URGENSI KEMAMPUAN SISWA MEMBACA AL-QUR’AN DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (SMPI AL-QODARIYAH RUBARU SUMENEP)

  • Ach Puniman
  • Darma Jasuli

Abstract

Kemampuan membaca al-Qur’an khususnya bagi siswa yang ada di sekolah pertama (SMP) sangat penting sekali dalam meningkatkan prestasi belajar bidang studi pendidikan agama Islam. Dikatakan penting karena al-Qur’an sebagai salah satu ruang lingkup pendidikan agama Islam menjadi dasar pokok dari materi pendidikan agama Islam. Berangkat dari permasalahan tersebut, maka yang menjadi masalah yang ingin dijawab dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan dan urgensi siswa dalam membaca al-Qur’an di SMPI Al-Qodariyah Rubaru Suemenep, untuk dapatnya meningkatkan prestasi balajar pendidikan agama Islam.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam membaca al-Qur’an dalam rangka meningkatkan prestasi balajar pendidikan agama Islam di SMPI Al-Qodariyah Rubaru Suemenep. Penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode observasi, angket, interview, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menganalisisnya, penulis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif terhadap data hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dan untuk data yang diperoleh melalui angket, penulis menggunakan teknik analisa deskriptif kuantitatif dengan menggunakan teknik analisis prosentase. Dari hasil penelitian yang dilakukan ternyata kemampuan siswa SMPI Al-Qodariyah Rubaru Suemenep dalam membaca al-Qur’an sudah cukup baik (75%). Sebagaimana dalam data angket, bahwa siswa yang mampu membaca al-Qur’an sebanyak 56 atau 58%, siswa yang sangat mampu membaca al-Qur’an sebanyak 6 atau 6%, dan siswa yang kurang mampu membaca al-Qur’an sebanyak 35 atau 36%. Kemampuan yang dimiliki siswa dalam membaca al-Qur’an tersebut sekaligus sebagai alat yang sangat urgen khususnya dalam meningkatkan prestasi belajar mereka. Hal tersebut sesuai dengan data angket menunjukkan bahwa siswa yang menjawab suka dengan pelajaran Pendidikan Agama Islam sebanyak 54 atau 55%, yang menjawab sangat suka sebanyak 19 atau 20% siswa, dan yang menjawab biasa saja sebanyak 24 atau 25% siswa.  Sehingga pengaruh sikap siswa yang demikian itu, juga berdampak positif pada nilai materi pendidikan agama Islam yang non al-Qur’an. Dengan demikian diharapkan siswa mampu memahami, mengerti, sekaligus menghayati isi bacaan al-Qur’an tersebut demi tercapainya prestasi pendidikan agama Islam di SMPI Al-Qodariyah Rubaru Suemenep

References

Ahmadi, Abu.1993. Cara Belajar yang Mandiri dan Sukses. Solo: C.V. Aneka.
Ali ash-Shabuny, Muhammad. 1985. at-Tibyan fi Ulumi al-Qur’an. Jakarta: Dinamika Berkah Utama.
Arikunto, Suharsimi. 1998. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar, Saifuddin. 2005. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Burhanuddin al-Zarnuji, Syaikh Imam, Ta’lim al-Muta’allim Thuruq al-Ta’allum. Surabaya: al-Hidayah, t.t.
Daradjat, Zakiah. 1992. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1995. Kamus Besar Bahasa Indonesia Jakarta: Balai Pustaka.
Depag RI. 2004. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Bandung: CV. Penerbit J-ART.
Hadi, Sutrisno. 2000. Metodologi Research 2. Yogyakarta: Andi.
Haroen, Nasrun. H. 1997. Ushul Fiqh 1. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
Hasbi Ash Shiddieqy, Teungku Muhammad. 2003. Sejarah dan Pengantar Ilmu al-Qur’an dan Tafsir. Semarang: PT. Pustaka Rizki Putra.
Hamalik, Oemar. 1983. Metoda Belajar dan Kesulitan-kesulitan Belajar. Bandung: Tarsito.
Majid, Abdul dan Andayani, Dian. 2004. Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi: Konsep dan Implementasi Kurikulum 2004. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Marimba, Ahmad D. 1980. Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Alma’arif.
Moleong, Lexi J. 2002. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muhaimin. 2003. Arah Baru Pengembangan Pendidikan Islam: Pemberdayaan, Pengembangan Kurikulum, hingga Redifinisi Islamisasi Pengetahuan. Bandung: Nuansa Cendikia.
_________, dkk. 2002. Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
_________. 1996. Strategi Belajar Mengajar (Penerapannya dalam Pembelajaran Pendidikan Agama). Surabaya: CV. Citra Media.
Mustaqim dan Wahid, Abdul. 1991. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Mustofa, H. A. 1994. Sejarah al-Qur’an. Surabaya: al-Ikhlas.
Nasution, Harun. 1995 Islam Rasional. Bandung: Mizan.
Nizar, H. Samsul. 2002. Filsafat Pendidikan Islam: Pendekatan Historis, Teoritis dan Praktis. Jakarta: Ciputat Pers.
Noer Aly, Hery. 1999. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: PT. Logos Wacana Ilmu.
Poerwadarminta, W. J. S. 1976. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Purwanto, Ngalim, M. 1988. Psikologi Pendidikan. Bandung: CV. Remaja Karya.
Rusyan, Tabrani, dkk.. 1994. Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sabri, Alisuf M. 1996. Psikologi Pendidikan Berdasarkan Kurikulum Nasinal Jakarta: Pedoman Ilmu Jaya.
Santoso, Gempur. 2005. Metodologi Penelitian. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.
Shihab, M. Quraish. 2003. “Membumikan” Al-Qur’an: Fungsi dan Peran Wahyu dalam Kehidupan Masyarakat. Bandung: Mizan.
Slameto. 1991. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Soejanto, Agus. 1990. Bimbingan ke Arah Belajar yang Sukses. Bandung: Aksara Baru.
Soemanto, Wasty. 1990. Psikologi Pendidikan (Landasan Kerja Pemimpin Pendidikan). Jakarta: Rineka Cipta.
Sudjana, Nana. 1989. Cara Belajar Siswa Aktif dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru
Sujdino, Anas. 1994. Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers. Jakarta.
Surjadi, A. 1989. Membuat Siswa Aktif Belajar. Bandung: Mandar Maju.
Suryabrata, Sumadi. 2002. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
________. 1989. Proses Belajar Mengajar di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Andi Offset.
Syah, Muhibbin. 1999. Psikologi Belajar. Jakarta: Logos Wacana Ilmu,.
_____________. 2004. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja RosdaKarya.
Tafsir, Ahmad. 2001. Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Undang-undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003. 2003. Tentang SISDIKNAS. Bandung: Citra Umbara.
Published
2017-04-05
Abstract viewed = 235 times
Untitled downloaded = 112 times