POSITIONING JAMBU AIR CAMPLONG : SEBUAH KAJIAN PREFERENSI KONSUMEN
Abstract
komoditas sehingga menempati posisi yang khas (di antara para pesaing) di dalam benak
pembeli. Posisi jambu air camplong sebagai produk pertanian sudah mampu menempati benak
dan hati konsumen. Namun, belum tentu menempati posisi pertama dalam pikiran konsumen.
Dalam penelitian ini, analisis data yang digunakan adalah analisis kualitatif dan kuantitatif.
Analisis data kualitatif dipergunakan untuk mendeskripsikan tentang gambaran umum pada
responden. Sedangkan analisis kuantitatif dipergunakan untuk mengetahui postioning jambu air
Camplong dengan menggunakan skala likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani
sudah melakukan positioning jambu air Camplong dengan baik. Hal ini dapat dilihat pada nilai
persentase indikator dari hasil rekapitulasi yang paling dominan diantaranya adalah cita rasa
yang enak dengan persentase 92%, pengaruh orang lain dengan persentase 49,33 %, dan
motivasi pengaruh dari keluarga dengan persentase 69,33 %.
Kata kunci : Positioning, Jambu Air Camplong, Preferensi Konsumen
References
Sampang. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemerintah
Kabupaten Sampang.
Enggel James F, Blackwell Roger D, Miniard Paul W. 1994. Perilaku Konsumen. Binarupa Aksara.
Haryanto. 1995. Metodologi Penelitian Sosial Ekonomi. PT. Bumi Aksara. Jakarta
Heyne,K. 1987. Jenis dan Macam-Macam Jambu Air., Anneahira.com
Kotler, Philip dan Keller Kevin Lane. 2009.
Manajemen Pemasaran. Edisi ketiga belas. Jilid Pertama. Erlangga. Jakarta.
Mubyarto. 1989. Pengantar Ekonomi
Pertanian. Penerbit Lembaga Penelitian
Pendidikan dan Penerangan Ekonomi
Sosial (LP3ES). Jakarta
Nazir, Moh. 1989. Metode Penelitian. Ghalia
Indonesia. Jakarta
Simamora, Bilson, 2004, Riset Pemasaran,
PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Sunarto, 1973. Pembangunan Pertanian.
Departemen Pertanian. Jakarta.
Jurnal Pertanian Cemara allows readers to read, download, copy, distribute, print, search, or link to the full texts of its articles and allow readers to use them for any other lawful purpose. The journal allows the author(s) to hold the copyright without restrictions. Finally, the journal allows the author(s) to retain publishing rights without restrictions.
In most cases, appropriate attribution can be provided by simply citing the original article, for example:
Fatmawati, Ika dan Wahyudi, Didik (2015). POTENSI RUMPUT LAUT DI KABUPATEN SUMENEP. JURNAL PERTANIAN CEMARA, 12(1), 1-18. doi:https://doi.org/10.24929/fp.v12i1.193

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






.png)

3.png)
