PERENCANAAN PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA KERTASADA KECAMATAN KALIANGET KABUPATEN SUMENEP

  • Cholilul Chayati Dosen Program Studi Teknik Sipil,Universitas Wiraraja
  • Dhani Andika Prayudi Dosen Program Studi Teknik Sipil,Universitas Wiraraja
Keywords: Metode Pengelolan Sampah, Sampah Organik, Sampah Anorganik

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin menigkatnya produksi sampah dan limbah hasil aktifitas manusia yang belum tersentuh oleh program pengolahan sampah. Dalam hal ini setiap orang berhak dan wajib untuk mengolah sampah menjadi bahan yang bermanfaat. Hal ini sesuai dengan undang-undang No.18 tahun 2008 tentang pengelolaan sampah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui volume sampah serta jumlah tempat pengelolaan sampah sementara(TPS) dan bagaimana cara  mengolah  sampah  organik  dan  anorganik.  Jenis  penelitian  yang  digunakan adalah  deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu pendekatan yang berusaha mengambarkan setiap kondisi yang ada melalui data volume sampah dan data jumlah KK(kepala keluarga) hasil survey di lapangan.Kesimpulan yang  diperoleh  dalam  penelitian  ini,  ternyata  jumlah  sampahyang  dihasilkan  di  Desa  Kertasada sebanyak 833,008 kg/hari untuk sampahorganik dan 302,512 kg/hari untuk sampah anorganik dengan jumlah KK 1168,membutuhkan 19 tempat pengelolaan sampah sementara, dan pengolahan sampahorganik menggunakan metode komposter menjadi kompos membutuhkan waktu21 hari, Sampah anorganik  menggunakan  metode  Bank  sampah  serta  sampahresidu  menggunakan  metode  sanitary landfill.

References

Fakultas Teknik Universitas Wiraraja Sumenep.2017. Pedoman Pedoman Penyusunan Skripsi. Sumenep: Universitas Wiraraja Sumenep.
Pemerintah Kabupaten Sumenep : PeraturanDaerah Kabupaten Sumenep Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah.
SNI 19 – 2454 - 2002 Tata Cara Teknik Operasional Pengelolaan Sampah Perkotaan.
SNI 3242-2008 Tata Cara Pengelolaan Sampah di Pemukiman.
Published
2018-03-27
Abstract viewed = 252 times
PDF downloaded = 155 times