STRATEGI PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PENGEMBANGAN USAHATANI JERUK SIAM MADU DALAM MENINGKATKAN PETANI MANDIRI

  • Laras Aisyah Wati Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Malang
  • Zainol Arifin Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Malang
  • Dwi Asnawi Nurhananto Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Malang
Keywords: Penyuluh Pertanian, Strategi Penyuluh, Usahatani jeruk siam, Pengembangan usahatani

Abstract

Dalam penelitian ini, semua petani jeruk siam madu yang tergabung dalam empat kelompok tani di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, akan diambil sampelnya berdasarkan demografi mereka. Sebanyak 150 petani dari 4 kelompok tani merupakan total populasi Desa Sumbersekar. Teknik sensus (bersifat langsung) digunakan untuk menentukan sampel populasi. Dalam penelitian ini, 35 responden dipilih sebagai sampel dari antara petani jeruk siam madu dengan menggunakan rumus Slovin, yang memungkinkan alokasi sampel sejumlah 15% dari populasi. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan menggunakan analisis matriks IFAS dan EFAS serta metodologi analisis data SWOT. Hasil riset  menunjukan bahwa Strategi demonstrasi merupakan pendekatan yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani, terutama karena metode ini bersifat langsung, aplikatif, dan mudah diterima oleh petani, Strategi demonstrasi memperoleh nilai rerata tertinggi sejumlah 4,30, diikuti oleh pendampingan intensif 4,29, penyuluhan kelompok tani 4,23, dan partisipatif 4,20. Hasil analisis Faktor internal kekuatan (strenght) dengan nilai 2,50 yang menunjukkan bahwa usahatani jeruk siam di Desa Sumbersekar memiliki pengaruh kekuatan yang sedang dalam mendukung pengembangannya. Sementara itu, Kelemahan (Weaknesses) memperoleh Skor sejumlah 0,54, yang menujukkan bahwa kelemahan yang ada tergolong kecil. Faktor eksternal peluang (opportunities) memperoleh skor sejumlah 2,20, yang menunjukkan bahwa terdapat peluang yang cukup baik untuk dimanfaatkan dalam pengembangan usahatani jeruk siam, sedangkan ancaman (Threats) memperoleh skor sejumlah 0,80, yang berarti bahwa ancaman yang dihadapi tidak terlalu mempunyai dampak buruk pada usahatani jeruk siam karena masih bisa di atasi dengan memanfaatkan peluang yang ada.

