Prosiding : Seminar Nasional Ekonomi dan Teknologi https://ejournalwiraraja.com/index.php/PROSD Fakultas Pertanian, Univeristas Wiraraja en-US Prosiding : Seminar Nasional Ekonomi dan Teknologi 2985-6817 ANALISIS EFISIENSI DAN RISIKO USAHA TANI TOMAT PADA KELOMPOK TANI MANDALA FARM DI DESA GADDU BARAT KECAMATAN GANDING KABUPATEN SUMENEP https://ejournalwiraraja.com/index.php/PROSD/article/view/5265 <p>Subsektor hortikultura merupakan salah satu subsektor yang penting di Indonesia. Usaha tani Tomat salah satu jenis komoditas hortikutura yang mempunyai nilai jual yang sangat tinggi. Tujuan penelitian untuk mengetahui tingkat efisiensi pendapatan usaha tani tomat di kelompok tani Mandala Farm dan Untuk mengetahui tingkat resiko pendapatan usaha tani tomat di kelompok tani Mandala Farm. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif penelitian dilakukan di Kelompok Tani Mandala Farm, Desa Gaddu Barat. Teknik pengambilan sampel yaitu&nbsp; sampel sensus sebanyak 20 petani Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data mencakup analisis biaya, penerimaan, pendapatan, efisiensi (R/C Ratio), dan standarisasi risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggunaan biaya sebesar Rp50.675.543 Penerimaan: Usaha tani tomat sebesar Rp94.562.255 Pendapatan: Usaha tani tomat memperoleh pendapatan bersih sebesar Rp43.886.712 Efisiensi: R/C Ratio 1,9 dan standarisasi risiko Hasil perhitungan menunjukkan bahwa nilai koefisien variasi sebesar 33,28%, yang mana jika CV ≤ 0,5 maka usaha tani tersebut tidak mengalaami kerugian, begitu sebaliknya jika nilai CV &gt; 0,5 maka dapat dikatakan bahwa produsen akan mengalami kerugian. Nilai batas bawah jika L ≥ 0, maka usaha yang dijalankan tidak akan rugi, akan tetapi jika jika L &lt; 0, maka petani akan mengalami kerugian. Maka dapat disimpulkan bahwa dari hasil koefisien variasi usaha tani tomat memiliki pendapatan yang stabil dan Tingkat risiko sedang.</p> Abdul latif Ribut Santosa Sindi Arista Rahman ##submission.copyrightStatement## 2025-12-25 2025-12-25 33 38 ANALISIS BIAYA PRODUKSI DAN STRATEGI PENETAPAN HARGA PADA USAHATANI BAWANG MERAH DI PULAU POTERAN https://ejournalwiraraja.com/index.php/PROSD/article/view/5266 <p>Pulau Poteran adalah wilayah yang didominasi lahan kering dengan kandungan bahan organik rendah, sehingga petani sangat bergantung pada curah hujan, khususnya pada musim tanam. Hal ini berkontribusi pada rendahnya produktivitas pertanian dan pendapatan petani yang belum optimal. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini mengembangkan usahatani bawang merah varietas Rubaru dengan pendekatan inovatif, termasuk sistem alley cropping, penggunaan mulsa jerami, irigasi sprinkler, dan pengurangan dosis pupuk anorganik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis biaya produksi, menghitung harga pokok produksi (HPP), dan menetapkan harga jual bawang merah dengan metode Cost plus pricing. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan analisis data yang mencakup biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead, yang dihitung secara menyeluruh dengan metode full costing. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan narasumber di Desa Talango. Hasil analisis menunjukkan total biaya produksi mencapai Rp 15.074.708 dengan hasil panen 701,16 kg, menghasilkan HPP sebesar Rp 21.500 per kilogram. Dengan penerapan mark-up 10%, harga jual ditetapkan pada Rp 24.000 per kilogram. Total penerimaan mencapai Rp 16.827.840, dengan pendapatan bersih sebesar Rp 1.753.132 dan margin keuntungan 10,42%. Temuan ini menunjukkan bahwa usahatani ini layak secara finansial, meskipun margin relatif kecil, dan mengindikasikan bahwa strategi pengelolaan semi-organik dapat meningkatkan pendapatan petani di lahan kering.</p> Rita Ayu Dwi Angraini Isdiantoni Isdiantoni Hopid Hopid ##submission.copyrightStatement## 2025-12-25 2025-12-25 39 48 PENGARUH INOVASI PRODUK (VARIASI, KUALITAS DAN KEMASAN) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KERUPUK PULI PADA KELOMPOK WANITA TANI (KWT) MAWAR https://ejournalwiraraja.com/index.php/PROSD/article/view/5267 <p>Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya inovasi produk sebagai strategi untuk mempertahankan daya saing usaha kecil dalam menghadapi dinamika pasar dan preferensi konsumen yang terus berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inovasi produk yang terdiri dari variasi, kualitas, dan kemasan terhadap keputusan pembelian kerupuk puli pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar di Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 40 responden yang merupakan konsumen kerupuk puli KWT Mawar. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini meliputi variasi (X1), kualitas (X2), dan kemasan (X3), sedangkan variabel terikatnya adalah keputusan pembelian (Y). Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, variabel variasi produk dan kemasan produk berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan kualitas produk tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai signifikansi sebesar 0,003. Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,312 menunjukkan bahwa 31,2% keputusan pembelian dipengaruhi oleh inovasi produk, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa inovasi dalam variasi rasa dan desain kemasan mampu meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Oleh karena itu, pengusaha mikro seperti KWT Mawar perlu terus berinovasi untuk mempertahankan daya saing produk. Disarankan agar penelitian selanjutnya mengkaji variabel lain seperti harga, promosi, dan persepsi merek untuk mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif.</p> Sri Kartika Dewi Ika Fatmawati Pramasari ##submission.copyrightStatement## 2025-12-25 2025-12-25 49 61 PENGARUH TEKNOLOGI PENGOLAHAN TERHADAP PENINGKATAN DAYA SAING UMKM KACANG METE (DESA JALBUDEN) https://ejournalwiraraja.com/index.php/PROSD/article/view/5268 <p>Desa Jalbudan Kecamatan Dasuk Kabupaten Sumenep merupakan Sentra Produksi kacang mete yang sudah terkenal di Wilayah Madura sampai tembus Luar Negeri dengan kualitas metenya yang super khas dan lemak. Pengolahan kacang mete dilakukan dengan menggunakan beberapa macam teknologi, yaitu Oven, Goreng, Sangrai. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penggunaan teknologi oven pada pengolahan kacang mete dapat meningkatkan daya saing ditinjau dari aspek harga,kualitas, produktivitas dan efisiensi. Metode Penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif. Teknik penentuan sampel menggunakan Teknik sensus sampling merupakan teknik yang semua populasi dijadikan sampel dan teknik pengambilan data menggunakan metode wawancara dengan menggunakan alat bantu kuisioner dan dokumentasi. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis data statistic non parametrix menggunakan uji Wilcoxon signeted-ranks dengan bantuan program SPSS. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pada indikator Harga, Kualitas, Produktivitas dan indikator Efisiensi pada produk kacang mete berpengaruh secara signifikan antara pengolahan Goreng dan Oven terhadap peningkatan daya saing umkm di Desa Jalbudan.</p> Dewi Nurdiaty Rahju Ida Ekawati Purwati Ratna Wahyuni ##submission.copyrightStatement## 2025-12-25 2025-12-25 62 68 Tablet Effervescent Ekstrak Daun Bidara (Ziziphus mauritiana l) Sebagai Minuman Fungsional Antioksidan Tinggi https://ejournalwiraraja.com/index.php/PROSD/article/view/5269 <p><em>Effervescent </em>adalah tablet yang dirancang untuk membuat minuman secara praktis yang dapat larut air karena membentuk adanya gas (CO<sub>2</sub>) sebagai hasil reaksi kimia bahan-bahan penyusun tablet dengan cairan pelarutnya (air). Penelitian bertujuan untuk mengetahui karakteristik sensori terbaik tablet <em>effervescent</em> dan karakteristik fisik serta kimia tablet <em>effervescent</em> sebagai minuman fungsional. Metode yang digunakan yaitu metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan tiga kali ulangan dengan variasi ekstrak daun bidara 90%, 80%, 70%, 60%, 50%. Data hasil uji sensori dianalisis menggunakan <em>statistic non parametrik</em> atau uji Kruskal wallis, didapatkan perlakuan terbaik pada tingkat kesukaan panelis yaitu formulasi F1 (ekstrak daun bidara 90%) pada parameter warna, sedangkan F5 (ekstrak daun bidara 50%) menjadi formulasi terbaik dari parameter rasa. Kadar air pada semua formulasi telah memenuhi standar BPOM, kadar abu masih tinggi. Aktivitas antioksidan tergolong kuat pada formulasi F5 dan F4 dengan nilai IC<sub>50</sub> kurang dari 100ppm</p> Arini Hidayati Ratih Yuniastri Rika Diananing Putri ##submission.copyrightStatement## 2025-12-25 2025-12-25 69 77 PEMANFAATAN KACANG HIJAU DAN KACANG TANAH DALAM PEMBUATAN TEMPE UNTUK DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL https://ejournalwiraraja.com/index.php/PROSD/article/view/5270 <p>Tempe merupakan produk fermentasi kacang-kacangan yang kaya protein dan senyawa bioaktif, namun produksinya di Indonesia masih bergantung pada kedelai impor. Oleh karena itu, diperlukan alternatif bahan baku lokal untuk diversifikasi produk tempe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi kedelai dengan kacang hijau dan kacang tanah terhadap karakteristik kimia tempe. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan formulasi, yaitu P0 (kedelai 100%), P3 (kacang hijau 50% : kacang tanah 50%), dan P5 (kacang tanah 100%). Analisis meliputi kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, serat, isoflavon, dan flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi P5 memiliki kadar air terendah (33,7%), protein tertinggi (28,18%), lemak tertinggi (13,18%), dan serat tertinggi (6,09%). Formulasi P3 memiliki kadar karbohidrat (35,43%) dan flavonoid (3,367%) tertinggi, sedangkan formulasi P0 memiliki kadar isoflavon tertinggi (107,66%). Berdasarkan hasil tersebut, penggunaan kacang hijau dan kacang tanah dalam pembuatan tempe menghasilkan produk dengan karakteristik kimia yang memenuhi SNI 3144:2009 serta berpotensi dikembangkan sebagai pangan fungsional tinggi protein, serat, isoflavon, dan flavonoid untuk mendukung ketahanan pangan</p> Ach. Anshori Rika Diananing Putri Ratih Yuniastri ##submission.copyrightStatement## 2025-12-25 2025-12-25 78 85