Pemetaan Siteplan Kawasan Wisata Hutan Meranti KM.15 Balikpapan Sebagai Upaya Pengembangan Wisata Hutan Lindung Berbasis Alam

  • devi Triwidya sitaresmi Institut Teknologi Kalimantan
Keywords: Hutan Lindung ; Meranti ; Siteplan ; Wisata Alam

Abstract

Bentuk pengabdian masyarkat yang dilakukan oleh tim pengabdian adalah melakukan kerjasama dan kolaborasi dengan pihak pengelola Kawasan wisata hutan lindung meranti km.15 dalam pembuatan siteplan kawasan. Berdasarkan RTRW Kota Balikpapan tahun 2012-2032, salah satu kebijakan penataan ruang di wilayah Kota adalah perwujudan kelestarian kawasan lindung, dimana untuk perwujudan kelestarian fungsi kawasan lindung adalah dengan melakukan integrasi fungsi kawasan lindung dengan fungsi wisata. Sejauh ini pembangunan destinasi wisata Meranti dimulai sejak bulan Juli 2021 lalu, dan untuk pembiayaan pembangunan saat ini masih mengandalkan swadaya dari anggota dan masyarakat. Berdasarkan hal tersebut, maka pemanfaatan kawasan hutan lindung sebagai wisata alam ini masih sangat baru sekali dan butuh pendampingan lebih lanjut terkait pemetaan Kawasan. Berdasarkan kondisi dilapangan, permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah aspek manajemen. Aspek manajemen adalah sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan melalui rangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian baik itu sumber daya manusia maupun alam. Berdasarkan permasalahan tersebut maka tim pengabdian menawarkan bantuan pembuatan siteplan kawasan dengan berbasis partisipasi masyarakat. Hal ini sebagai upaya dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam standar minimal Kawasan pariwisata, memetakan  potensi lahan wisata, kebutuhan sarana prasarana, dan hasilnya dapat dijadikan input dalam penawaran proposal kerjasama untuk pemenuhan modal investasi pengembangan kawasan.

Published
2024-03-12
Abstract viewed = 51 times
pdf downloaded = 48 times