https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/issue/feed JURNAL PERTANIAN CEMARA 2025-11-21T04:16:41+00:00 Henny Diana Wati, SP., MP henny.fp@wiraraja.ac.id Open Journal Systems <p style="margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt;"><strong>Jurnal Pertanian Cemara is Journal of Agricultural Sciences</strong>, its official publication that contains research results, conceptual ideas, teoritical, application, agricultural studies related to applied agricultural technology, agribusiness and food technology. <strong>The journal is published by Faculty of Agriculture, Wiraraja University-Sumenep.</strong></p> <p style="margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt;"><strong>CEMARA is published twice a year, May and November.</strong> It also covers various technological information related to applied agricultural sciences, agribusiness and &nbsp;food science and technology from members and non members. The information including manuscript, short communication and other information related to agricultural studies.<br> <strong>For further information and correspondence, please contact the secretariat of Jurnal Pertanian Cemara</strong>:</p> <p style="margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt;">Faculty of Agriculture, University of Wiraraja, Jalan Raya Sumenep – Pamekasan Km. 5 Patian – Sumenep 69451. Phone (0328) 664272 Fax. (0328) 673088.</p> <p style="margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt;">website:<a title=" www.faperta.wiraraja.ac.id " href="https://faperta.wiraraja.ac.id/" target="_blank" rel="noopener"> https://faperta.wiraraja.ac.id </a>; email : <a title="faperta@wiraraja.ac.id" href="mailto:faperta@wiraraja.ac.id" target="_self">faperta@wiraraja.ac.id</a></p> <p style="margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt;"><strong>P-ISSN:</strong> 2087-3438</p> <p style="margin: 0cm; margin-bottom: .0001pt;"><strong>E-ISSN:</strong> 2460-8947</p> https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4780 RESPONS TIGA VARIETAS JAGUNG KOMPOSIT TERHADAP PUPUK DAUN NATURALPLUS 2025-11-21T04:16:39+00:00 Selfi Damaiyanti selfidamayanti23@gmail.com Ali Zainal Abidin Alaydrus alizainal@faperta.unmul.ac.id Rusdiansyah Rusdiansyah rusdiansyah@faperta.unmul.ac.id Muhammad Saleh m_saleh@faperta.unmul.ac.id Syakhril Syakhril syakhril6021962@gmail.com <p>Jagung merupakan salah satu komoditas pangan yang sangat penting. Upaya peningkatan produksi jagung dilakukan melalui penggunaan varietas unggul dan pemanfaatan pupuk daun Naturalplus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui interaksi antara varietas jagung komposit dan pupuk daun Naturalplus terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung, (2) mengetahui varietas jagung komposit yang menunjukkan respon pertumbuhan dan hasil terbaik terhadap aplikasi pupuk daun Naturalplus, dan (3) menentukan konsentrasi pupuk daun. Naturalplus yang memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik pada tanaman jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Taman Teknologi Pertanian, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara pada bulan Februari hingga Mei 2024. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan dua faktor perlakuan dan tiga ulangan. Faktor pertama adalah varietas dengan tiga taraf, yaitu j1: Sukmaraga, j2: Jakarin, j3: Bisma. Faktor kedua adalah konsentrasi pupuk daun Naturalplus dengan empat taraf, yaitu n0: kontrol, n1: 0,5 cc/L air, n2: 1,0 cc/L air, dan n3: 1,5 cc/L air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara varietas dan pupuk daun Naturalplus pada sebagian besar variabel pengamatan, kecuali pada jumlah daun umur 42 HST. Varietas Jakarin memberikan respon pertumbuhan dan hasil terbaik terhadap aplikasi pupuk daun Naturalplus. Konsentrasi pupuk daun Naturalplus 1,5 cc/L air menghasilkan rata-rata pertumbuhan dan hasil tertinggi.