ASPEK HUKUM PENCEMARAN LINGKUNGAN AKIBAT LIMBAH PERUSAHAAN TAHU (STUDY KASUS DI KABUPATEN SUMENEP)

  • Yayuk Sugiarti Dosen Fakultas Hukum Universitas Wiraraja
Keywords: Produktivitas, Limbah Tahu, Pencemaran Lingkungan, Peranan Pemerintah.

Abstract

Tahu merupakan makanan khas Indonesia yang merakyat dan sering dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat, tahu yang dibuat dari endapan biji kedelai yang mengalami koagulasi, dari pengolahan tahu terdapat air-air yang menjadi limbah dalam industri pembuatan tahu. Produktivitas tahu oleh pelaku para usaha yang tersebar banyak terdapat dampak positif terhadap perekonomian rakyat dan terdapat dampak negatif terhadap lingkungan limbah tahu yang mencemari air yang menyerap kedalam tanah sehingga kualitas air sumur disekitar tempat pembuangan limbah tahu berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat sekitar pembuangan limbah. Perusahaan atau pabrik tahu yang melakukan produksi dan menghasilkan limbah sehingga mencemari lingkungan harus bertanggungjawab terhadap lingkungan dan masyarakat yang telah dirugikan oleh perusahaan atau pabrik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi pencemaran terhadap lingkungan dan bagaiamana bentuk pertanggungjawaban atau peranan pemerintah dalam mengatasi kasus tersebut.

References

Buku
Erwin Muhamad, Hukum Lingkungan Dalam Sistem Kebijaksanaan Pembangunan Lingkungan Hidup, Bandung : PT Refika Aditama, 2008.
Keraf Sonny, Etika Lingkungan Hidup, Jakarta, Buku Kompas, 2010.
Siombo Marhaeni, Hukum Lingkungan & Pelaksanaan Pembangunan Berkelanjutan Di Indonesia, Jakarta : PT Gramedia, 2012.
Helmi, Hukum Perizinan Lingkungan Hidup, Jakarta : Sinar Grafik, 2012.

Peraturan Perundang-Undangan
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.
Published
2020-09-03
Section
Articles