POTENSI AGROINDUSTRI KOPI LENGKUAS DI DESA MATANAIR KECAMATAN RUBARU KABUPATEN SUMENEP
Abstract
Kopi Lengkuas merupakan campuran antara serbuk kopi dan bubuk lengkuas
yang diproduksi untuk menghasilkan barang substitusi terhadap produk jamu yang
biasanya memiliki cita rasa pahit.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis
potensi usaha dan potensi pasar agroindustri kopi lengkuas di Desa Matanair
Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep. Penentuan lokasi dilakukan dengan
sengaja (purposive) dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive
sampling (sengaja) yaitu Kelompok Masyarakat APP Al-Ihsan sebagai produsen
kopi lengkuas cap “Potre Alomampa”. Metode analisis data yang digunakan yaitu
analisis deskriptif dan analisis trend (permintaan dan penawaran).Hasil penelitian
menunjukkan bahwa faktor-faktor pendukung seperti tata letak agroindustri,
SDM, bahan baku, sarana prasarana dan teknologi masih belum terlaksana efektif
dan efisien sepenuhnya. Potensi pasar produk kopi lengkuas berdasarkan aspek
penawaran dan permintaan memiliki prospek yang baik untuk tahun 2016 - 2020
karena terjadi surplus (kelebihan) permintaan.Penawaran kopi lengkuas
mengalami deficit (kekurangan) sehingga belum memenuhi permintaan pada
tahun 2016-2020 sebesar 6.786.804,800 kg.
References
Diambil dari: http://www.aekiaice.org/page/konsumsi-kopidomestik/id. (17April 2016)
Badan Pusat Statistik Sumenep. 2012-
2016. Sumenep Dalam
Angka.Sumenep : BPS.
Dalilah, 2013. Prospek Pengembangan
Agribisnis Lengkuas (Alpinia
Galanga L.Swartz).Skripsi.
Fakultas Pertanian. Universitas
Wiraraja Sumenep.
Damaijati, E. 2009.Metodologi
Penelitian Agribisnis. Surabaya:
Penerbit UPN Press.
Direktorat Jenderal Hortikultura. 2015.
Statistik Produksi Hortikultura
Tahun 2014. Kementerian
Pertanian. Diambil dari
http://hortikultura.pertanian.go.id
/wpcontent/uploads/2016/02/Statistik
-Produksi-2014.pdf (30
November 2016).
Harmono. 2011. Manajemen Keuangan
Berbasis Balanced Scorecard
Pendekatan Teori, Kasus, dan
Riset Bisnis. Jakarta: Bumi Aksara
Pramasari, I.F., A.H. Anwari, M.
Harun, dan Alwiyah. 2013.
Kelayakan Agrowisata Jamu
Ramuan Madura Di Kabupaten
Sumenep. JurnalCemara, Vol.
10, No. 1: Hal 6-9. (07 Oktober
2016)
Purba, S.N., Rahmanta, S.N. Lubis.
2014. Analisis Trend Permintaan,
Penawaran, Dan Harga Gula
Kristal Putih Di Provinsi Sumatera
Utara.Journal On Social Economic
Of Agriculture And
Agribusiness Vol. 3, No. 3
Diambil dari
http://jurnal.usu.ac.id/index.php/ce
ress/article/view/8125/3506(07
Oktober 2016)
Rahardjo, P. 2012. Kopi Panduan
Budidaya dan Pengolahan Kopi
Arabika dan Robusta. Jakarta:
Penebar Swadaya
Siswadi. 2006. Budidaya Tanaman
Obat. Yogyakarta: PT Citra Aji
Parama.
Soetriono, A.S. dan Rijanto. 2003.
Pengantar Ilmu
Pertanian.Jember: Banyumedia
Publishing
Sugiyono. 2014. Memahami Penelitian
Kualitatif. Bandung: Alfabeta
Tamimah, I. 2016. Potensi Agribisnis
Usaha Tani Kelapa Di
Kabupaten Sumenep. Skripsi.
Fakultas Pertanian. Universitas
Wiraraja Sumenep.
Wahyuni, S., K. Tarigan, dan S.T.
Lubis. 2015. Analisis Trend
Konsumsi Dan Produksi Susu
Sapi Di Sumatera Utara vol4, no
5. Journal On Social Economic
Of Agriculture And Agribusiness.
Diambil dari
http://jurnal.usu.ac.id/index.php/c
eress/article/view/10686 (07
Oktober 2016)
Widowati, E.H. 2013. Potensi
Agroindustri Kopi Di Kawasan
Agro Tecno Park (Atp)
Kabupaten Temanggung. Jurnal
Litbang Provinsi Jawa Tengah,
Vol. 11, No. 1: Hal 103-112.
Diambil dari
http://balitbang.jatengprov.go.id/
ejournal/index.php/jurnallitbangj
ateng/article/view/84 (07 Oktober
2016)






.png)

3.png)
