KOMPOSISI KIMIA DAN MIKROBIOLOGI BUMBU INSTAN “SOTO MADURA”

  • Ratih Yuniastri Dosen Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja
  • Rika Diananing Putri Dosen Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja
Keywords: bumbu, proksimat, soto Madura

Abstract

Bumbu instan dibuat dengan mencampurkan beberapa ingredien dan dihaluskan sesuaikomposisi yang diinginkan. Terdapat penambahan rempah-rempah untuk meningkatkan cita rasadan aroma bumbu tersebut. Informasi mengenai kandungan nutrisi dalam bumbu instan “SotoMadura” perlu diketahui untuk menentukan proses pengemasan dan penyimpanan yang tepat.Bumbu dibuat lalu dilakukan analisa terhadap kandungan gizi bumbu. Bumbu dibuat berulangsebanyak 3 kali sehingga diperoleh data ulangan. Analisa yang dilakukan meliputi analisaproksimat, analisa kerusakan lemak, dan kandungan mikrobiologi dalam bumbu. Hasil analisamenunjukkan bumbu instan “Soto Madura” mengandung air sebesar 7,42±0,066%; abu sebesar1,18±0,056%; protein sebesar 59,04±0,085%; lemak 7,77±0,152%; karbohidrat 25,46±0,531%;angka asam 0,507±0,035 mg/g; angka peroksida 4,063±0,066 Meg/1000g; lemak bebas (FFA)0,22±0,036%. Untuk kandungan mikrobiologi diperoleh kandungan mikroorganisme dalambumbu sebesar 1,11x108 koloni; kapang 7,9x106 koloni; dan koliforn 8,6x106 koloni.

References

Ahongshangbam, Somananda K, and G A Shantibala Devi. 2017. “PROXIMATE ANALYSIS AND MINERAL (ELEMENTAL) COMPOSITION OF CERTAIN SPICES OF MANIPUR , INDIA.” (January).
Aisyah, S., Yulianti, E., dan Fasya, A.G. 2010. “PROSES Bleaching MINYAK GORENG BEKAS OLEH KARBON AKTIF POLONG BUAH KELOR (Moringa Oliefera . Lamk) DENGAN AKTIVASI NaCl.” ALCHEMY 1(2): 53–103.
Hardana, Hari et al. 2017. “Pengaruh Aktivitas Antimikroba Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum) Terhadap Bakteri Gram Positif (Staphylococcus Aureus) Dan Gram Negatif (Escherichia Coli) Secara In Vitro.” 7: 66–70.
Ismail, B.P. 2017. “Ash Content Determination.” In Food Analysis Laboratory Manual, Food Science Text Series, 117–19.
Maharani, D.M., Bintoro, N., dan Rahardjo, B. 2012. “KINETIKA PERUBAHAN KETENGIKAN (RANCIDITY) KACANG GORENG SELAMA PROSES PENYIMPANAN Kinetics of Rancidity Changes of Fried Peanuts During Storage Process.” AGRITECH 32(1): 15–22.
Nasional, Badan Standardisasi. 1995. Rempah-Rempah Bubuk, SNI 01-3709-1995.
Nielsen, S. Suzanne. 2010. Food Analysis. Springer.
Sanjiwani, N.M.S., Suaniti, N.M., dan Rustini, N.L. 2015. “KULIT BUAH PISANG KEPOK (Musa Paradisiaca Linn.) Ni Made Sukma Sanjiwani , Ni Made Suaniti *, Dan Ni Luh Rustini Jurusan Kimia FMIPA Universitas Udayana , Bukit Jimbaran.” JURNAL KIMIA 9(2): 259–66.
Susiwi. 2009. Kerusakan Pangan.
Ware, et all. 2006. “Seasonings and Flavorings.” In Culinary Applications. pp 398–429.
Published
2019-11-06