Pendampingan Pembuatan Sabun Natural sebagai Suvenir Khas Desa Wisata Ekologi (DWE) Nyambu

  • komang ayu agustini universitas warmadewa
  • Ida Ayu Cri Vinantya Laksmi
  • Dewa Ayu Dyah Pertiwi
Keywords: Pokdarwis Desa Nyambu, Pembuatan sabun natural, Suvenir khas desa

Abstract

Desa Nyambu memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama hamparan sawah yang luas serta sumber air yang melimpah. Aktivitas wisata yang dilakukan di Desa Nyambu seperti bersepeda (cycling), trekking, serta pengenalan budaya. Kategori sebuah desa wisata yaitu memiliki konsep something to see, something to do, dan something to buy. Namun, permasalahan saat ini di Desa Nyambu adalah belum memiliki suvenir khas yang dapat dibeli dan menjadi ciri khas desa. Sabun natural dapat menjadi branding ekowisata di Desa Nyambu dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar desa. Pengabdian ini menggunakan metode partisipatif, yaitu pelatihan dan pendampingan pembuatan sabun natural khas desa. Tahapan pengabdian terdiri dari identifikasi permasalahan dan solusi, FGD, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Sebanyak 12 anggota pokdarwis mengikuti kegiatan ini, di mana 87,5% di antaranya belum pernah mengikuti pelatihan sabun natural. Evaluasi dilakukan melalui pengisian kuesioner sebelum dan setelah pelatihan. Hasil pengabdian ini menunjukkan 87,5% peserta merasa mampu membuat sabun natural secara mandiri, di mana 57,1 % di antaranya merasa siap menjelaskan pembuatan sabun natural kepada wisatawan.

References

Agustini, N. K. A., Sulistiana, P. D., Kumara, I. M. S., & Ratmaja, I. G. S. D. (2025). Pendampingan Pembuatan Paket Wisata Desa Nyambu Kabupaten Tabanan Bali. Jurnal Abdiraja, 8(September), 193–199.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2012). Buku Pedoman Kelompok Sadar Wisata. Jakarta.

Lesmana, C., Suamba, I. K., & Djelantik, W. S. (2022). Pengembangan Ekowisata di Desa Nyambu Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan. Jurnal Agribisnis Dan Agrowisata, 11(1), 104–113.

Muliarta, I. K. (2020). STRATEGI PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT PADA DESA WISATA NYAMBU. Journal of Applied Management Studies (JAMMS), 01(2), 152–166.

Nasional, B. S. (1994). SNI 06-3532-1994 Tentang Sabun Mandi. Badan Standarisasi Nasional.

Purindah, N. M. S., Sari, Wrasiati, L. P., & Suhendra, L. (2018). PENGARUH PERBANDINGAN MINYAK KELAPA ( Cocos nucifera ) DENGAN LEMAK KAKAO ( Theobroma cacao L .) DAN SUHU. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Agroindustri, 6(4), 297–306.

Rahmah, A., Azzahro, H. U., Putri, V. J., Pertanian, H., Pertanian, F., & Kuning, U. L. (2024). Pelatihan Pembuatan Sabun Aromaterapi di Kelompok PKK Asosiasi Pekebun Swadaya Kelapa Sawit Negeri Seribu Kubah, 5(3), 223–228.

Sarwoprasodjo, S., Muljono, P., Purnamadewi, Y. L., Hidayati, R. K., Mardiansayh, I., Putri, A. R., & Cinara, L. A. (2023). Peningkatan Kapasitas Pokdarwis Desa Sukajadi melalui Lokakarya dan Pelatihan Community based Tourism ( Increasing the Capacity of the Sukajadi Village Pokdarwis through Workshop and Training Community based Tourism ). Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(November).

Suantara, P. A., Parsa, I. B. M., & Kardinal, D. A. (2019). Partisipasi Masyarakat Dalam Mendukung Desa Wisata Ekologis Di Desa Nyambu, Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan. Jurnal SPACE, 1(2).

Wahyuni, A. A. N. S. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengambangan Desa Wisata Ekologis di Desa Nyambu Kediri Tabanan. Journey, 3(1), 109–122.
Published
2026-09-30
Abstract viewed = 0 times
pdf downloaded = 0 times