PEMBERDAYAAN KELOMPOK KARANG TARUNA DALAM MEWUJUDKAN DESA MANDIRI DI DESA MANDING DAYA KECAMATAN MANDING

  • Raudatur Rohmah
  • Ida Syafriyani
  • Ach. Andiriyanto

Abstract

AbstractCommunity empowerment is an important thing to do because through empowerment,people's lives become better. Conceptual empowerment in essence discusses how individuals,groups or communities try to control their own lives and seek to shape the future accordingto their wishes. The purpose of this study was to find out how to empower youth groups inrealizing an independent village in Manding Daya village, Manding sub-district. The focus inthis research uses the Chabib Sholeh theory (2014: 81) which suggests three scopes ofcommunity empowerment activities, namely; a) Increasing Role in Each Activity, b)Increasing Efficiency and Effectiveness, c) Increasing Self Competence Automatically. Themethod in this study uses descriptive qualitative research. Data collection techniques usedwere observation at the research site, interviews with relevant informants anddocumentation. The data analysis technique used in this study uses data reduction, datapresentation and conclusion drawing/data verification. The results of the research that havebeen carried out include a) Increasing the Role in Each of these Activities in the YouthOrganization's empowerment program in the field of catfish cultivation is quite maximal. b)Increasing Efficiency and Effectiveness is a program carried out by Karang Taruna, one ofwhich is socialization of catfish farm waste managed by Karang Taruna which is disposed ofto TPS (Waste Processing Sites) with the 3R (Reduce, Reuse, Recycle) method. c) AutomaticSelf Competence Improvement supported by the facilities provided by the Manding DayaVillage Government. In this case, it is proven by a comparative study which was attended byyouth of Karang Taruna in Manding Daya Village.Keywords: Empowerment, Youth OrganizationAbstrakPemberdayaan masyarakat merupakan hal yang penting untuk dilakukan karena melaluipemberdayaan, kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Pemberdayaan secara konseptualpada intinya membahas bagaimana individu, kelompok atau komunitas berusaha mengontrolkehidupan mereka sendiri dan mengusahakan untuk membentuk masa depan sesuai dengankeinginan mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Pemberdayaankelompok karang taruna dalam mewujudkan desa mandiri di desa manding daya kecamatanmanding. Fokus dalam penelitian menggunakan Teori Chabib Sholeh (2014:81) yangmengemukakan tiga lingkup kegiatan pemberdayaan masyarakat yaitu; a) Peningkatan PeranDalam Setiap Kegiatan, b) Peningkatan Efisiensi dan Efektifitas, c) Peningkatan KompetensiDiri Secara Otomatis. Metode dalam penelitian ini menggunakan penelitian deskriptifkualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi di lokasi penelitian,wawancara terhadap informan-informan yang terkait dan dokumentasi.Teknik analisis datayang digunakan dalam penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data danpenarikan kesimpulan/verifikasi data. Hasil penelitian yang telah dilakukan, yakni meliputi a)Peningkatan Peran Dalam Setiap Kegiatan ini dalam program pemberdayaan Karang Tarunadi bidang budidaya lele sudah cukup maksimal. b) Peningkatan Efisiensi dan Efektifitas iniyaitu program yang dilakukan oleh Karang Taruna salah satunya sosialisasi dari limbahpeternakan ikan lele yang dikelola oleh Karang Taruna yaitu di buang ke TPS (TempatPengolahan Sampah) dengan metode 3R (Reduce,Reuse, Recycle). c) PeningkatanKompetensi Diri Secara Otomatis yang didukung oleh fasilitas yang telah disediakan olehPemerintah Desa Manding Daya.Dalam hal ini dibuktikan dengan adanya studi banding yangdiikuti oleh remaja Karang Taruna Desa Manding Daya.Kata Kunci : Pemberdayaan, Karang Taruna
Published
2021-12-21
Abstract viewed = 1 times
pdf downloaded = 7 times