Analisis Nilai Tambah Telur Itik Menjadi Telur Asin (Studi Kasus Di Home Industry Milik Ibu Juhartatik)

  • Ferdi Ardiyansyah Mahasiswa Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Unija
Keywords: Telur Asin, R/C Ratio, Nilai Tambah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai efisiensi dan nilai tambah pengolahan telur asin di home industry milik ibu Juhartatik di Desa Lenteng Timur. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi mengenai efisiensi dan nilai tambah telur itik menjadi telur asin. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Lenteng Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Efisiensi usaha dan nilai tambah di home industry milik ibu Juhartatik berdasarkan analisis R/C Ratio dan analisis nilai tambah metode hayami. Berdasarkan hasil penelitian diketahui total biaya yang dikeluarkan pengusaha telur asin di Desa Lenteng Timur dengan produksi 10.665 butir selama 6 bulan sebesar Rp 20.578.303. Penerimaan yang didapat sebesar Rp 26.250.000, keuntungan yang diperoleh sebesar Rp 5.671.697 dan dengan nilai R/C Ratio 1,28. Bahan baku sebanyak 3.000 butir selama satu bulan, sedangkan nilai tambah telur itik menjadi telur asin diperoleh sebesar Rp 640,28 per butir dengan rasio nilai tambah 25,05%.

References

Aimyaya. 2008. Cara Membuat Telur Asin. Aimyaya.com. diakses 26 Juni 2019.
Astawan, M. Telur Asin Aman dan Penuh Gizi. Diakses pada tanggal 26 Juni 2019.
Astawan, M. W., dan Astawan, M. 1989. Teknologi Pengolahan Pangan Hewani Tepat Guna. Akademika Pressido: Jakarta.
Astawan. 2004. Sehat Bersana Aneka Sehat Pangan Alami. Tiga Serangkai. Solo.
Buckle, K. A., Edwards, R. A., Fleet, G. H., and Wolton, M. 1987. Ilmu Pangan. Penerjemah Hari Purnomo dan Adiono. Universitas Indonesia Press. Jakarta.
Fadly Jonizar. Tahun 2018. Analisis Nilai Tambah Telur Asin Pada Pengrajin Telur Asin Di Nagari Sicincin. Jurnal.
Hayami Y, Kawagoe T, Morooka Y, Siregar M. 1987. Agricultural Marketing and Processing in Upland Java. A Perspective from a Sunda Village. Bogor: The CPGRT Centre.
Hidayati, N dan Mardiono. 2009. Pengaruh Waktu Pengasinan Terhadap Kadar Protein Putih Telur. Jurnal Biomedika.
Koswara, S. 2009. Teknologi Pengolahan Telur (Teori dan Praktek). ebookPangan.com. diakses pada tanggal 26 Juni 2019.
Kuswadi. 2005. Meningkatkan Laba Melalui Pendekatan Akuntansi Keuangan dan Akuntansi Biaya. PT. Elex Media Komputindo. Jakarta.
Mubyarto. 2003. Penelitian Kebijakan untuk Mendukung Akselarasi Peningkatan Produktivitas Industri Gula Nasional. Yogyakarta.
Nababan, Septia S.M. (2013). Pendapatan dan Jumlah Tanggungan Pengaruhnya Terhadap Pola Konsumsi PNS Dosen dan Tenaga Kependidikan Pada Fakultas Ekonomi Dan Bisnis. Universitas Sam Ratulangi Manado.
Pitri Septiya Desiati, Dyah Nurul Afiyah. Tahun 2018. Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe dan Metode Pemasakan Terhadap Kualitas Organoleptik dan Kadar Air Telur Asin Itik. Jurnal.
Putri, I. S. I. 2011. Pengaruh Penambahan Ekstrak Jahe (Zingiber Officinale Roscoe) Terhadap Aktivitas Antioksidan, Total Fenol dan Karakteristik Sensoris Pada Telur Asin. Skripsi. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret. Surakarta.
Richard G, Lipsey dan Steiner. 1986. Pengantar Ilmu Ekonomi. Jakarta: PT Bina Aksara.
Rukmiasih, dkk. 2015. Sifat Fisik, Kimia dan Organoleptik Telur Asin Melalui Penggaraman dengan Tekanan dan Konsentrasi Garam yang berbeda. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan.
Sahria. Tahun 2017. Pengaruh Metode dan Lama Pengasinan yang berbeda dengan Penambahan Asap Cair terhadap Kualitas Telur Asin. Jurnal.
Sampurno, A., Haslina, dan R. Murtanti. 2002. Peningkatan Nilai Nutrisi dan Citarasa Telur Asin Melalui Teknik Inkubasi. Universitas Semarang. Semarang.
Sarwono, B. 1995. Pengawetan dan Pemanfaatan Telur. PT. Penebar Swadaya. Jakarta.
Sarwono. 1994. Pengawetan dan Pemanfaatan Telur. Penebar Swadaya. Jakarta.
Soekartawi, 2006. Agribisnis Teori dan Aplikasi. Rajawali Press. Jakarta.
Soekartawi. 2003. Teori Ekonomi Produksi dengan Pokok Bahasan Cobb-Douglas. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sudaryani. 2003. Kualitas Telur. Penebar Swadaya. Jakarta.
Sudiyono, A. 2004. Pemasaran Pertanian. UMM Press. Malang.
Supriyadi. 2010. Beternak Itik Hibrida Unggul. Penebar Swadaya. Jakarta.
Supriyono, R. A. 2000. Akuntansi Biaya: Perencanaan dan Pengendalian Biaya serta Pembuatan Keputusan. Edisi Kedua. Buku Kedua. BPFE: Yogyakarta.
Toweulu Sudarman. 2001. Ekonomi Indonesia. Jakarta: Raja Grafindo.
Winarno, F. G. Dan Koswara. 2002. Telur: Komposisi, Penanganan dan Pengolahan. Embrio Press. Jakarta.
Zakaria, W. A. 2007. Analisis Nilai Tambah dan Kelayakan Financial Agroindustri Tahu dan Tempe di Kota Metro. Bandar Lampung.
Published
2019-12-11