</p> 2025-11-21T03:47:30+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4781 PENGARUH POC LIMBAH TAHU DAN BIOCHAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PAKCOY DI LAHAN KERING 2025-11-21T04:16:40+00:00 Arkajel Jerianus Seda Wea jeriseda40@gmail.com Wilda Lumban Tobing wildatob14@gmail.com Natalia Desy Djata Ndua desy.djata@gmail.com Hyldegardis Naisali hylde3naisali@gmail.com <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi antara pupuk organik cair (POC) limbah tahu dan komposisi biochar pada media tanam, pengaruh pemberian POC limbah tahu dan pengaruh komposisi biochar pada media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial yaitu konsentrasi POC limbah tahu meliputi L1=100 mL/L air, L2=200 mL/L air, L3=300 mL/L air, dan jenis biochar meliputi S1= tanah : biochar sekam padi (1:1), S2= tanah: biochar serbuk kayu (1:1), S3= tanah: biochar sekam padi: biochar serbuk kayu (1:1:1). Hasil penelitian menujukan bahwa interaksi antara POC limbah tahu dan komposisi biochar pada media tanam serta perlakuan tunggal POC limbah tahu tidak berpengaruh signifikan terhadap semua parameter pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy. Perlakuan komposisi biochar berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun umur 35 HST, bobot segar tajuk, bobot segar akar, dan indeks panen dimana perlakuan terbaik terdapat pada komposisi media tanam S1=tanah:biochar sekam padi (1:1).</p> 2025-11-21T03:50:54+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4783 ISOLASI, PEMURNIAN, DAN IDENTIFIKASI Trichoderma sp. DARI RHIZOSFER BAMBU 2025-11-21T04:16:40+00:00 Mochamad Lurie Alma’sum am.ramadhan@unper.ac.id R. Arif Malik Ramadhan am.ramadhan@unper.ac.id Sheli Mustikasari Dewi shelimustika@gmail.com <p>Penggunaan pestisida sintetis yang berlebihan dalam pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan, serta menyebabkan resistensi patogen. Salah satu alternatif ramah lingkungan adalah pemanfaatan jamur <em>Trichoderma</em> sp. sebagai agen pengendali hayati. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi, mengisolasi, memurnikan, dan mengidentifikasi <em>Trichoderma</em> sp. dari rhizosfer bambu di Desa Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja. Metode yang digunakan meliputi pengambilan sampel tanah rhizosfer (500 g), pemancingan menggunakan media daging kelapa, isolasi dan purifikasi pada <em>Potato Dextrose Agar</em> (PDA), serta identifikasi mikroskopis dengan metode kultur slide pada pembesaran 400x. Hasil eksplorasi menghasilkan empat isolat dengan variasi warna hijau dan kuning. Setelah purifikasi, tiga isolat diperoleh sebagai kultur murni, yaitu T1 hijau, T4 hijau, dan T4 kuning. Identifikasi mikroskopis menunjukkan bahwa isolat T4 kuning dapat dikonfirmasi sebagai <em>Trichoderma</em> sp. dengan konidia dan fialid terbentuk sempurna serta pertumbuhan koloni lebih cepat, sedangkan T1 hijau dan T4 hijau belum menunjukkan morfologi lengkap. Penelitian ini menegaskan bahwa rhizosfer bambu berpotensi sebagai sumber isolat lokal <em>Trichoderma</em> sp. yang dapat dikembangkan sebagai biofungisida berbasis kearifan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan.</p> 2025-11-21T03:52:23+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4785 PENGARUH SERTIFIKASI ISPO DAN RSPO TERHADAP KEBERLANJUTAN USAHATANI KELAPA SAWIT RAKYAT: TINJAUAN LITERATUR 2025-11-21T04:16:40+00:00 Guido Imanuel Pardede pardedeimanuel54@gmail.com <p>Usahatani kelapa sawit rakyat menghadapi tantangan serius dalam mencapai keberlanjutan, terutama di tengah tuntutan pasar global akan praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) menjadi instrumen penting untuk meningkatkan tata kelola dan daya saing sektor sawit rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sertifikasi ISPO dan RSPO terhadap keberlanjutan usahatani kelapa sawit rakyat melalui kajian literatur terhadap 15 artikel ilmiah yang relevan dan terbit dalam kurun 10 tahun terakhir. