FORMULASI BOLU SEBAGAI MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) SUBSTITUSI TEPUNG TEMPE DAN TEPUNG BAYAM MERAH

  • Oktavina Permatasari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Elisabeth Semarang
  • Natalia Ratna Yulianti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Elisabeth Semarang
  • Ariani Damayanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Elisabeth Semarang
  • Maria Dolorosa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Elisabeth Semarang
Keywords: sponge cake, complementary feeding, nutritional status, tempeh flour, red spinach flour

Abstract

The nutritional needs in the first 1000 days of life will affect the quality of health during their lifetime. Infants aged 6-24 months need complementary feeding to complement breast milk in an effort to fulfill their nutrition. Tempe flour is used as a source of protein and red spinach flour is used as a source of vitamins, minerals, and antioxidants needed by toddlers. The purpose of this study was to obtain the right formulation and preferred by panelists in the manufacture of complementary feeding sponge cake with the substitution of tempeh flour and red spinach flour. This research used one factor, sponge cake formulation as complementary feeding with four formulations using SPSS as well as organoleptic or sensory testing of SNI 01-2346-2006 with the object being studied a sponge cake, the treatment carried out in this study was the difference in the composition of the raw materials used and tested the characteristics of sponge cake as complementary feeding. Based on the results of the organoleptic test analysis, it was found that the sponge cake with the F2 formulation was the most preferred cake in terms of taste, color, and texture by 30 semi-trained panelists.

References

Aina, Qory dan Irianti, Bayu. (2020). Pengaruh Formulasi Kadar Protein dan Kalsium pada MP-ASI Kacang Tunggak dan Beras Merah Terhadap Uji Organoleptikk pada Ibu Bayi dan Uji Daya Terima pada Bayi. Jurnal Gizi Volume 9 No. 1 Tahun 2020
Almatiser, S. (2010). Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Ariani, Dini dan Angwar, Mukhammad. (2018). Produk Pangan Berbasis Tempe dan Aplikasinya. Jakarta. LIPI Pess.
Ariani, Putri A. (2017). Ilmu Gizi Dilengkapi dengan Standar Penilaian Status Gizi dan Daftar Komposisi Bahan Makanan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Azizah, N.A. (2013). Kajian Perbandingan Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) yang Disubstitusi Tepung Kacang Koro Pedang dan Lama Pemanggangan Dalam Pembuatan Cookies. Skripsi Jurusan Teknologi Pangan, Fakultas Teknik, Universitas Pasundan, Bandung
Bastian, E. Ishak, A.B. Tawali, dan M. Bilang. (2013). Daya Terima dan Kandungan Zat Gizi Formula Tepung Tempe dengan Penambahan Semi Refined Carrageenan (SRC) dan Bubuk Kakao. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan Vol. 2 (I).
Black, RE., CG. Victora, SP. Walker, ZA. Bhutta, P. Christian, M. De Onis, M. Ezzati, S. Grantham-Mcgregor, J. Katz, R. Martorell, & R. Uauy. (2013). Maternal and Child Undernutrition and Overweight in Low-Income and Middle-Income Countries. Lancet 382 (9890): 427-451. https://doi.org/10/1016/S0140-6736(13)60937X. united nations technical workshop report. 77:8-9.
Bujang, A., & NA. Taib. (2014). Changes on Amino Acids Content in SOybean, Garbanzo Beand and Groundnut During Pre-treatments and Tempe Making. Sains Malaysiana. 43 (4):551-557.
Christian, P., S. Shaikj, AA. Shamim, et.al. (2015). Early Life Effect of Fortified Coimplementary Food Supplementation on Child Growth in Rural Bangladesh: a Cluster-Randomized Trial. International Journal Epidemiology. 4 (6): 1862 - 1876. https://doi.org/10.1093/ije/dyv155.
Frei, K.B. (2004). Improving The Nutrient Availability in Rice-Biotechnology or Bio-diversity. Agriculture & Development Contributing to International Cooperation 11 92): 64-64.
Indiarti, M. dan Eka Sukaca Bertiani. (2015). Nutrisi Janin dan Bayo. Yogyakarta: Parama Ilmu.
Indriyani, F. Nurhidjah dan Sytabti, A. (2013). Karakteristik Disik, Kimia, dan Sifat Organoleptik Tepung Beras Merah Berdasarkan Variasi Lama Pengeringan. Jurnal Pangan dan Gizi 04 (08): 27-34.
Kementerian Kesehatan Indonesia. (2011). Panduan Penyelenggaraan Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan Bagi Gizi Kurang. Jakarta: Kemenkes RI.
Kurnia, P., dkk. (2010). Efek Fortifikasi Fe dan Zn Pada Biskuit yang Diolah dari Kombinasi Tempe dan Bekatul untuk Meningkatkan Kadar Albumin Anak Balita Kurang Gizi dan Anemia. Jurnal Gizi Universitas Muhammadiyah. Surakarta.
Madajinah S. (2004). Pola Konsumsi Pangan, dalam Pengantar Pangan dan Gizi. Jakarta: Penebar Swadaya.
Mufida, dkk. (2015). Prinsip Dasar MP-ASI untuk Bayi Usia 6-24 Bulan. Jurnal Pangan dan Agroindustri Vol. 3 No. 4 p.1646-1651: Jurusan Teknologi Hasil Pertanian, FTP Universitas Brawijaya Malang.
Natalia, D., dkk. (2013). Hubungan Ketahanan Pangan Tingkat Keluarga dan Tingkat Kecukupan Zat Gizi dengan Status Gizi Batita di Desa Gondangwinangun Tahun 2012. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, Vol. 2 No. 2.
Permatasari, O., Murwani R., Rahfiludin, Z. (2018). Tempe Nuggets Provision Improves Energy Adequacy and Protein Intake in Underweight Underfive Children. Journal of Food and Nutrition ISSN: 2374-467x, Vol. 06 No (1) 2018, Pg 89-96.
Permatasari, O., Nurzihan, N.C. dan Muhlishoh, A., (2021). Pengaruh Substitusi Tepung Bit Merah Terhadap Aktivitas Antioksidan dan Daya Terima Pada Cookies Tepung Tempe. JURNAL GIZI DAN KESEHATAN, 13(2), pp.12-21.
Prasetyawati, A.E. (2011). Ilmu Kesehatan Masyarakat. Yogyakarta: Nuha Medika.
Proverawati, A dan Wati, E.K. (2011). Ilmu Gizi untuk Perawat dan Gizi Kesehatan. Yogyakarta: Yulia Medika.
Riskesdas. (2013). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas Tahun 2013). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI.
Soekarto. (2014). Penilaian Organoleptik Untuk Industri Pangan dan Hasil Pertanian. Jakarta: Bhatara Aksara.
Supariasa, dkk. (2009). Penilaian Status Gizi. Jakarta : Buku Kedokteran EGC.
Umar, Arif. (2014). 800 Balita Jatim Alami Gizi Buruk. http://www.indonesia-1.com.
WHO Tahun (2009). Infant and Young Child Feeding: Model Chapter for Textboox for Medical Students and ALlied Health Professionals. World Health Organization, Ganeva. https://doi.org/10.1111/j.1740-8709. 2009.00234.x.
Widodo, R. (2015). Pemberian Makanan, Suplemen, dan Obat Pada Anak. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Winarno, F.G. (2004). Kimia Pangan dan Gizi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Published
2022-08-25
Abstract viewed = 10 times
PDF downloaded = 7 times