasional Agribisnis Tembakau. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Bogor. Bogor.
Singarimbun, Masri dan Sofian Effendi. 1995. Metode Penelitian Survey. LP3ES. Jakarta.
Singh, I.J. 1980. Farm Decision Under Uncertainty. Improving Farm Management Teaching in Asia. The Agricultural Development Council, Inc.21-42.
Soekartawi, et al. 1994. Teori Ekonomi Produksi dengan Pokok Bahasan Analisis Fungsi Cobb-Douglas. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Suwanda, Mamat Haris. 2002. Analisis Efisiensi Penelitian dan Dampaknya terhadap Ekonomi Nasional, Studi Kasus pada Tanaman Perkebunan. Makalah Falsafah Sains (PPs 702). Program Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Published
2018-09-12
Abstract viewed = 737 times
PDF downloaded = 519 times