DAYA SAING KEDELAI DI KECAMATAN GANDING KABUPATEN SUMENEP
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah (1) menganalisis keuntungan kedelai untuk lahan semi teknis, (2)
menganalisis daya saing baik dari sudut pandang keunggulan komparatif dan keunggulan
kompetitif, (3) mengkaji dampak kebijakan pemerintah dalam usahatani kedelai, dan (4)
mengetahui daya saing kedelai berkaitan dengan perubahan harga faktor-faktor produksi. Metode
analisis yang digunakan adalah alat analisis matrik kebijakan Policy Analysis Matrix (PAM).
Hasil analisis menunjukkan bahwa usahatani kedelai yang ditanam di lahan semi tehnis secara
privat menguntungkan sebesar Rp. 5.139.011 per ha. Secara sosial nilai profitabilitas untuk lahan
semi tehnis memiliki efisiensi usahatani dengan keuntungan Rp. 1.337.776 per ha. Usahatani
kedelai di lahan semi tehnis memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif dengan nilai DRC
sebesar 0,8058, serta nilai PCR sebesar 0,5622. Perubahan kebijakan pemerintah jika terjadi
kenaikan harga input tradable sebesar 10% dan 30% mengakibatkan penurunan keunggulan
kompetitif. Kebijakan pemerintah jika terjadi kenaikan harga pupuk urea sebesar 40%
mengakibatkan penurunan keunggulan kompetitif. Kenaikan pajak impor kedelai sebesar 20 %
mengakibatkan penurunan keunggulan komperatif.
Kata Kunci: Daya Saing, Kedelai
References
Pertanian Universitas Jember.
Hseu Ming-lii.1990. Budidaya Kedelai Secara Insentif. Surabaya: Dinas Pertanian Tanaman Pangan Daerah Propinsi Jatim.
Monke, E.A. dan Pearson, S.R. 1989. The Policy Analysis Matrix For Agricultural Development. London:
Cornet Unersitas Press.
Soetriono.2000. Analisis Kebijakan Pemerintah terhadap komoditas Tebu Guna Mendukung Agribisnis, Jurnal Agribisnis, Volume IV No. 1, Hal 56¬61. Jember: Universitas Jember.
________.2006. Daya Saing Pertanian Dalam Tinjauan Analisis. Jawa Timur: Banyumedia Publishing, IKAPI.
Soeratno dan Arsyad, L. 2003. Metodologi Penelitian Untuk Ekonomi dan Bisnis. Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan UPP YKPN






.png)

3.png)
