Analisis Komparatif Pendekatan Diplomasi Iklim Amerika Serikat dan China di Negara-Negara Kawasan Pasifik Selatan
Abstract
Dalam beberapa dekade terakhir, perubahan iklim tidak lagi dipandang semata-mata sebagai persoalan lingkungan. Isu ini telah berkembang menjadi instrumen strategis yang dimanfaatkan negara-negara besar dalam kebijakan luar negerinya, terutama di kawasan Pasifik Selatan yang sangat rentan terhadap dampak lingkungan. Penelitian ini membandingkan pendekatan diplomasi iklim Amerika Serikat dan China di negara-negara kawasan Pasifik Selatan, sekaligus mengidentifikasi hambatan yang dihadapi masing-masing. Dengan metode deskriptif-kualitatif komparatif berbasis data sekunder melalui studi kepustakaan, penelitian ini menerapkan konsep kebijakan luar negeri dan diplomasi iklim sebagai kerangka analisis. Temuan menunjukkan bahwa AS lebih mengedepankan multilateralisme dan penguatan kapasitas kelembagaan, sedangkan China menekankan kerja sama bilateral yang pragmatis melalui bantuan pembangunan dan proyek energi bersih. Keduanya memanfaatkan diplomasi iklim bukan sekadar sebagai komitmen lingkungan, melainkan sebagai instrumen geopolitik di kawasan yang bernilai strategis tinggi.









.png)
