Identifikasi Teknik Pengendalian Hama Penyakit Tanaman Cabai di Desa Kebonlegi Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang

  • Catur Prihatiningrum Tidar University
  • Ahmad Fauzi Nafi’udin Universitas Tidar
  • Muhammad Habibullah Universitas Tidar
Keywords: cabai, hama, kultur teknis, penyakit, pestisida

Abstract

Tanaman cabai merupakan komoditas pertanian yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Produktivitas tanaman cabai bergantung kepada iklim, lingkungan, serta hama dan penyakit. Hama penyakit yang sering menyerang tanaman cabai di Desa Kebonlegi Kaliangkrik adalah antraknosa, thrips, ulat grayak, busuk batang, dan bercak daun. Teknologi pengendalian hama penyakit yang digunakan petani di wilayah ini adalah pengendalian secara kimia dan pengendalian teknis yang tidak sempurna. Jenis bahan aktif yang digunakan dalam pengendalian hama penyakit adalah mankozeb 80%, Azoksistrobin 200 g/l dan difenokonazol, Asibensolar 1%, abamektin, Spinetoram 60g/l dan methoxyfenozide 300 g/l, dan sipermetrin 50 g/l. Komponen pengendalian kultur teknis yang digunakan adalah sanitasi, rotasi tanaman, pemupukan, dan pengolahan tanah. Tidak diterapkannya pengendalian organik dikarenakan mayoritas petani mengendalikan hama penyakit tanaman menggunakan pestisida sehingga lingkungan tidak mendukung untuk diterapkannya teknik pengendalian organik. Selain itu, faktor kurangnya sosialisasi, pengetahuan, dan minimnya modal mengakibatkan pengendalian hayati tidak diterapkan.

References

Astuti, H. B., Fauzi, E., Yahumri & H. R., 2016. Analisis Penerapan Teknologi Penanggulangan Hama Penyakit PAda Usahatani Cabai Merah Dataran Tinggi di Provinsi Bengkulu. AGRISEP, 15(2), pp. 127-134.
Cahyono, D. B., Ahmad , H. & Tolangara, A., 2017. Hama pada Cabai Merah. Techno: Journal Penelitian, 06(02).
Inayati, A. & Marwoto, 2015. Kultur Teknis Sebagai Pengendalian Hama Kutu Kebul Bemisia tabaci Genn. Pada Tanaman Kedelai. Buletin Palawija, 1(29), pp. 14-25.
Indiati, S. W. & Marwoto, 2017. Penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) pada Tanaman Kedelai. Buletin Palawija, 15(2), pp. 87-100.
Kemendag, 2020. Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP). [Online]
Available at: https://ews.kemendag.go.id
Moekasan, T. K., Prabaningrum, L., Adiyoga, W. & Putter, H. d., 2015. Modul Pelatihan Budidaya Cabai Merah, Tomat, dan Mentimun Berdasarkan Konsepsi Pengandalian Hama Terpadu. Wageningen UR, Netherland: vegIMPACT.
Oktavia, N. D., Moelyaningrum, A. D. & Pujiati, R. S., 2015. Penggunaan Pestisida dan Kandungan Residu Pada Tanah dan Buah Semangka (Citrullus vulgaris, Schard) (Studi di Kelompok Tani Subur Jaya Desa Mojosari Kecamatan Puger Kabupaten Jember). Artikel Ilmiah Hasil Penelitian Mahasiswa.
Subagyo, V. N. O. et al., 2017. Pengendalian Hama Terpadu Pada Tanaman Cabai Di Kecamatan Cikajang Kabupaten Garut : Permasalahan Dan Profil Petani. Fauna, 16(2), pp. 26-34.
Published
2021-06-04
Abstract viewed = 0 times
PDF downloaded = 0 times