PENGARUH PROPORSI CAMPURAN BETON NON PASIR BERBENTUK PAVING BLOCK MENGGUNAKAN AGREGAT LOKAL KABUPATEN SUMENEP TERHADAP SPESIFIKASI DAN BIAYA

  • Dwi Deshariyanto Universitas Wiraraja

Abstract

Madura khususnya di kabupaten Sumenep batu gamping dolomitan dipergunakan sebagai bahan konstruksi yang di pecah. Akhir di tahun 2018 kabupaten Sumenep dilanda banjir disebabkan adanya pengembangan perumahan yang dapat mengurangi adanya serapan. Adanya bahan konstruksi berupa beton non pasir dan paving block yang memiliki kemudahan dalam pemasangannya, maka penelitian ini diangkat dalam rangka mencari pengaruh proporsi campuran beton non pasir berbentuk paving block. Penelitian menggunakan agregat kasar lokal di kabupaten Sumenep dengan ukuran 10 cm x 20 cm tebal 6 cm proporsi campuran antara semen dan agregat kasar beton non pasir berbentuk paving block 1 Semen : 2 Agregat Kasar, 1 Semen : 4 Agregat Kasar dan 1 Semen : 6 Agregat Kasar serta faktor semen sebesar 0,4. Hasil penelitian menunjukkan semakin besar komposisi campuran mengakibatkan kuat tekan semakin menurun, penyerapan air  dan permeabilitas semakin tinggi serta biaya semakin kecil. Tidak ada pengaruh komposisi campuran terhadap penyerapan air serta terdapat pengaruh komposisi campuran terhadap kuat tekan, permeabilitas dan biaya pembuatan. Penyerapan air paving block merupakan mutu C dipergunakan pejalan kaki dan kuat tekan paving block merupakan mutu D digunakan untuk taman. Biaya maksimum pada komposisi campuran yang perbandingannya kecil dan biaya minimum pada perbandingan komposisi campurannya besar.

References

Adi, P. (2013). Kajian jenis……………beton porus. JURNAL TEKNIK, 3(2), 100. Retrieved from Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Janabadra
Asparini, A. (2017). Batu Putih dari Rengel-Tuban sebagai Bahan Alternatif Agregat Campuran HRS. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 1(1). https://doi.org/10.12962/j12345678.v1i1.2770
Daerah - Lahan Resapan Minim, Kota Sumenep Rentan Banjir | RRI Portal Berita Radio Berjaringan Nasional dan Internasional. (2018). Retrieved February 21, 2019, from http://rri.co.id/sumenep/post/berita/462691/daerah/lahan_resapan_minim_kota_sumenep_rentan_banjir.html
Darwis, Z., & Supriyadi, H. (2017). BETON NON-PASIR DENGAN PENGGUNAAN AGREGAT LOKAL DARI MERAK. Jurusan Teknik Sipil Universitas Sultan Ageng Tirtayasa | (Vol. 6). Banten. Retrieved from http://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jft/article/view/2019/1566
Diarto Trisnyuwono. (2014). Beton Non Pasir. Yogyakarta: Graha Ilmu.
L., A. (2010). Distribusi lapisan batuan sedimen yang diduga mengandung gas biogenik dengan metode tahanan jenis di Pantai Saronggi , Sumenep , Madura. Indonesian Journal on Geoscience, 5(2), 119–126. Retrieved from http://ijog.bgl.esdm.go.id
Nasional, S., & Standardisasi, D. (1996). SNl 03-0691-1996 Bata Beton (Paving Block).
Nugroho, A., Beeh, Y. R., & Astuningdyas, H. (2013). PERANCANGAN APLIKASI RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) (STUDI KASUS PADA DINAS PEKERJAAN UMUM KOTA SALATIGA). Jurnal Informatika, 10. https://doi.org/10.9744/informatika.10.1.10-18
Published
2019-10-24