PENGARUH LATIHAN RANGE OF MOTION (ROM) TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PADA LANSIA DENGAN OSTEOARTRITIS DI POSYANDU LANSIA DESA KALIANGET TIMUR KECAMATAN KALIANGET KABUPATEN SUMENEP

  • Mujib Mujib Program Studi Ilmu Keperawatan UNIJA Sumenep
  • Emdat Suprayitno Program Studi Ners UNIJA Sumenep
Keywords: Range of Motion (ROM) Exercise, Pain Scale, Osteoarthritis

Abstract

Background: Osteoarthritis is a degenerative joint disease in which damage to the joints of aging been anticipated plays an important role in the development of osteoarthritis (Stanley, 2006). It forced a decline in activity or immobilization so it accelerate the prognosis of the disease. This study aimed to determine the Range of Motion (ROM) exercise influence in changing the pain scale in elderly with osteoarthritis in the elderly Posyandu Kalianget Timur Kalianget Sumenep. Method: This Research design is pre experiment one group pre and post test design with simple random sampling. The population are 76 people with total sample of 64 people. Data were analyzed using wilcoxon test. Result: The results of the study prior to Range of Motion (ROM) exercise pain scale at nearly half the respondents (48.4%) had moderate pain (scale 4-6). And after Range of Motion (ROM) exercise pain scale at nearly half the respondents (46.9%) had mild pain (scale 1-3). Data were analyzed using wilcoxon test. The results obtained p = 0.000 which means Range of Motion (ROM) exercise significantly effective in changing the pain scale in osteoarthritis patients in the elderly Posyandu Kalianget Timur Sumenep. Conclusion: ROM exercises is non pharmacological therapy that can aplied to reduce the scale of pain in elderly with osteoarthritis. The result of this study is expected to increase the knowledge and prevent pain by creating and ROM maintaining positive habit to avoid degenerative joint stiffness that caused by pain.

References

Ambardini,R.(2011).Peran Pelatihan Fisik Dalam Manajemen Terpadu Osteoartritis.
Arovah, et al (2007). Fisioterapi Dan Latihan Fisik Pada Osteoartritis. Medikora Vol.III, No 1. 18-41.
Ashari I, (2009). Penatalaksanaan Osteoarthritis. http://www. irwanashari. com/ 2009/ 03/ Penatalaksanaan-Osteoarthritis.html. Diakses tanggal 13 Desember 2015
Bell, Petrus Andriyanto. (2014). Pengaruh Latihan ROM Terhadap Intesitas Nyeri Lutut Pada Lansia Yang Mengalami Osteoartritis. Skripsi. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.
Departemen kesehatan RI. (1992). UU Kesehatan RI No 23 Tentang kesehatan
Departemen Kesehatan RI. (1998). Undang-Undang Kesehatan RI No 13 tentang Usia Lanjut
Dewi, S. R. (2014). Buku Ajar Keperawatan Gerontik . Yogyakarta: Deepublish.
Felson D.T, et al. (2006). The Incidence and Natural History of Knee Osteoarthritis in the Elderly : The Framingham Osteoarthritis Study. Arthritis Rheumatology;38:15001505.
Giriwijoyo, H. S. (2012). Ilmu Kesehatan Olahraga. Bandung: PT Remaja Rodaskarya. Guglielmi, G., Peh, W.C.G.,
Guermazi, A. (Eds.). (2013). Geriatric Imaging. Berlin: Springer
Hidayat, Aziz Alimul. (2010). Metode Penelitian Kesehatan Paradigma Kuantitatif. Jakarta : Heath Books.
Kalim, H. (2009). Diagnosis Dan Penatalaksanaan Osteoartritis. Jakarta: IRA.
Kemenkes RI. (2013). Gambaran Kesehatan Lanjut Usia Di Indonesia. Jakarta : Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.
Koopman, C, 2007. Reconciling Classical Pragmatism and Neopragmatism. Indiana University Press : BuffLo
Kuntono, H. (2011). Nyeri Secara Umum dan Osteo Arthritis Lutut dari Aspek Fisioterapi. Surakarta : Perpustakaan Nasional RI.
Lexy J. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rodaskarya.
Maryam, R. S, Ekasari, M. Rosidawati, jubaedi, A. Batubara, Irwan. (2008). Mengenal Usia Lanjut & Perawatannya. Jakarta : Salemba medika
Mubarak, Wahid Iqbal, dkk. (2012). Ilmu Keperawatan Komunitas 2; konsep dan aplikasi. Jakarta : Salemba Medika
Nugroho, Wahjudi. (2008). Keperawatan Gerontik & Geriatrik, Edisi 3. Jakarta : EGC
Nursalam. (2013). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pendekatan Praktis Edisi 3. Jakarta: Salemba Medika.
Pamungkas et al. 2010. Pengaruh latihan gerak kaki (stretching) terhadap penurunan nyeri sendi ekstrimitas bawah pada lansia sejahtera GBI Setia Bakti Kediri. Vol. 3, Edisi 1, from
Potter, P. A & Perry, A. G. (2006). Buku Ajar Fundamental Keperawatan. Jakarta: EGC.
Price, A. S., Wilson M. L. (2006). Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit. Alih Bahasa: dr. Brahm U. Penerbit. Jakarta: EGC
Putra, et al. 2015. Pengaruh Terapi Kompres Jahe Terhadap Tingkat Nyeri Osteoartritis Pada Lansia Di UPT Puskesmas Guluk-Guluk. Skripsi. Universitas Wiraraja Sumenep.
Safa'ah, N. (2013). Pengaruh Latihan Range of Motion terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Lanjut Usia di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia (Pasuruan) Kec. Babat Kab Lamongan. Jurnal Sain Med, Vol. 5. No. 2. 62–65.
Setiadi. (2013). Konsep & Penulisan Riset Keperawatan. Yogyakarta : Graha Ilmu
Soeroso, J et al. (2006). Buku ajar ilmu penyakit dalam, Edisi IV. Jakarta: Pusat Penerbitan Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Indonesia.
Stanley, M. (2006). Buku Ajar Keperawatan Gerontik.Jakarta:EGC.
Suratun. (2008). Klien Gangguan Sistem Muskuloskelatal. Jakarta: EGC.
Tamher, S. Noorkasiani. (2011). Kesehatan Lanjut Usia dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika.
Tamsuri. (2007). Konsep Dan Penatalaksanaan Nyeri. Jakarta: EGC
Ullia, Sarah dkk. (2007). Pengaruh Latihan Range of Motion (ROM) Terhadap Fleksibilias Sendi Lutut Pada Lansia Di Panti Wreda Wening Wardoyo Ungaran. Media Ners, Volume 1, Nomor 2. 49
World Health Organization. (2003). The Burden of Musculoskeletal Conditions at The Start of The New Millenium. Hongkong: WHO Library Cataloguing in Publication Data
Published
2018-03-26
Abstract viewed = 1167 times
PDF downloaded = 1761 times