Pengenalan Bahasa Isyarat BISINDO bagi Siswa SD dan SMP di GMIT Imanuel Taeleun Desa Noebeba

  • Liunokas Oded Universitas San Pedro
  • Ot Bil Wilson Selan Universitas San Pedro
  • Vinsensius Wangge
  • Chamelya V.C Sene
  • Aglom Mel Yoksam Neolaka
  • Ardi Y Tafuy
Keywords: Pengenalan BISINDO, Bahasa Isyarat, Siswa SD, Siswa SMP, GMIT Imanuel Taeleun, Inklusi Sosial

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan judul "Pengenalan Bahasa Isyarat BISINDO bagi Siswa SD dan SMP di GMIT Imanuel Taeleun Desa Noebeba" bertujuan untuk meningkatkan kapasitas siswa dalam berkomunikasi secara inklusif dengan penyandang disabilitas pendengaran. GMIT Imanuel Taeleun yang terletak di Desa Noebeba, Kecamatan Noebeba, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, memiliki potensi besar untuk mengembangkan kemampuan inklusif di kalangan anak-anak melalui program Gereja Ramah Anak (GRA) yang mendorong gereja menjadi ruang yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak. Melalui pendekatan edukatif yang melibatkan penjelasan teori, praktik langsung, dan permainan interaktif, para siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai dasar-dasar BISINDO, termasuk alfabet dua tangan, kosakata dasar, dan etika berkomunikasi. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi BISINDO, praktik percakapan sederhana, dan sesi tanya jawab yang terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan komunikasi peserta. Pengenalan bahasa isyarat sejak dini penting dilakukan karena dapat membantu siswa memahami keberagaman dan menghargai teman-teman yang memiliki keterbatasan pendengaran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menggunakan BISINDO. Dengan demikian, program ini tidak hanya meningkatkan keterampilan komunikasi inklusif, tetapi juga memperkuat kesadaran sosial dan empati di kalangan siswa di GMIT Imanuel Taeleun Desa Noebeba. Kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran dan keterampilan inklusif di lingkungan gereja dan masyarakat Desa Noebeba.

References

Kusumawati, A., & Ashari, M. Y. (2023). Pengenalan Bahasa Isyarat Dasar bagi Generasi Muda. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 11(2), 45-54.
Lestari, S., Rahayu, P., & Wijaya, A. (2019). Kesadaran Masyarakat terhadap Bahasa Isyarat di Indonesia. Jurnal Pendidikan Inklusif, 7(1), 23-35.
Malika, M., & Berlianti. (2025). Penggunaan Bahasa Isyarat SIBI dan BISINDO untuk Siswa Tuli di Sekolah Luar Biasa Negeri Pembina Medan Meysa. Journal of Social Humanities and Education, (September).
Meidina, T., Usman, U., Sulasminah, D., & Zulfitrah, Z. (2024). PKMPelatihan Bahasa Isyarat bagi Guru di SLB Negeri 1 Sidrap. Pengabdi, 5(2), 178–185.


Savitri, D. I., Toding Bua, M., Adiasti, N., Mas’an, S., Wahid, A., & Rhamdan, D. (2026). Menjembatani Sunyi: Bahasa Isyarat Sebagai Upaya Membangun Komunikasi Inklusif Penyandang Tuli. Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 54–65.
Worek, N. Y., Arifianto, Y. A., Triposa, R., Tinggi, S., & Sangkakala, T. (2026). Juru Bahasa Isyarat dalam Gereja untuk Mendukung Inklusi Pendahuluan. 2026, 96–110.
Meidina, T., Usman, U., Sulasminah, D., & Zulfitrah, Z. (2024). PKM Pelatihan Bahasa Isyarat bagi Guru di SLB Negeri 1 Sidrap. Pengabdi, 5(2), 178–185.
Puspitasari, D., Nugroho, A., & Hidayat, R. (2021). BISINDO: Bahasa Isyarat Alami Komunitas Tuli Indonesia. Jurnal Linguistik Terapan, 9(2), 112-125.
Rahmawati, T., Fauzi, M., & Suhendar, A. (2021). Analisis Penggunaan BISINDO dalam Komunikasi Sehari-hari. Jurnal Komunikasi Nusantara, 6(1), 67-79.

Savitri, D. I., Toding Bua, M., Adiasti, N., Mas’an, S., Wahid, A., & Rhamdan, D. (2026). Menjembatani Sunyi: Bahasa Isyarat Sebagai Upaya Membangun Komunikasi Inklusif Penyandang Tuli. Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1)
Utami, S., Kurniawan, F., & Dewi, L. (2020). Perbedaan BISINDO dan SIBI dalam Perspektif Komunitas Tuli. Jurnal Pendidikan Khusus, 12(4), 156-168.Malika, M., & Berlianti. (2025). Penggunaan Bahasa Isyarat SIBI dan BISINDO untuk Siswa Tuli di Sekolah Luar Biasa Negeri Pembina Medan Meysa. Journal of Social Humanities and Education, (September).
Meidina, T., Usman, U., Sulasminah, D., & Zulfitrah, Z. (2024). PKM Pelatihan Bahasa Isyarat bagi Guru di SLB Negeri 1 Sidrap. Pengabdi, 5(2), 178–185.
Savitri, D. I., Toding Bua, M., Adiasti, N., Mas’an, S., Wahid, A., & Rhamdan, D. (2026). Menjembatani Sunyi: Bahasa Isyarat Sebagai Upaya Membangun Komunikasi Inklusif Penyandang Tuli. Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1).
Worek, N. Y., Arifianto, Y. A., Triposa, R., Tinggi, S., & Sangkakala, T. (2026). Juru Bahasa Isyarat dalam Gereja untuk Mendukung Inklusi Pendahuluan. 2026, 96–110.
Published
2026-07-31
Section
Articles
Abstract viewed = 0 times
PDF downloaded = 0 times