MENINGKATKAN PERAN BUMDES SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI MASYARAKAT DESA DI DESA ELLAK DAYA KECAMATAN LENTENG

  • Irma Irawati Puspaningrum Dosen Pengajat FISIP Universitas Wiraraja
  • Dina Kurniawati Dosen Pengajar FEB Universitas Wiraraja
Keywords: Kata Kunci: BUMDes, Penggerak Ekonomi Desa

Abstract

Sejak disahkannya Undang-Undang tentang Desa adalah merupakan sejarah bagi desa di Indonesia. Desa selama ini hanya dianggap sebagai obyek dan cukup menjalankan instruksi saja. Dana desa merupakan amunisi baru yang membuat desa dapat membangun diri. Tetapi di sisi lain menjadi tantangan yang benar-benar berbeda dari sejarah desa sebelumnya. Masalahnya, sampai saat ini berbagai data menyebut bahwa sebagian besar BUMDes masih sebatas berdiri dan belum memiliki aktivitas usaha yang menghasilkan. Agar BUMDes benar benar memiliki peran dalam peningkatan perekonomian demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat desa maka diperlukan pengelolaan administrasi desa dan BUMDes yang memadai didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan demikian salah satu kendala minimnya peran BUMDes di Ellak Daya Kecamatan Lenteng adalah minimnya Sumber Daya yang mumpuni dalam mengelola BUMDes. Sehingga  penyelenggaraan BUMDes yang telah berjalan maksimal masih dalam hitungan jari. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan dan pembekalan pengetahuan kepada beberapa aparatur pemerintah dan khususnya kepada pengurus BUMDes. Hasil kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman yang lebih baik  tentang fungsi dan peran BUMDes bagi aparatur desa dan pengurus BUMDes, Meningkatkan pengelolaan pelaporan keuangan dengan menggunakan buku kas serta mencontohkan penyimpanan data atau pengarsipan yang lebih baik, dan menghadap kepala Bappeda dalam upaya koordinasi dan memfasilitasi desa terutama terkait rencana kegiatan pengembangan usaha BUMDes Ellak Daya

References

Ade Agustina. 2014. Peranan BPD dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Desa Gunung Kijang di Kabupaten Bintan 2013. Jurnal Ilmu Pemerintahan. Umrah
Firana. 2014. Peranan LPM dalam Program Penyelenggaraan Pembangunan Pemerintah di Kelurahan Karas Kecamatan Galang Kota Batam Tahun 2011. Jurnal Ilmu pemerintahan.Umrah
Irawan, Soeharto. 2004. Metode Penelitian Sosial Suatu Teknik Penelitian Bidang Kesejahteraan Sosil dan Ilmu Sosial. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Lexi, Moelong. 2007. Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi. Bandung: PT Remeja Rosdakarya.
Mashoed. 2004. Pemberdayaan Masyarakat Miskin Membuka Kawasan Terisolasi. Surabaya: papyrus
Nurcholis, Hanif. 2011. Pertumbuhan & Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Jakarta:Erlangga
Seyadi. 2003. Bumdes sebagai Alternatif Lembaga Keuangan Desa. Yogyakarta: UPP STM YKPN.
Solekhan, Moch.2014. Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Berbasis partisipasi Masyarakat.Malang:Setara Press
Soerjono Soekanto.2009. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta:PT. Raja Grafindo.
Suharto, Edi. 2009. Membangun masyarakat memberdayakan masyarakat. Bandung: PT Refika Aditama
Undang-Undang Nomor 5 tahun 2015 tentang Badan Usaha Milik Desa
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang BUMDes
PERMENDAGRI Nomor 4 Tahun 2015 tentang Badan Usaha Milik Desa Peraturan Daerah Kabupaten Lingga No. 3 Tahun 2015 tentang Pedoman Tata Cara Pembentukan dan Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa.
PP Nomor 43 tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan UU nomor 6 tahun 2014 tentang Desa Bab. VIII pasal 132-142
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4259491/tentang bumdes-diharapkan-jadi-kunci-pergerakan-ekonomi-desa (diunduh tanggal 1 maret 2019)
https://www.bangsaonline.com/berita/19974/tentang di-sumenep-baru-14-desa-yang-bentuk-bumdes(diunduh tanggal 1 maret 2019)
https://beritalima.com/bupati-sumenep-minta-bumdes-jadi-penggerak-ekonomi-desa/(diunduh tanggal 1 maret 2019)
Published
2019-11-13