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan analisis kualitatif terhadap dokumen terakreditasi. Hasil studi menunjukkan bahwa sertifikasi berkontribusi terhadap perbaikan praktik budidaya, akses pasar, dan kesejahteraan petani, namun pelaksanaannya masih terhambat oleh keterbatasan kapasitas, biaya sertifikasi, serta minimnya dukungan kelembagaan. Diperlukan strategi kemitraan multipihak dan penguatan sistem sertifikasi nasional untuk meningkatkan adopsi sertifikasi di kalangan petani swadaya, sekaligus menjawab tantangan globalisasi pasar minyak sawit. Kajian ini memberikan implikasi penting bagi perumusan kebijakan yang lebih responsif dan inklusif terhadap petani kecil dalam sistem sertifikasi keberlanjutan.</p> 2025-11-21T03:54:18+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4786 PENGARUH PENGGUNAAN QRIS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA UMKM KULINER DI ERA DIGITAL 2025-11-21T04:16:40+00:00 Rico Ardiansyah Putra 210321100071@student.trunojoyo.ac.id Isdiana Suprapti isdiana@trunojoyo.ac.id Resti Prastika Destiarni resti.destiarni@trunojoyo.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan QRIS sebagai metode pembayaran digital terhadap keputusan pembelian konsumen pada UMKM kuliner. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya adopsi sistem pembayaran digital yang menawarkan kemudahan, kecepatan, dan keamanan dalam bertransaksi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 50 responden konsumen UMKM Dapur BR. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel frekuensi penggunaan, kemudahan penggunaan, dan pengalaman konsumen berpengaruh positif terhadap keputusan pembelian. QRIS tidak hanya mempercepat proses transaksi, tetapi juga meningkatkan kenyamanan konsumen melalui fleksibilitasnya. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi teknologi pembayaran digital seperti QRIS dapat menjadi strategi efektif bagi UMKM dalam meningkatkan daya saing dan menarik lebih banyak pelanggan. Oleh karena itu, disarankan agar UMKM terus mendorong edukasi konsumen mengenai manfaat QRIS dan mengoptimalkan strategi promosi digital.</p> 2025-11-21T03:57:20+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4787 DAMPAK STANDAR MUTU PADA EFISIENSI DAN KEUNTUNGAN RANTAI PASOK MINYAK KELAPA KAMPUNG 2025-11-21T04:16:40+00:00 Mila Rosita mila.hungkang2323@gmail.com Afrianti Ngabito tatangabito@agrotek.uigu.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan standar mutu terhadap efisiensi rantai pasok dan keuntungan usaha Minyak Kelapa Kampung di Kabupaten Gorontalo Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yang dilaksanakan di sentra produksi Kecamatan Kwandang dan Atinggola. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 15 pelaku usaha, observasi partisipatif, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkap bahwa rantai pasok Minyak Kelapa Kampung masih terfragmentasi dengan tingkat adopsi standar mutu yang rendah (20%). Penerapan standar mutu terbukti meningkatkan efisiensi operasional melalui pengurangan waste produksi 15-20% dan margin keuntungan 25-35%, serta memperluas akses pasar produk. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan standar mutu berperan signifikan dalam menciptakan rantai pasok yang efisien dan berkelanjutan. Disarankan penguatan kelembagaan melalui asosiasi perajin dan sistem insentif untuk meningkatkan adopsi standar mutu guna memperkuat daya saing produk Minyak Kelapa Kampung Gorontalo Utara.