Persepsi Masyarakat Terhadap Peran Etnofarmaka Temu Ireng di Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep

  • Veny Dwita Putri Nur Sidik Mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian, Unija
  • Ika Fatmawati Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Unija
Keywords: Persepsi Masyarakat, Temu Ireng

Abstract

Temu ireng((Curcuma aeruginosaRoxb.) merupakan salah satu tumbuhan obat yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat secara turun-temurun sebagai bahan pengobatan tradisional. Temu ireng merupakan jenis tanaman obat yang banyak dan mudah tumbuh di daerah Kabupaten Sumenep. Generasi muda saat ini banyak yang kurang mengetahui peran dan manfaat temu ireng dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap peran tumbuhan etnofarmaka temu ireng di kecamatan rubaru kabupaten sumenep. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja di Kecamatan Rubaru. Pengambilan sampel menggunakan metode Snowball Sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang yang terdiri dari masyarakat tani keluarga petani, ibu rumah tangga serta pedagang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pengukuran skala likert. Hasil analisis menunjukkan bahwa persepsi masyarakat secara keseluruhan adalah setuju dengan total bobot 1.327. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat di Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep setuju terhadap peran tumbuhan etnofarmaka temu ireng karena masyarakat berpendapat adanya temu ireng sangat berperan dalam kehidupan sehari-hari. Melihat persepsi masyarakat yang setuju maka dapat dikatakan bahwa menurut responden, temu ireng sangat bermanfaat serta membawa dampak yang baik bagi kesehatan masyarakat

References

Anonymous. 2017. Kabupaten Sumenep
Dalam angka Tahun 2017. BPS Kabupaten Sumenep.
Djaali. 2008. Skala Likert. Jakarta:
Pustaka Utama.
Kaunang,G.Stevanus. 2016. PersepsiMasyarakat Terhadap Tanaman Hidroponik di Desa Lotta Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa. Jurnal Agri- SosioEkonomi Unsrat, Volume 12 No. 2A Juli 2016.
Pangesti, A. 2012. Gambaran Tingkat
Pengetahuan dan Aplikasi Kesiapsiagaan Bencana Pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas
Indonesia Tahun 2012. Universitas Indonesia
Rahmat R. 2004. Temu-temuan Apotik
Hidup di Pekarangan. Yogyakarta: Kanisius.
Rakhmat dan Jalaluddin. 1998. Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja
Widowati, Lucie. 2007. Pemanfaatan Tanaman Obat.
Puslitbang Farmasi. Depkes RI. Jakarta
Published
2019-12-11