Peningkatan Perilaku Perawat Melalui Pengetahuan Dalam Menjalankan Prinsip Pemberian Obat Dua Belas Benar

  • lilis suryani Department of Nursing Management, STIKes Kharisma Karawang
  • Lukman Permana Department of Nursing Management, STIKes Kharisma Karawang

Abstract

Drug administration is one of the most frequently performed nursing procedures. Care is very important in administering the drug. The behavior of nurses in giving drugs to patients is an action that needs attention for nurses so that patients are safe from actions of errors in administering drugs by paying attention to the principles of drug administration. This study aims to determine the relationship between knowledge and nurses' behavior in administering the twelve correct drugs. This type of research is a quantitative study using descriptive analytical research methods with cross sectional research design. The population of this study were all inpatient room nurses, totaling 152 respondents, so the sample size used was 101 respondents with a proportionate stratified sampling technique through the chi-square test. The results showed that the variable which has a significant significance towards the behavior of nurses in carrying out the principles of giving the medicine is the knowledge factor with a p value of 0.016. It is advisable to the nurses to always update or improve the quality of care, especially regarding the principles of giving twelve correct medicines.   Keyword: Knowledge, Behavior, Drug Administration  

References

Dermawan, D. (2015). Farmakologi untuk keperawatan. (Tutik Rahmayu ningsih, Ed.). Yogyakarta: Gosyen Publishing.
Dewi, A. W. dan M. (2010). Teori &Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia. (J. Budi,Ed.) (01 ed.). Yogyakarta: Nuha Medika.
Donsu, J. D. T. (2017). PsikologiKeperawatan.Yogyakarta:Pustaka Baru Press.
Fatonah, S., Rihiantoro, T., Irawan, H., Ari, S., &Nurdiantini, I., Prastiwi, S., &Nurmaningsari, T. (2016). Nursing News Volume 1, Nomor 2, 2016. JournalNursingNews, XI(1), 31–37.https://doi.org/10.1021/BC049898Y
Ghozali, I. (2011). H.Imam-GhozaliM.ComAkt-Aplikasi Analisis-Multivariate-Program-IBM-SPSS19-edisi-5.-intro.pdf.semarang: Badan PenerbitUniversitas Diponogro. Diambildarihttp://wineebali.com/buku/wpcontent/uploads/2018/04/Prof..Dr_ .H.Imam-GhozaliM.ComAkt. Aplikasi-Analisis-Multivariate Program-IBM-SPSS19-edisi-5intro.pdf
Hidayat, A. (2004). Peran perawatmenurut konsorsorium ilmu kesehatan. Jakarta: SalembaMedika.
Hidayat, A. A. A. (2012). KebutuhanDasar Manusia : aplikasi konsep dan proses keperawatan. (D.Sjabana, Ed.) (02 ed.). Jakarta:Salemba Medika.
Kemenkes. (2008). Profil KesehatanIndonesia. Jakarta.
KepMenKes. (2004). StandarPelayanan Kefarmasian diApotek, Departemen KesehatanRI. Jakarta.
Kowalski, C. B. R. & M. T. (2017). Buku ajar keperawatan dasar : farmakologi dan pemberian medikasi. (E. A. M. & D. Yulianti,Ed.) (10 ed.). Jakarta: EGC
Mahfudhah, A. N., & Mayasari, P. (2018). PEMBERIAN OBAT OLEH PERAWAT DIRUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM KOTA BANDA ACEHDRUG ADMINISTRATION BYNURSES INHOSPITALIZATION ROOM OFPUBLIC HOSPITAL BANDAACEH CITY PENDAHULUANRumah sakit adalah institusipelayanan kesehatan bagimasyarakat dengan tu, III(4), 49–57. Diambil dari www.jim.unsyiah.ac.id
