EFISIENSI ALOKATIF PENANGANAN PASCA PANEN USAHATANI TEMBAKAU RAJANGAN MADURA

  • Moh. Ramly Dosen Universitas Islam Madura
  • Mohammad Shoimus Sholeh Dosen Universitas Islam Madura
  • Rikza Alfya Anugrah Cahyaty Dosen Universitas Islam Madura
Keywords: Efisiensi, Usahatani, Tembakau, Madura.

Abstract

Usahatani tembakau rajangan di Pamekasan terjadi dua sistem penjualan, pertama petani menjual langsung daun tembakau masih di pohon, kedua petani melakukan pengolahan pasca panen. Permasalahan yang perlu dikaji dari efisiensi alokatif usahatani tembakau dengan sistem jual daun tembakau di pohon dan sistem pengolahan pasca panen. Mengetahui efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi. Mengetahui pendapatan usahatani tembakau rajangan Madura. Kegiatan Penelitian akan dilakukan di Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan, Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan tujuan untuk menggambarkan suatu hubungan masalah dalam penelitian yang tidak dapat dijelaskan berdasarkan kuantitatif sehingga dapat memudahkan peneliti menggambarkan maupun menjelaskan data hasil penelitian. Faktor yang berpengaruh nyata serta signifikan pada produksi usahatani tembakau dengan 2 sistem yang berbeda yaitu penggunaan benih, tenaga kerja dan intensitas penyiraman, sedangkan penggunaan pestisida berpengaruh negatif. Penggunaan benih pada usahatani tembakau baik dengan sistem jual pohon maupun dengan sistem penanganan pasca panen tidak efisien, maka dari itu perlu pengurangan penggunaan benih, sedangkan untuk penggunaan tenaga kerja dan intensitas penyiraman masih belum efisien sehingga perlu penambahan tenaga kerja dan juga intensitas penyiraman khususnya bagi petani yang melakukan penanganan pasca panen tembakau.

References

Direktorat Jenderal Perkebunan 2016. Statistik Perkebunan Indonesia, 2015-2017. Tembakau Tobacco(Statistik Perkebunan Indonesia KomoditasTembakau 2015-2017). Sekretariat Jederal Perkebunan. Direktorat Jenderal Perkebunan. Kementrian Pertanian. Direktorat Jenderal Perkebunan 2012. Pedoman Penangan Pasca Panen Tembakau. Direktorat Pascapanen Dan Pembinaan UsahaDirektorat Jenderal PerkebunanKementerian Pertanian. Makeham J.P dan Malcolm R.L. 1990. Manajemen Usahatani Daerah Tropis. Bogor. Mubyarto. 1989. Pengantar Ekonomi Pertanian. PT Pustaka LP3ES Indonesia. Jakarta. Nicholson, Walter. 1994. Teori Ekonomi Mikro. PT RajaGrafindo Persada. Jakarta Rahim, ABD dan Diah Retno Dwi Hastuti. 2008. Ekonomika Pertanian (Pengantar, Teori dan Kasus). Penebar Swadaya. Jakarta. Shinta, Agustina. 2005. Diklat Ilmu Usahatani. Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya. Malang. Sholeh dkk, 2012. Analisis Efisiensi Alokatif Penggunaan Faktor-Faktor Produksi Usahatani Wortel (Daucus Carota L) Di Kecamatan Bumiaji Kota Batu. Soekardono, dkk. 2005. Teori Ekonomi Makro Pendekatan Grafis dan Matematis. Pondok Edukasi. Malang. Soekartawi. 1990. Teori Ekonomi Produksi Dengan Pokok Bahasan Analisis Fungsi Cobb-Douglas. RajaGrafindo Persada. Jakarta. Soekartawi. 2002. Analisis Usaha tani. Universitas Indonesia. Jakarta
Published
2019-11-06