EFISIENSI BUDIDAYA RUMPUT LAUT DI KECAMATAN TALANGO KABUPATEN SUMENEP

  • Fatmawati Fatmawati
  • Henny Dianawati
Keywords: Efisiensi, Rumput Laut

Abstract

Rumput  laut  merupakan salah satu komoditas hasil  laut yang penting. Di samping banyak kegunaannya, rumput laut juga sebagai penghasil devisa Negara dengan nilai ekspor yang terus meningkat setiap tahun. Mengingat besarnya potensi wilayah peraiaran Indonesia untuk meningkatkan budidaya rumput laut, maka pemerintah hendaknya berupaya untuk meningkatkan ketrampilan petani dalam hal tehnik budidaya, pengolahan dan pemasaran, dengan sentuhan teknologi ramah lingkungan agar dapat menghasilkan rumput laut yang berkualitas tinggi. Budidaya rumput laut di Indonesia belum dilaksanakan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efisiensi budidaya rumput laut di Kecamatan Talango Kabupaten Sumenep. Untuk mengetahui tingkat efisiensi suatu usahatani digunakan  R / C (Return Cost) yaitu perbandingan penerimaan dengan total biaya digunakan kriteria sebagai berikut : Jika  R / C >1 Suatu Usaha tani dikatakan Efisien, Jika R / C = 1 Suatu usahatani dikatakan tidak untung dan tidak rugi, Jika R / C < 1 Suatu usahatani dikatakan tidak efisien . Berdasarkan hasil analisis pendapatan usaha dan revenue cost ratio (R/C) dapat diinterpretasikan bahwa usaha budidaya rumput laut di Kecamatan Talango efisien untuk diusahakan dengan nilai R/C ratio 2,09.

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumenep. 2014.
Cochran, W.C., 2005, Teknik Penarikan Sampel edisi ketiga, UI Press, Jakarta
Heti, Indriani,., dan Emi Sumiarsih. 2003. Rumput Laut Budi Daya Pengolahan dan Pemasaran. Jakarta. Penebar Swadaya
Khordi, M. Ghufran H. 2010. Kiat Sukses Budidaya Rumput Laut di Laut dan Tambak. Andi. Yogjakarta
Nazir, Moh. 1988. Metode Penelitian. Jakarta: Ghalia Indonesia
Singarimbun, Masri dan Sofian Efendi. 1989. Metode Penelitian Survei. Jakarta: PT. Pustaka LP3ES Indonesia
Abstract viewed = 491 times
PDF downloaded = 405 times