PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK ROTAN (STUDI KASUS PT. RTKT SURABAYA)
Abstract
Perusahaan berusaha mengendalikan relibialitas (keandalan) keluaran sistem produksi. Kualitas dan Kuantitas dipantau dengan cara tertentu, dan hasilnya dibandingkan dengan standar. Meskipun pada umumnya tertarik pada ukuran kualitas, perubahan pada kuantitas keluaran mungkin juga merupakan gejala dari masalah reliabilitas. Biaya pengendalian kualitas dan kuantitas merupakan turunan dari reliabilitas. Bila hasilnya diinterpretasikan, dapat disimpulkan bahwa proses perlu disesuaikan kembali atau bahwa ada sesuatu yang secara fundamental keliru.
Penilaian terhadap Sistem Manajemen Mutu mengacu kepada ISO namun manajemen di dalam menerapkan sistem manajemen ISO masih perlu ditingkatkan lagi yaitu: manajemen umum (unsur: pedoman manual mutu, tinjauan manajemen dan audit internal).
References
Buffa. E dan Rakesh K. 1996. Manajemen Operasi dan Produksi Modern. Jilid 1. Edisi Kedelapan. Binarupa Aksara Jakarta.
[CAC] Codex Allimentarius Comission. 2003. Recommended International Code Of Practice General Principles of Food Hygiene. Rev. 4. Food and Agriculture Organization/World Health Organization. Rome, Italy.
Rekohadiprodjo. S. 1995. Manajemen Produksi dan Operasi. Edisi Pertama. BPFE Yogyakarta
Sule. ET. Dan Kurniawan. S. 2008. Pengantar Manajemen. Edisi Pertama. Kencana Prenada Media Group. Jakarta.
Tunggal. AW. 1998. Manajemen Mutu Terpadu. PT. Rineka Cipta. Jakarta.