PEER REVIEW PROCESS

Setiap naskah yang dikirim ke redaksi Jurnal Jendela Hukum dikelola melalui proses berikut:

1. Tahap Awal

Ketua atau anggota penyunting support contact akan menyaring terlebih dahulu kelayakan naskah untuk dilanjutkan atau tidak proses penyuntingannya. Penyaringan awal di sini meliputi: kesesuaian naskah dengan ruang lingkup jurnal; kesesuaian naskah dengan Kebijakan Jurnal, Etika Publikasi, dan Petunjuk Penulisan; kesamaan naskah dengan artikel atau bahan publikasi lainnya. Dalam hal naskah dinilai "tidak layak dilanjutkan proses penyuntingan", maka naskah dikembalikan ke penulisnya untuk disesuaikan dengan Template Jurnal tersebut atau diserahkan kembali (ditolak) hak kepengarangannya. Dalam hal naskah dinilai "layak dilanjutkan proses penyuntingan", ketua penyunting atau anggota penyunting menunjuk anggota penyunting sesuai dengan bidang keilmuan dan beban kinerja untuk melakukan proses penyuntingan.

2. Penyuntingan

Penyunting melakukan penyuntingan naskah untuk lebih disesuaikan lagi dengan Template jurnal. Penyuntingan di sini meliputi: format naskah; sitasi dan referensi; pilihan kata; serta narasi kalimat dan paragraf. Karena itu, penyunting bukan saja mengoreksi huruf, Fote note dan daftar bacaan, tetapi dapat pula memperbaiki secara tidak signifikan judul dan uraian pada naskah agar lebih sesuai dengan template jurnal. 

3. Penelaahan substansi

Ketua penyunting atau anggota penyunting support contact mengirim naskah yang telah dilakukan proses penyuntingan kepada salah satu reviewer yang berkompeten di bidangnya untuk dilakukan penelaahan substansi, dengan terlebih dahulu menghilangkan identitas penulis dan afiliasinya. Pada umumnya naskah akan ditelaah oleh satu reviewer

4. Revisi

Ketua penyunting atau anggota penyunting support contact menyampaikan hasil penelaahan naskah oleh reviewer kepada penulisnya dengan terlebih dahulu menghilangkan identitas reviewer nya. Proses revisi oleh penulis di sini bisa lebih dari sekali, sesuai dengan penilaian ketua atau anggota penyunting apakah hasil revisi naskah telah mengakomodasi reviewer dan penyunting.

5. Keputusan akhir

Ketua atau anggota penyunting support contact memberi keputusan akhir apakah suatu naskah yang telah direvisi atau dalam hal naskah dinyatakan tidak diterima oleh reviewer, dapat diterbitkan atau tidak. Dalam hal naskah "diterima untuk diterbitkan", maka naskah dilakukan proses pengecekan kembali penulisan dan pilihan kata, kalimat, paragraf, dan referensi. Dalam hal naskah "tidak diterima untuk diterbitkan", maka ketua atau anggota penyunting mengembalikan naskah dan hak kepengarangannya kepada penulisnya.

6. Terbit

Naskah yang diterima untuk diterbitkan dikumpulkan hingga terpenuhi jumlah artikel satu nomor atau edisi, yaitu delapan artikel hasil penelitian atau kajian hukum. Artikel yang terkumpulkan dalam satu nomor atau edisi terbitan ini selanjutnya diterbitkan secara daring dan cetak.