Strategi Pemasaran Online Food Delivery Grab Food Pada Wirausaha (Study Kasus Kedai Mie Bajak Pangarangan Sumenep)

  • Achmad Syarwan Nadif Mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unija
  • Nur Qoudri Wijaya Dosen Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unija
Keywords: Pemasaran Online, Grab, Kedai Mei Bajak, Delivery Order

Abstract

Layanan online food delivery adalah sebuah layanan online-to-offline (O2O). Platforms layanan online food delivery memiliki banyak restoran  melayani dan menghubungkan antara restoran dengan konsumen. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui strategi pemasaran yang dimiliki oleh kedai mie bajak. Dan untuk mengetahui strategi pemasaran yang dijalankan kedai mie bajak dalam pemasaran online food. Penelitian ini dilaksankaan di kedai mie Bajak dengan menggunakan metode deskriptif dengan analisis penelitian kualitatif yang dilakukan melalui pendekatan khusus serta pengamatan secara langsung.teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian Dalam melakukan strategi pemasaran kedai mie bajak menerapkan segmentasi yang meliputi georafis di wilayah kota Kabupaten Sumenep dan sekitarnya, demografis bagi semua kalangan masyarakat dan psikoterafis kelangan menengah kebawah, targeting berupa pelajar dan mahasiswa dan positioning dengan menjaga kualitas harga dan menu. Lalu kedai mie bajak menggunakan Bauran Pemasaran 4P yang terdiri dari strategi produk dengan menjaga kualitas menu yang disediakan, strategi harga  yang sangat terjankau, strategi penentuan lokasi yang berada diwilayah perkotaan, strategi promosi menggunakan media sosial, potongan harga untuk pelajar dan penawaran langsung kepada masyarakat, strategi manusia atau karyawan yang selalu siap melayani semua konsumen, strategi Lingkungan fisik yang bagus buat tongkrongan dan berselfi bagi pengguna media sosial, dan proses penjualan mie bajak menggunakan pembelian langsung ke tempat dan menggunakan delivery order. Strategi pemasaran online food yang dijalankan oleh kedai mie bajak difokuskan menggunakan delivery order yang bekerja sama dengan Go Food, Grab Food, yang sering digunakan konsumen dalam delivery order kedai mie bajak menggunakan Grab food hal ini karena konsumen lebih banyak menggunakan aplikasi Grab dan lebih dahulu diterapkan di Kabupaten Sumenep dari pada aplikasi Delivery order lainnya. Serta pemilik kedai mie bajak juga menggunakan promosi media sosial berupa Whatshap.

References

Alma Buchari, (2011). Pemasaran dan Pemasaran Jasa, Edisi 11 Alfabeta, Bandung.
Ginting. Nembah F. Hartimbul.2011. Manajemen Pemasaran, Bandung: Yrama Widya,
Khotijah.Siti, 2004. Smart Strategy of Marketing, Bandung: ALFABETA,
Kotler.Philip dan Gray Amstrong 2004. Penerjemah Alexander Sindoro, Dasar-Dasar Pemasaran, Jakarta : PT Indeks, Edisi ke-9, Jilid 1,
Lan, H., Ya, L. I., & Shuhua, W. (2016). Improvement of Online Food Delivery Service Based on Consumers ’ Negative Comments, 12(5), 84–88. https://doi.org/10.3968/8464
Lopiyadi 2013, Prinsip-Prinsip Pemasaran, Jakarta : Erlangga,
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Administratif. Bandung (ID): Alfabeta.
Published
2019-12-11