PENGATURAN PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DI LINGKUNGAN TEGALBOTO BERDASARKAN PERATURAN DAERAH NOMOR 6 TAHUN 2008 KABUPATEN JEMBER

  • Alissa Ernawati Adisiswanto

Abstract

Abstrak Gangguan ketertiban dan kebersihan di wilayah perkotaan Kabupaten Jember adalah diantaranya disebabkan keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL)yang menempati area trotoar dan bahu jalan, sehingga mengakibatkan pejalan kaki dan kendaraan yang melintas terganggu.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaturan dan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di kota Jember berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, membahas efektivitas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedagang Kaki Lima di Kabupaten Jember, terutama pada keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Lingkungan Tegalboto Kabupaten Jember menjadi fokus penelitian. Data dan informasi dalam penelitian terdiri dari hasil wawancara, dokumentasi, arsip-arsip dan buku yang berkaitan dengan fokus penelitian. Teknik analisis data yang dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Validasi data yang digunakan triangulasi data. Hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis bahwa implementasi penertiban Pedagang Kaki Lima sudah berjalan dengan baik meskipun kurang efektif. Faktor penghambat berasal dari internal dan eksternal. Hambatan dari internal adalah kurangnya koordinasi antar organisasi pemerintah daerah, hambatan eksternal muncul dari Pedagang Kaki Lima yang tidak seluruhnya melakukan relokasi. Kata Kunci: Penataan PKL di Lingkungan Tegalboto, Efektivitas kebijakan
Published
2020-08-20