Analisis Manajemen Mutu Produk Pupuk Organik Petroganik Di Desa Saronggi Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep

  • Dinol Kholis Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Unija
Keywords: Pupuk Organik Peroganik, Manajemen Mutu, Deskriptif Kualitatif

Abstract

Pupuk merupakan salah satu sarana produksi yang memiliki peranan penting dalam peningkatan produksi dan kualitas hasil budidaya tanaman.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan manajemen mutu produk pupuk organik petroganik di PT. SUMEKAR ABDI SEJAHTERA.Metode pengambilan data yang diambil dalam penelitian ini meliputi Data primer dan data sekunder yang dikumpulkandengancaraObservasi , Wawancara, dan Dokumentasi. Penelitian ini dilakukan di PT. SUMEKAR ABDI SEJAHTERA yang memproduksi pupuk organik petroganik yang berlokasi di Jl. Raya Saronggi-Sumenep pada bulan November sampai Desember 2018.Analisis yang dipakai pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dari hasil analisis yang dilakukan pada produk pupuk organik petroganik adalah adanya pengendalian mutu mulai dari bahan baku sampai pada produk pupuk jadi, dapat meminimalisir kesalahan dan menjadikan pupuk organik petroganik dapat memenuhi standar petrokimia dan sebagai pupuk yang layak untuk digunakan oleh masyarakat sebagai pengganti pupuk kimia.

References

Gaspersz, Vincent. 2005. Sistem Manajemen Kinerja Terintegrasi Balanced Scorecard Dengan Sigma Untuk Organisasi Bisnis Dan Pemerintah. Jakarta: gramedia pustaka utama.
Lingga, P. dan Marsono. 2000. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta :Penebar Swadaya.
Nasution, M, N. 2001. Manajemen Mutu Terpadu (Total Quality Management), Penerbit Ghalia Indonesia.Jakarta.
Nayyira, D. 2018 Pengertian Manajemen Mutu Quality Management. Artikel dalam google.https://www.dictio.id/t/apa-yang-dimaksud-dengan- manajemen-mutu-atau-quality-management/15040. Diakses tanggal 27 Agustus 2019.Peraturan Mentan, No.2/Pert/HK.060/2/2006
Peraturan Menteri Pertanian. Nomor 70/Permentan/SR.140/10/2011.Te ntang Pupuk Organik, Pupuk Hayati dan Pembenah Tanah. perundangan.pertanian.go.id. diakses pada tanggal 27 Juni 2019.
Priyadi S, Gilang. 1996.Menerapkan SNI Seri 9000. Jakarta: Bumi Aksara.
Rahmawati, D. A., 2012. Upaya Peningkatan Pendapatan Petani Melalui Penggunaan Pupuk Organik. Skripsi. Fakultas Pertanian Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Program Studi Agribisnis Malang 2012. Universitas Brawijaya.
Rukka, H. 2003.Motivasi Petani Dalam Menerapkan Usahatani Organik Pada Padi Sawah. Tesis. Program Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.
Simanungkalit, R.D.M. 2006.Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Jawa Barat: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian.
Sutedjo, M. M. 2008. Pupuk dan Cara Pemupukan.Jakarta : Rineka Cipta www.petrokimia-gresik.com
Yulipriyanto, H. 2010. Biologi Tanah dan Strategi Pengelolaannya. Graha Ilmu. Yogyakarta.
Published
2019-12-11