Penguatan Ekonomi Perempuan Desa melalui Inovasi Produk Eco Enzyme dan Strategi Digital Marketing
Abstract
Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, memotivasi individu untuk merintis bisnis yang mempertimbangkan aspek lingkungan di samping meningkatkan pendapatan. Hal ini memunculkan ide mengubah limbah organik rumah tangga menjadi produk bernilai tambah melalui pengembangan eco enzyme. Namun, kelompok perempuan desa masih menghadapi keterbatasan dalam pengembangan produk, penguatan jiwa kewirausahaan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pemasaran. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini, untuk meningkatkan ekonomi perempuan Desa Wedani dengan mengembangkan produk eco enzyme dan menerapkan strategi digital marketing. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan mitra secara aktif melalui berbagai langkah., yaitu identifikasi kebutuhan, edukasi kewirausahaan berbasis lingkungan, pelatihan pembuatan eco enzyme, pengembangan inovasi produk, serta pendampingan branding dan pemasaran digital. Hasil evaluasi kegiatan dilakukan dengan melihat peningkatan pengetahuan, keterampilan produksi, dan kemampuan peserta dalam menggunakan media digital sebagai sarana pemasaran. Hasil menunjukkan bahwa peserta lebih memahami konsep kewirausahaan berkelanjutan, lebih mampu mengubah limbah organik menjadi produk eco enzyme, dan lebih mampu membuat produk yang memiliki nilai tambah ekonomi. Selain itu, peserta memperoleh keterampilan dasar dalam membangun identitas produk, menyusun strategi promosi, dan memanfaatkan platform digital untuk mendukung pemasaran. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi inovasi produk ramah lingkungan dan strategi digital marketing dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi perempuan desa.
References
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 4(4), 4513–4517. https://doi.org/0.55338/jpkmn.v4i4.2113
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital marketing. Pearson uk.
Hamdani, F. (2025). Inisiasi Pojok Baca dan Gerakan Menabung Bagi Anak-anak Di Desa Morowudi. Jurnal ABDIRAJA, 8(2), 157–164.
Keller, K. L., & Kotler, P. (2015). Holistic marketing: a broad, integrated perspective to marketing management. In Does Marketing Need Reform? (pp. 308–
313). Routledge.
Kindon, S., Pain, R., & Kesby, M. (2007). Participatory action research: Origins, approaches and methods. In Participatory action research approaches and
methods (pp. 35–44). Routledge.
Kotler, P., Keller, K. L., Ancarani, F., & Costabile, M. (2014). Marketing management 14/e. pearson.
MacArthur, E. (2013). Towards the circular economy. Journal of Industrial Ecology, 2(1), 23–44.
Rusdiyanto, R., Setyorini, H., Suharto, S., Syamlan, A. F., Pramitasari, D. A., Ulum, B., Burhan, U., Sundari, S., Syafii, M., & Hasanah, A. (2024). Assistance in Financial Management for SMEs in the Gresik Region. KACANEGARA Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(1), 129–140.
Saputra, F. R. (2025). Optimalisasi Pemasaran Online Melalui Digital Branding Bagi UMKM Di Morowudi. Jurnal Abdiraja, 8(1), 1–10.
Schaltegger, S., & Wagner, M. (2011). Sustainable entrepreneurship and sustainability innovation: categories and interactions. Business Strategy and the
Environment, 20(4), 222–237.
Velenturf, A. P. M., Archer, S. A., Gomes, H. I., Christgen, B., Lag-Brotons, A. J., & Purnell, P. (2019). Circular economy and the matter of integrated resources.
Science of the Total Environment, 689, 963–969.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




3.png)




.png)


