PENTINGNYA TEMPAT PENITIPAN ANAK UNTUK WANITA BEKERJA DI KALANGAN IBU DOSEN DAN KARYAWAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN

  • Zakiyah Yasin universitas Wiraraja
  • Dian Ika Puspitasari Universitas Wiraraja
Keywords: TPA, Ibu pekerja

Abstract

Kegiatan penitipan anak memiliki peluang cukup baik di tengah-tengah dinamika kehidupan modern, khususnya di perkotaan. Dimana pekerjaan adalah rutinitas sehari-hari yang tidak bisa ditinggalkan. Telah menjadi budaya untuk menitipkan anak kepada pengasuh, baby sitter, atau pun pembantu rumah tangga di rumah.Cukup dilema bagi para orangtua jika mereka menitipkannya kepada seseorang yang tidak bisa mengasuh anak dengan baik sehingga berdampak pada perkembangan si buah hati. Beberapa di perusahaan Bagi karyawati tak perlu khawatir, karena mereka menyediakan fasilitas penitipan anak (day care) saat pengasuh anak mudik dan karyawan harus bekerja.. "Tujuannya, secara khusus untuk membantu karyawan yang harus menjaga anak-anaknya tetapi tetap harus bekerja, karena asisten rumah tangga mereka sudah “mudik" Lebaran," ungkap Thomas Purnawan Suhardja, Group Head Culture Transformation Indosat Ooredoo dalam keterangan  Fasilitas penitipan anak yang disediakan berbeda dengan penitipan lainnya dan tergolong unik serta menarik.

References

Aqib, Zainal. (2009). Belajar dan Pembelajaran di Taman Kanak-Kanak. Bandung :Yrama Widya
Direktorat Pembinaan PAUD. (2013). Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Taman Penitipan Anak. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini Nonformal Dan Informal
Depsos. 2002. Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Sosial Anak di Taman Penitipan Anak (TPA). Jakarta: Ditjen Bina Kesejahteraan Sosial Depsos RI.
Makalah Wanita Karir, Impian Seorang Santri. Diakses pada tanggal 15 Februari 2019 https://pendidikankita17.wordpress.com/2017/10/06/makalah-wanita-karir/
Published
2020-09-30