Analisis Pemasaran Ikan Layang di Desa Pasongsongan Kabupaten Sumenep

  • Ahmad Faizal Mahasiswa Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Unija
  • Ika Fatmawati Dosen Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Unija
Keywords: Ikan Layang, Pemasaran

Abstract

Sektor Perikanan merupakan salah satu sektor dalam pertanian secara luas yang memberikan kontribusi dalam Devisa Negara, Selain mengkonsumsi ikan dari tahun ketahun yang semakin meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk, ekspor ikan diIndonesia yang juga mengalami peningkatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui saluran pemasaran ikan layang di Desa Pasongsongan, menganalisis margin setiap pemasaran ikan layang, menganalisis efisiensi pemasaran ikan layang, menganalisis seberapa besar share biaya dan share keuntungan. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja di Desa PasongsonganĀ  dengan pertimbangan desa Pasongsongan merupakan salah satu daerah merupakan salah satu kecamatan yang memiliki jumlah nelayan terbanyak di wilayah kabupaten sumenep bagian daratan sebanyak 4.027,85 orang, penentuan lokasi ini juga mempertimbangkan jarak lokasi, biaya, dan kemudahan informasi. Pengambilan sampel menggunakan metode simple purposive sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah adalah analisis deskriptif, analisis efisiensi pemasaran, analisis magin pemasaran, analisis share biaya pemasaran dan analisis analisis share keuntungan lembaga pemasaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari analisis saluran pemasaran diketahui ada 3 sauran pemasaran saat panen raya dan 2 macam saluran pemasaran dimusim sepi, dari analisis margin pemasaran diketahui Distribusi margin pada saluran pemasaran I diperoleh total margin pemasaran Rp. 10.000/kg, total margin pemasaran untuk saluran pemasaran II adalah Rp. 9.000/kg, dan untuk saluran pemasaran III total margin pemasarannya Rp. 13.000/kg pada musim panen, dari hasil efisiensi pemasaran diketahui Saluran pemasaran II merupakan saluran pemasaran yang paling efisien karena merupakan saluran pemasaran terpendek dan tidak melibatkan lembaga pemasaran, dan memiliki nilai efisiensi tertinggi, dan dari hasil share biaya dan share keuntungan di ketahui Nilai share biaya pemasaran tertinggi terdapat pada saluran I, Sedangkan share keuntungan tertinggi terdapat pada saluran pemasaran II.

References

Anonymous. 2017. Kabupaten Sumenep Dalam angka Tahun 2017. BPS Kabupaten Sumenep
Manadiyanto, dkk., 1996. Sistem Pemasaran Ikan Di Kabupaten Tanah Laut Kalimantan Selatan. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia, Volume 2 No. 3. Jakarta
Analisis Pemasaran Ikan Laut Segar di Kabupaten Cilacap. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta
Research Statistics for the Behavioral Sciences. New York: Holt, Renehart and Winston. Sudiyono. 2002. Metode Penelitian Administrasi. Bandung: Penerbit Alfabeta
Rohmatun Nurul Hasanah. 2010. Analisis Pemasaran Ikan Nila Merah (Oreochromissp) di Kabupaten Sukoraharjo. Surakarta: Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Swastha Basu dan Ibnu Soekotjo W. 1993. Pengantar Bisnis Modern. Yogyakarta: Liberty
Published
2019-12-11