Notoatmodjo, S. (2007). PromosiKesehatan dan Ilmu Perilaku.Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2014). PromosiKesehatan dan Perilaku Manusia (2014 ed.). Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2018). MetodologiPenelitian Kesehatan. Jakarta:Rineka Cipta.
Nursalam. (2017). MetodologiPenelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Panji Asmoro, C. (2016).KETEPATAN PEMBERIAN OBAT BERHUBUNGAN DENGAN SENTRALISASI OBAT DI RSUD SIDOARJO (RightMedicationRelatedtoDrugCentralized in RSUD Sidoarjo). Diambil dari https://www.researchgate.net/ publication/316625038_RIGHT_MEDICATION_RELATED_TO_DRUG_CENTRALIZED_IN_RSUD_SIDOARJO/fulltext/5909e1cdaca272f65804fe67/316625038_RIGHT_MEDICATION_RELATED_TO_DRUG_CENTRALIZED_IN_RSUD_SIDOARJO.pdf?origin=publication_detail
Perry, P. &. (2005). Buku AjarFundmental Keperawatan: konsep, proses, dan praktik . (D.Y. & M. Ester, Ed.) (04 Vol 01). Jakarta: EGC.
Siti, M., & Indrayana, S. (2015). Komunikasi Terapeutik Perawat Berhubungan dengan Kepuasan Pasien with The Patient ’ s Satisfaction, 4(1), 30–34. Diambil dari http://ejournal.alamaata.ac.id
Smith, T. J., & Johnson, J. Y. (2010). Buku saku prosedur klinis keperawatan. Jakarta: EGC.
Sugiyono. (2018). MetodologiPenelitian Kuantitatif. Bandung:Alfabeta.
Sumarni, E., & Utami, G. (2014).Hubungan Tingkat PengetahuanDan Sikap Perawat TentangPemberian Obat TerhadapTindakan PendokumentasianKeperawatan. … MahasiswaBidang Ilmu Keperawatan.Diambil darihttp://jom.unri.ac.id/index.php/JOMPSIK/article/view/2054
Suryani, L., Handiyani, H., & Hastono, S. P. (2015). Peningkatan Pelaksanaan Keselamatan Pasien oleh Mahasiswa melalui Peran Pembimbing Klinik. Jurnal Keperawatan Indonesia, 18(2), 115-122.
Suryani, L., &Ni’matullah, A. (2018). Pencegahan Perilaku MedicationError ( ME) Melalui PeningkatanPengetahuan Perawat. JurnalKeperawatan dan Kebidanan,8(1), 44–53. Diambil darihttp://jurnal.stikeskharisma.ac.id/index.php/jkk/articele/view/5.
Suryani, L., Perdani, A. L., Dioso, R. I., &Hoon, L. S. (2020). Fallriskprevention: The relatedfactorsofnursespracticeatgenerallocal hospital in Indonesia. EnfermeríaClínica, 30, 221-223.
Syamsiyah, N. (2011). faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pasien CKD yang menjalani hemodialisa di RSPAU DrEsnawan Antariksa Halim Perdana Kusuma Jakarta.
Tong, X., Zhang, X. L., Xu, X., &Qi, J. H. (2015). Improvingworkflowmanagementsystemimplementationwithworkflowlocalizationmethod. AppliedMechanicsand Materials, 513– 517(2), 3859–3863.https://doi.org/10.4028/www.scie ntific.net/AMM.513-517.3859
Utami, R., Wijaya, D., & Rahmawati, I. (2015). Hubungan Motivasi Perawat dengan Pelaksanaan Prinsip 12 Benar dalam Pemberian Obat di Ruang Rawat Inap RSU dr. H. Koesnadi Bondowoso (The Correlation between Nurses’ Motivation with the Implementation of 12 Principles of Right in Medicine Giving in Inpat. Pustaka Kesehatan, 3(3), 457-463.
WHO. (2015). panduan kurikulum keselamatan pasien. Diambil dari http://www.who.int/iris/handle10 665/44641
Published
2020-11-29