Wujudkan Karakter Budaya Cinta Lingkungan Bersih Melalui Kegiatan “Selamatkan Bumi Dari Sampah” Pada Siswa SDN Bangkal II Sumenep

  • Herowati Herowati Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Wiraraja
  • Lutfiana Fazad Azizah Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Wiraraja
Keywords: Cinta lingkungan bersih

Abstract

Fenomena buang sampah tidak pada tempatnya disebabkan kurangnya rasa peduli lingkungan bersih dari masyarakat. Masalah sampah merupakan masalah yang rumit karena kurangnya pengertian masyarakat terhadap akibat-akibat yang dapat ditimbulkan oleh sampah. Hal ini juga terjadi di Desa Bangkal kecamatan kota Sumenep, tumpukan sampah dijumpai di setiap pojok bawah jembatan sungai dan juga di beberapa tempat di pinggir sungai yang merupakan limbah buangan dari rumah tangga. Masyarakat belajar dengan cara yang paling mudah adalah dengan meniru dan sebagain besar masyarakat belajar suatu perilaku adalah dengan meniru. Begitupun dengan perkembangan psikologi anak merupakan seorang peniru ulung. Setiap saat, mata anak selalu mengamati, telinganya selalu menyimak, dan pikirannya selalu mencerna apapun yang dilakukan oleh orang disekitarnya. Fenomena ini tidak boleh ditiru oleh generasi berikutnya. Masyarakat usia belajar membaca dan berimajinasi (7-12 tahun) Desa Bangkal merupakan generasi penerus bangsa yang diharapkan memiliki karakter baik yang pada saat dewasa, salah satu karakter yang perlu ditanamkan pada anak dilingkungan sekolah adalah cinta kebersihan dan lingkungan. Tujuan kegiatan pengabdian dengan sasaran masyarakat usia belajar membaca dan berimajinasi (7-12 tahun) yaitu siswa/siswi SDN Bangkal 2 adalah 1). kegiatan edukasi cinta lingkungan bersih di lingkungan sekitar dan lingkungan sekolah dengan tema “selamatkan bumi dari sampah”. 2) kegiatan melatih dan menciptakan atmoser cinta lingkungan bersih di lingkungan sekitar dan lingkungan sekolah dengan gerakan minimalisasi penggunaan bahan plastic sebagai tempat makan dan minum. Berdasarkan hasil kegiatan yang telah dilaksanakan diperoleh informasi berupa dokumentasi dan hasil kegiatan, dapat dibuat simpulan bahwa kegiatan edukasi cinta lingkungan bersih di lingkungan sekitar dan lingkungan sekolah dengan tema “selamatkan bumi dari sampah” di SDN Bangkal 2 sangat bermanfaat dan dapat dilaksanakan untuk program pengabdian kepada masyarakat, dengan terwujudnya lingkungan bersih di lingkungan sekolah yang secara tidak langsung mengajarkan anak untuk mencintai dan melestarikan lingkungan.

References

Putra, Sitiatava R. (2013). Desain Belajar Mengajar Kreatif Berbasis Sains. Jogjakarta: DIVA Press.
Mahyudin, Rizki P. (2017). Kajian Permasalahan Pengelolaan Sampah Dan Dampak Lingkungan Di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir). Jurnal Teknik Lingkungan, 3 (1): 66-74
Trianto. (2013). Model Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.
Published
2019-11-13