Peningkatan Kapasitas P4S Sari Luhur Kota Blitar dalam Pemantauan Parasitoid Lalat Buah melalui Augmentarium Berbasis IoT dan Citizen Science
Abstract
Pemantauan lalat buah dan keberadaan parasitoid sebagai musuh alami merupakan salah satu upaya penting dalam mendukung pengelolaan hama yang ramah lingkungan. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali serta memantau parasitoid lalat buah dapat menyebabkan potensi musuh alami belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan pengabdian yaitu meningkatkan kapasitas mitra P4S Sari Luhur Kota Blitar dalam pengetahuan parasitoid lalat buah menggunakan augmentarium berbasis Internet of Things (IoT) dan Pendekatan Citizen Science. Kegiatan dilaksanakan di P4S Sari Luhur Kota Blitar melalui pendekatan partisipatif dan praktik langsung, dimulai dari penyampaian materi tentang lalat buah dan parasitoid, pengenalan IoT augmentarium, pelatihan citizen science dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengetahui serangan lalat buah, selain itu peserta memahami fungsi IoT augmentarium dan peran parasitoid dalam pengendalian hayati lalat buah serta mengetahui cara pengamatan dan pencatatan hasil pemantauan berbasis citizen science. Evaluasi pelatihan terhadap 11 peserta menunjukkan bahwa sedikitnya 80% peserta mencapai skor minimal 70 pada post-test keterampilan pengamatan dan pencatatan, dengan peningkatan rata-rata skor sekurang-kurangnya 30% dibandingkan dengan skor pre-test. Kegiatan ini menghasilkan pengetahuan untuk pengamatan, pencatatan data, dan pemanfaatan augmentarium berbasis IoT yang dapat diterapkan secara langsung oleh mitra. Selain itu, pendekatan Citizen Science meningkatkan kapasitas dan keterlibatan peserta dalam proses pengumpulan dan pemanfaatan data untuk mendukung pemantauan parasitoid lalat buah secara berkelanjutan.
References
Casalino, G., Di Fuccio, R., Fulantelli, G., Raviolo, P., Rivoltella, P. C., Taibi, D., & Toto, G. A. (Eds.). (2024). Higher Education Learning Methodologies and Technologies Online (Vol. 2076). Springer Nature Switzerland. https://doi.org/10.1007/978-3-031-67351-1
Crescentini, N. (2026). Science beyond the ivory tower: participative dynamics and new challenges for the dialogue between citizens and scientists in Italy. Humanities and Social Sciences Communications, 13(1), 1128. https://doi.org/10.1057/s41599-026-07845-1
Desurmont, G. A., Tannières, M., Roche, M., Blanchet, A., & Manoukis, N. C. (2022). Identifying an Optimal Screen Mesh to Enable Augmentorium-Based Enhanced Biological Control of the Olive Fruit Fly. Journal of Insect Science, 22(3). https://doi.org/10.1093/jisesa/ieac027
Fagan-Jeffries, E. P., & Austin, A. D. (2021). Four new species of parasitoid wasp (Hymenoptera: Braconidae) described through a citizen science partnership with schools in regional South Australia. Zootaxa, 4949(1). https://doi.org/10.11646/zootaxa.4949.1.4
Ge, C., Zhang, G., Wang, Y., Shao, D., Song, X., & Wang, Z. (2025). Research Status and Development Trends of Artificial Intelligence in Smart Agriculture. Agriculture, 15(21), 2247. https://doi.org/10.3390/agriculture15212247
Lotfian, M., Ingensand, J., & Brovelli, M. A. (2021). The Partnership of Citizen Science and Machine Learning: Benefits, Risks, and Future Challenges for Engagement, Data Collection, and Data Quality. Sustainability, 13(14), 8087. https://doi.org/10.3390/su13148087
Matlala, L. S. (2026). Barriers and enablers for the effective institutionalization of Citizen-Based Monitoring in South Africa’s public sector. Frontiers in Political Science, 8. https://doi.org/10.3389/fpos.2026.1597937
McDonald, N. S., & Lee, J. C. (2026). Field evaluation of portable augmentorium cages for increasing parasitoid presence to manage Drosophila suzukii. Biological Control, 219, 106076. https://doi.org/10.1016/j.biocontrol.2026.106076
Pane, H. Y. B. T., Ardina, A., Harahap, N. A., Budianto, R., & Marpaung, D. (2026). Praktik Budidaya Ramah Lingkungan Di Kebun Jeruk Nipis Desa Umbut-Umbut Melalui Introduksi Tanaman Refugia. MONSU’ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat, 9(2), 215–230. https://doi.org/10.32529/tano.v9i2.5004
Patton, M. Q. (2021). Principles-focused evaluation for agroecology. Elementa: Science of the Anthropocene, 9(1). https://doi.org/10.1525/elementa.2021.00052
Supriyanto, G., Widyasaputra, R., Pratama Putra, D., & Mawardi, H. (2026). Peningkatan Pemahaman Petani terhadap Pemupukan Tanaman Kopi melalui Penyuluhan dan Focus Group Discussion di Desa Purwosari, Girimulyo, Kulon Progo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 17(2), 339–343. http://journal.upgris.ac.id/index.php/e-dimas
Uzun, Y., Tolun, M. R., Eyyuboglu, H. T., & Sarı, F. (2022). An ıntelligent system for detecting Mediterranean fruit fly [Medfly; Ceratitis Capitata (Wiedemann)]. Journal of Agricultural Engineering. https://doi.org/10.4081/jae.2022.1381
van Woensel, E., van der Werf, W., Parnell, S., van Vliet, A., & Douma, B. (J. C. ). (2025). Exploring the contribution of citizen science to statistically sound and risk‐based surveillance of insect pests in the EU. EFSA Supporting Publications, 22(2). https://doi.org/10.2903/sp.efsa.2025.EN-9186
Wang, H., & Wang, C. (2016). An analysis of the feasibility of incorporating a mobile phone-based participatory field survey into satellite-based fall webworm monitoring. Remote Sensing Letters, 7(4), 388–396. https://doi.org/10.1080/2150704X.2016.1142683

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




3.png)




.png)


