Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Masker Dengan Gangguan Saluran Pernapasan Pada Pekerja Di PT Bokormas Kota Mojokerto

  • Abdul Muhith Program Studi Keperawatan STIKes Majapahit
  • Mujib Hannan Program Studi Keperawatan Universitas Wiraraja
  • Nurul Mawaddah Program Studi Keperawatan STIKes Majapahit
  • Citra Astri Aqnata Program Studi Keperawatan STIKes Majapahit
Keywords: mask self-protective equipment, respiratory disorders, workers

Abstract

Indonesia has an interest in Health and Safety. One of them is the increasing of occupational diseases due to the combination of various factors ie labor and work environment such as dust, steam, and gas that can disrupt productivity and health. The purpose of this study is to analyze the relationship between the use of personal protective equipment (PPE) mask with respiratory disorders in workers at PT. Bokormas Mojokerto City. This research use analytic survey method with cross sectional approach with sampling technique used is simple random sampling with research object amounting to 47 workers in part Process SKAND Subscription, Patri, Tobacco Process, Tobacco Process II. Data collection using questionnaire use PPE Mask and respiratory disruption and observation sheet. Data were analyzed by Spearman Rank correlation test. The study was conducted from February to April 2017.The result of the research shows that most of PT Bokormas workers have negative behavior in the use of personal protective equipment more that is (51,1%) and most of the workers have respiratory diseases complaints in category ≥ Average that is 25 people.Calculation of Spearman Rank statistical test with a significant level value α = 0.05 obtained results r = 0.013. Which means smaller than the significant level (0.031 <0.05) then H0 is rejected. There is a significant relationship between the use of mask self-protective equipment with respiratory disorders in workers of PT Bokormas Mojokerto City.It is expected that PT Bokormas workers have a positive attitude in using mask self-protective equipment, then it will be able to reduce or minimize the risk of disruption or disease associated with the respiratory tract.