References

Alif, M. (2017). Metode Penyuluhan Pertanian untuk Peningkatan Kapasitas Petani. Yogyakarta: Andi.
Anwas, O. M. (2014). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Arifin, Z., Novitawati, R. A., & Mutiara, F. (2024). Factors Affecting the Income Curly Red Chili Farmers in Bocek Village, Karangploso Sub-District, Malang Regency. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 10(5), 2871–2877. https://doi.org/10.29303/jppipa.v10i5.6588.
Arifin, Z., Murniati, T., & Rihi, D. F. (2023). Empowerment of Porang Farmers Through the Performance of Agricultural Extension in Increasing Economic Value in Rejosari Village, Bantur District, Malang Regency, East Java, Indonesia. Malaysian Journal of Agricultural Economics, 30(1), a0000433. https://doi.org/10.36877/mjae.a0000433.
Dessy V. M., & Didik H. (2022). “Pengaruh Unsur Iklim Terhadap Produktivitas Tanaman Jeruk Siam Pontianak (Citrus Nobilis Var. Microcarpa).” Produksi Tanaman 10(1):52–59. doi: 10.21776/ub.protan.2022.010.01.07.
Ecep, Z. (2019). Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Medan 2019. Scholar, 1–60.
Ismael Imenuel Y. (2019). Metode Dan Teknik Penyuluhan Pertanian. Bandung
Lawani, A. Z., Halid, A., & Rauf, A. (2018). Analisis Pengembangan Usahatani Cabe Rawit Dan Hubungannya Dengan Struktur Biaya Dan Kelayakan Usaha Di Kecamatan Pulubala Kabupaten Gorontalo. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 2(3), 186-197. Skripsi, 1(614413015). https://doi.org/10.37046/agr.v2i3.9663
Marbun, D. N. V.D., Satmoko, S., & Gayatri, S. (2019). Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Kelompok Tani Tanaman Hortikultura di Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Tapanuli. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 3(3), 537–546. https://doi.org/10.21776/ub.jepa.2019.003.03.9
Mardikanto, T. (2013). Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Surakarta: UNS Press.
Ndapatamu, J. H., & Retang, E. U. K. (2023). Peranan Penyuluh Dalam Pengembangan Kelompok Tani Padi Di Kecamatan Wulla Waijelu Kabupaten Sumba Timur. Jurnal Agriness, 1(1). https://jgi.internationaljournallabs.com/index.php/ji/article/view/7/14
Putri, B. O. C., Vaulina, A. N., & Soleh, R. B. (2022). Strategi Pengembangan Usahatani Jeruk Siam Di Desa Kedungasri Kecamatan Tegaldlimo Kabupaten Banyuwangi. Media Agribisnis, 6(1), 60–67. https://doi.org/10.35326/agribisnis.v6i1.2311
Ratna, S., Romdhon, M. M., Andani, A., Sosial, J., Pertanian, E., Pertanian, F., & Bengkulu, U. (2023). Strategi Pengembangan Usahatani Jeruk Siam Di Kanagarian Koto Tinggi Kec. Gunung Omeh Kabupaten Lima. 7(1), 17–25.
Ramadani, Y. T., & Sagita, N. A. (2019). Peningkatan Pengetahuan KSTM Al-Maun 2 , 3 Dan Darul Murtadlo Tentang Pemeliharaan Ayam Joper Di Kota Pasuruan Jawa Timur Increased Knowledge About Good Farming Practice Of Ayam Joper In KSTM Al – Maun 2 , 3 And Darul Murtadlo Pasuruan City East Java. 2, 151–159.
Rangkuti, F. (2008). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis Cara Dan Reorientasi Konsep Perencanaan Strategi Untuk Menghadapi Abad 21. PT Gramedia Pustaka Utama : Jakarta., 2008, 19-32.
Saragih, Setyowati M. W. B., Nanik, Prasetyo Nurjanah, U. (2019). Optimasi Lahan Pada Sistem Tumpang Sari Jagung Manis. Jurnal Agroqua, 17(2), 115–125. https://doi.org/10.32663/ja.v
Salena, I. Y., Safriani, M., & Umar, U. T. (2019). Masyarakat Di Universitas Teuku Umar. 2, 50–58.
Setiawan, D., Syahputra, T., & Iqbal, M. (2014). Rancang Bangun Alat Pembuka Dan Penutup Tong Sampah Otomatis Berbasis Mikrokontroler. Jurteksi Royal Vol 3 No 1, 1. https://is.its.ac.id/pubs/oajis/index.php/home/event/SISFO.
Sofian Effendi; Singarimbun, Masri. (2005). Metode Penelitian Survai / Penyunting, Masri Singarimbun, Sofian Effendi. Jakarta :: LP3ES,
Strategi Pengembangan Usahatani Jeruk Siam di Desa Junrejo Kecamatan Junrejo Kota Batu. (2024). 12(06), 1–10.
Sulaiman, R. (2012). Pengembangan Kelompok Tani: Dasar dan Aplikasinya. Jakarta: Penebar Swadaya.
Sunarti, N. (2019). Efektivitas Pemberdayaan Dalam Pengembangan Kelompok Tani Di Pedesaan. 5.
Supristiwendi, S., Indra, S. B., & Hadi, T. (2018). Strategi Pengembangan Jeruk Manis (Citrus sinensis, L) Di Kecematan Birem Bayeum Kabupaten Aceh Timur. Jurnal Penelitian Agrisamudra, 5(2), 56–63. https://doi.org/10.33059/jpas.v5i2.868
Suriadi, S., Jasiyah, R., & Kasman, L. (2021). Strategi Pengembangan Jeruk Manis Di Kecamatan Siompu Kabupaten Buton Selatan. Media Agribisnis, 5(2), 95–107. https://doi.org/10.35326/agribisnis.v5i2.1680
Tumbel, M. A., E. P. Manginsela, & Y. P. I. Rori. 2024. “Peran Penyuluh Pertanian Dalam Pengembangan Kelompok Tani Jagung Di Desa Warembungan Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa.” Agri-Sosioekonomi 20(1): 381–90. doi:10.35791/agrsosek.v20i1.54924
Ulma, R. O. (2017). Efisiensi Penggunaan Faktor–Faktor Produksi Pada Usaha Tani Jagung. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi|JIITUJ|, 1(1), 1–12. https://doi.org/10.22437/jiituj.v1i1.3733
Zulkifli, Z., & Sibuea, N. (2022). Kajian Administrasi Penyuluhan Pertanian. All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety, 2(4), 232–237. https://doi.org/10.58939/afosj-las.v2i4.488
Published
2025-11-21
Abstract viewed = 102 times
PDF downloaded = 117 times