FAKTOR PENGHAMBAT PENANGANANAN AKDIDIK PEMASYARAKATAN OLEH KONSELOR DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK

  • Rusfandi Rusfandi Dosen Fakultas Hukum Universitas Wiraraja Sumenep
Keywords: Lembaga Pembinaan Khusus Anak

Abstract

Petugas LPKAadalah seseorang pembina di LPKA yang berperan dalam proses pembinaan dengan tanggung jawab pengawasan, keamanan, dan keselamatan anak didik untuk meningkatkan dan mengembangkan sikap dan pengetahuan anakdidik secara terarah dan teratur guna menjadikannya orang baik dan berguna agar mampu utuk hidup bermasyarakat. Pembinaan Anak Didik Pemasyarakatan di LPKA ini tidak selalu berjalan mulus sesuai dengan tujuannya. Seperti di LAPAS bagi orang dewasa, tidak sedikit kasus Napi yang melakukan upaya pelarian. Seperti kasus bahwa dua anak didik LPKA melarikan diri dari LPKA. Keduaanak didik Lapas ini melarikan diri melalui atap yang sudah rapuh. Tidak hanya sekali itu sebelum sebelumnya juga pernah tejadi kasus pelarian di LPKA. Dengan adanya hambatan semacam ini proses penegakan hukum pidana khsusunya dalam tahap pembinaan menjadi terhalang. Maka perlu upaya penanganan yang harus dilakukan supaya proses penegakan hukum pidana khususnya tahapeksekusi/ pembinaan di LPKA dapat berjalan dengan baik.

References

Mappiare Andi,Pengantar Konseling Dan Psikoterapi, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2011.
Marianne H. Mitchell& Robbert L.Gibson, Bimbingan dan Konseling, Yogyakarta : PUSTAKA PELAJAR,2010.
Mu’awanahElfi, Rifa Hidayah, Bimbingan Konseling Islam di Sekolah Dasar,Jakarta : Bumi Aksara, 2012.
NurulaenYuyun, Lembaga Pemasyarakatan Masalah & Solusi Perspektif Sosiologi Islam Bandung: Marja, 2012.
Ridwan, Pengantar Statistika Social,Bandung: Alfa Beta, 2009.
Sarwono Sarlito W, Psikologi Remaja Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2013.
Sudarsono, Kenakalan Remaja, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2004.
SukantoSoerjono, Sosiologi Suatu Pengantar, Jakarta: PT RajaGrafindo Persada 2007.
Yulianto, Yul Ernes, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Dalam Perspektif Sistem Peradilan Pidana Anak, Jakarta : Badan Penelitian Hukum dan HAM Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia, 2016.
Published
2021-09-13
Section
Articles
Abstract viewed = 13 times
PDF downloaded = 14 times