PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK ROTAN (STUDI KASUS PT. RTKT SURABAYA)

  • Sri Tjondro Winarno UPN “Veteran” Jawa Timur
Keywords: pengendalian kualitas, ISO, industri rotan

Abstract

Perusahaan berusaha mengendalikan relibialitas (keandalan) keluaran sistem produksi. Kualitas dan Kuantitas dipantau dengan cara tertentu, dan hasilnya dibandingkan dengan standar. Meskipun pada umumnya tertarik pada ukuran kualitas, perubahan pada kuantitas keluaran mungkin juga merupakan gejala dari masalah reliabilitas. Biaya pengendalian kualitas dan kuantitas merupakan turunan dari reliabilitas. Bila hasilnya diinterpretasikan, dapat disimpulkan bahwa proses perlu disesuaikan kembali atau bahwa ada sesuatu yang secara fundamental keliru.

Penilaian terhadap   Sistem Manajemen Mutu mengacu kepada ISO  namun manajemen di dalam  menerapkan sistem   manajemen ISO masih  perlu ditingkatkan lagi  yaitu: manajemen umum (unsur: pedoman manual mutu, tinjauan manajemen dan audit internal).

References

Anonim, 2007. Higien Bahan Pangan. Regulasi (EC) No.852/2004 dari Dewan dan Parlemen Eropa, 29 April 2004 tentang Higien Bahan Pangan. EU-Indonesia Trade Support Programme. Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil perikanan, Departemen Kelautan dan Perikanan. Bogor : CV. Biografika.
Buffa. E dan Rakesh K. 1996. Manajemen Operasi dan Produksi Modern. Jilid 1. Edisi Kedelapan. Binarupa Aksara Jakarta.
[CAC] Codex Allimentarius Comission. 2003. Recommended International Code Of Practice General Principles of Food Hygiene. Rev. 4. Food and Agriculture Organization/World Health Organization. Rome, Italy.
Rekohadiprodjo. S. 1995. Manajemen Produksi dan Operasi. Edisi Pertama. BPFE Yogyakarta
Sule. ET. Dan Kurniawan. S. 2008. Pengantar Manajemen. Edisi Pertama. Kencana Prenada Media Group. Jakarta.
Tunggal. AW. 1998. Manajemen Mutu Terpadu. PT. Rineka Cipta. Jakarta.
Published
2018-10-03
Abstract viewed = 351 times
PDF downloaded = 302 times