References

Agustina, Dias Eka. 2015. Determinan Tindakan Pemakaian Alat Pelindung Diri (APD) (Studi di Bagian Coal and Ash Handling PT. PJB UBJ O&M PLTU Paiton 9). Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Jember.
Anizar.2009. Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Industri.Yogyakarta : Graha Ilmu.
Apriluana, Gladys, dkk. 2016. Hubungan Antara Usia, Jenis Kelamin, Lama Kerja, Pengetahuan, Sikap dan Ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan Perilaku Penggunaan APD pada Tenaga Kesehatan. Jurnal Penelitian. Fakultas Kedokteran. Universitas Lambung Mangkurat.
Armaeni, Erka D. 2016.Hubungan Paparan Debu Kapur Dengan Status Faal Paru Pada Pekerja Gamping (Studi di CV. Sri Mulya Putra Kabupaten Tuban). Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Airlangga.
Arthur C Guyton, John E Hall, 1997, Fisiologi Kedokteran, Terjemahan Irawati Setiawan, Jakarta: EGC.
Astari, Lusha, Ayu. 2016. Analisis Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Karyawan Bagian Produksi di PT. Braja Musti.Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Airlangga.
Atmaja, Aditya S., dan Denny A. 2007. Identifikasi Kadar Debu di Lingkungan Kerja dengan Keluhan Subyektif Pernapasan Tenaga Kerja Bagian Finish Mill. Jurnal Kesehatan Lingkungan, Volume 3, Nomor 2.
Azwar, Saifuddin. 2013. Sikap Manusia Teori dan Pengukurannya. Edisi Kedua. Yogyakarta : Pustaka Belajar.
Buku Profil. 2015. Upaya Pengendalian Lingkungan Hidup Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup. Perusahaan Rokok PT Bokormas Kota Mojokerto.
Buntarto.2015. Panduan Praktis Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Industri.Yogyakarta : Pustaka Baru Press.
Fathmaulida, Annisa. 2013. Faktor-Faktor yang berhubungan dengan Gangguan Fungsi Paru pada Pekerja Pengolahan Batu Kapur di Desa Tamansari Kabupaten Karawang Tahun 2013. Skripsi.Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan.Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Imaduddin, Ahmad. 2012. Hubungan Karakteristik Pekerja dengan Keluhan Subyektif Saluran Pernafasan akibat paparan debu kapas dan upaya pengendaliannya (Di Bagian Zenbo Unit Spinning PT. Mertex Industry Indonesia).Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Airlangga.
International Labour Organization. 2013. Keselamatan dan Kesehatan Kerja Sarana Untuk Produktivitas. Jakarta.
Jatim, Kominfo. 2016. Angka Kecelakaan Kerja di Jatim Capai Ribuan Orang.(Online). (http://kominfo.jatimprov.go.id, Diakses pada tanggal 12 Januari 2017).
Keputusan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor Per. 13/MEN/X/2011 tentang Nilai Ambang Batas Faktor Fisika dan Faktor Kimia di tempat kerja.
Marsaid, dkk. 2010. Hubungan Antara Kebiasaan Menggunakan Masker dengan Terjadinya Batuk pada Pekerja Industri Mebel di Desa Karangsono Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan. Jurnal Penelitian. Poltekkes Malang.
Muhith A., Nasir. (2011). Dasar-dasar Keperawatan jiwa,.Pengantar dan Teori. Jakarta: Salemba Medika.
Muhith, A. (2015). Pendidikan Keperawatan Jiwa (Teori dan Aplikasi). Yogyakarta: Andi.
Muhith, A. (2016). Pendidikan Keperawatan Gerontik (Teori dan Aplikasi). Yogyakarta: Andi.
Muhith, A. (2018). Work Position and Low Back Pain In Elderly Farmer. UNEJ e-Proceeding, 24-28.
Muhith, A. (2018).Aplikasi Komunikasi terapeutikNursing & HealthYogyakarta: Andi.
Muhith, A., dkk (2014). Kondisi Ekonomi Dan Budaya Keluarga Dengan Status Gizi Balita. Jurnal Ners Vol.9 No.1. Fakultas Keperawatan Universiatas Airlangga Surabaya.
Muhith, A., fardiansyah A., Saputra, M.H., Nurmiyati (2018). Analisis of causes Impacts of Early Marriage on Madurese Sumenep East Java Indonesia. Medicine: Public health, Evironmental and Occupational Health. Indian Journal of Public health Research & Development. Volume. 9 Number 8. First page 412-416. (08 Agustus 2018), ISSN 0978-0245 (print), ISSN 0976-5506 (Electronic). DOI Number: 10.5958/0976-5506.2018,00944.0.
Muhith, A., Nasir (2011). Buku Ajar Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika
Muhith, A., Saputra, M.H., fardiansyah A., (2018). Risk factor of rheumatoid arthritis among Eldely in UPT Panti Werdha Mojopahit Mojokerto distric Indonesia. Medicine: Public health, Evironmental and Occupational Health. Indian Journal of Public health Research & Development.Indian Journal of Public health Research & Development, Volume. 9 Number, 6 June 2018, ISSN 0978-0245 (print), ISSN 0976-5506 (Electronic). DOI number: 10.5958/0976-5506.2018.00589.2.
Musniatun, Ode We,dkk. 2016. Hubungan Masa Kerja, Penggunaan Masker, dan Kebiasaan Merokok dengan Kapasitas Vital Paru (KVP) Pada Polisi Lalu Lintas di Kota Kendari. Jurnal Penelitian. Faklutas Kesehatan Masyarakat. Universitas Halu Oleo.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan.Jakarta : Rineka Cipta.
Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 56 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Pelayanan Penyakit Akibat Kerja.
Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 Tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Prasetya, T. A. E dan Yudi, A. 2016.Gambaran Penggunaan Alat Pelindung Diri Pekerja Bongkar Muat Petikemas PT. X Surabaya. Jurnal Penelitian. Universitas Airlangga.
Puspita, Cyntia Galuh. 2011. Pengaruh Paparan Debu Batubara Terhadap Gangguan Faal Paru pada Pekerja Kontrak Bagian Coal Handling PT PJB Unit Pembangkitan Paiton.Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Jember.
Riski, Riska. 2013. Hubungan Antara Masa Kerja dan Pemakaian Masker Sekali Pakai dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja Bagian Composting di PT. Zeta Agro Corporation Brebes.Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Negeri Semarang.
Safitri, Anis. 2016. Gambaran Hubungan Kadar Debu dan Karakteristik Pekerja Terhadap Keluhan Subyektif Saluran Pernapasan Pada Lokasi Intake Dan Gudang Curah di PT. Charoen Pokphand Indonesia, Krian.Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Airlangga.
Salami, Indah. R. S,dkk. 2015. Kesehatan dan Keselamatan Lingkungan Kerja. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press.
Saputra, Ricky dan Widodo Hariyono.2016. Hubungan Masa Kerja dan Penggunaan Alat Pelindung Diri dengan Keluhan Gangguan Saluran Pernafasan pada Karyawan di PT. Madubaru Kabupaten Bantul. Jurnal Penelitian. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta..
Saputro, Novan Indra. S. 2015. Analisis Risiko Kesehatan dengan Parameter Udara Lingkungan Kerja dan Gangguan Faal Paru pada Pekerja.Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Jember.
Sertiya, Kartika D, dkk. 2014. Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Menggunakan Alat Pelindung Diri. Jurnal Penelitian. Volume 1 Nomor 1.
Setiawan, Nugroho Ary. 2011. Hubungan Antara Kenyamanan dengan Pemakaian Alat Pelindung Diri Masker Pada Pekerja Pengamplasan Perusaan Meubel PD. Surya Jepara.Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat. Universitas Negeri Semarang.
Siswanto. A. 1991. Penyakit Paru Kerja.Surabaya : Balai Hiperkes dan Keselamatan Kerja.
Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Syamsudin dan Sesilia. A. K. 2013. Buku Ajar Farmakoterapi Gangguan Saluran Pernapasan.Jakarta : Salemba Medika.
Tarwaka. 2014. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Manajemen dan Implementasi K3 di Tempat Kerja).Surakarta : Harapan Press.
Undang - undang Republik Indonesia Nomor 40 tahun 2014 Tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Jakarta : Presiden Republik Indonesia.
Windari, Diah ,dkk. 2016. Faktor-faktor yang berhubungan dengan Gangguan Fungsi Paru pada Pekerja Refinery di PT. Antam Tbk UBPN SULTRA Tahun 2016. Jurnal Penelitian. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Halu Oleo.
Yulaekah, S. 2007. Paparan Debu Terhirup Dan Gangguan Fungsi Paru Pada Pekerja Industri Batu Kapur. Tesis. Pasca Sarjana UNDIP. Semarang.
Yuma Anugrah. 2013. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kapasitas Vital Paru pada Pekerja Penggilingan Divisi Batu Putih di PT. Sinar Utama Karya.Skripsi. Fakultas Kesehatan Masyarakat. Universitas Negeri Semarang.
Published
2018-11-09
Abstract viewed = 804 times
PDF downloaded = 1261 times