</p> 2025-11-21T03:59:08+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4788 ANALISIS PENDAPATAN USAHA PEMBIBITAN DAN PENGGEMUKAN DOMBA STUDI KASUS DI DONBA ENGGAR KECAMATAN PARE 2025-11-21T04:16:40+00:00 Jeni Sevia jenisevia2706@gmail.com Navita Maharani navitamaharani@unisa-kediri.ac.id Vifi Nurul Choirina Vifinurul@uniska-kediri.ac.id <p>Indonesia kaya akan potensi yang besar serta prospek yang menjanjikan di sektor peternakan. Donba Enggar Pare merupakan salah satu jenis usaha dalam sektor peternakan yang memiliki dua usaha sekaligus yaitu pembibitan dan penggemukan domba. Namun, usaha pembibitan dan penggemukan domba memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pendapatan dan kelayakan usaha pembibitan dan penggemukan domba di Peternakan Donba Enggar Kecamatan Pare Kabupaten Kediri. Penelitian ini menerapkan metodologi analisis deskriptif kuantitatif melalui analisis biaya, penerimaan, pendapatan, R/C Ratio, BEP (<em>Break Event Point</em>). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan dan kelayakan pada usaha pembibitan dan penggemukan domba di Peternakan Donba Enggar memilki nilai positif dan kedua usaha tersebut layak dan menguntungkan untuk dijalankan.</p> 2025-11-21T04:02:16+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4789 PEMANFAATAN PASTEURISASI, PEMBEKUAN, DAN VACUUM-SEALING UNTUK MENINGKATKAN UMUR SIMPAN AIR KELAPA TUA 2025-11-21T04:16:40+00:00 Nurlaili Dwi Dwi Ulfah nurlailidu@unsulbar.ac.id Risma Risma risma@unsulbar.ac.id <p>Air kelapa tua (<em>mature coconut water</em>, MCW) jarang diolah lebih lanjut karena umur simpan yang pendek menyebabkan perubahan sensoris secara signifikan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kombinasi pasteurisasi, pembekuan, dan <em>vacuum-sealing</em> terhadap mutu sensori serta umur simpan MCW. Metode penelitian meliputi perlakuan pasteurisasi pada tiga variasi suhu dan waktu&nbsp; (80–85°C selama 5 menit; 72–75°C selama 15 menit; dan 72–75°C selama 30 detik), diikuti dengan pembekuan dan uji siklus <em>freeze–thaw</em> selama tiga kali, pengujian dengan campuran bahan lain, serta pengujian <em>vacuum-sealing</em> terhadap stabilitas sensoris selama penyimpanan beku. Parameter yang diamati meliputi warna, aroma, dan rasa berdasarkan uji sensori sederhana. Hasil menunjukkan bahwa pasteurisasi efektif memperpanjang umur simpan tanpa mengubah karakteristik sensoris secara signifikan. Perlakuan optimal diperoleh pada suhu 72–75°C selama 30 detik karena mampu mempertahankan kualitas sensori. Kombinasi pasteurisasi dan pembekuan memperpanjang umur simpan MCW hingga lebih dari 10 hari dalam kondisi beku dengan kestabilan sensori yang baik, sedangkan <em>vacuum-sealing</em> menjaga kualitas produk hingga 30 hari dengan meminimalkan oksidasi dan perubahan warna. Temuan ini menunjukkan bahwa metode sederhana tersebut berpotensi diterapkan pada skala rumah tangga dan UMKM untuk pemanfaatan limbah air kelapa tua secara berkelanjutan dan bernilai ekonomis dengan prinsip <em>zero</em> <em>waste</em>.</p> 2025-11-21T04:03:31+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4790 IDENTIFIKASI DAN INTENSITAS PENYAKIT BULAI PADA JAGUNG DI DUA KETINGGIAN TEMPAT 2025-11-21T04:16:40+00:00 Alma Endah Ukhtani almaendah@gmail.com Heru Adi Djatmiko heru.djatmiko@unsoed.ac.id Ratna Dwi Hirma Windriyati rdh.windriyati@gmail.com <p>Jagung merupakan bahan pangan pokok masyarakat Indonesia serta dimanfaatkan sebagai pakan ternak ataupun unggas. Produksi jagung di dunia menempati urutan ketiga setelah padi dan gandum. Kecamatan Sumbang merupakan Kecamatan di Kabupaten Banyumas yang mempunyai luas pertanaman jagung tertinggi pada tahun 2015. Kendala dalam usaha budidaya jagung diantaranya adalah adanya penyakit. Berdasarkan hal tersebut perlu dilakukan penelitian ini untuk mengetahui tingkat serangan bulai pada jagung di dua ketinggian tempat yang berbeda di Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi patogen penyebab penyakit bulai pada jagung dan membandingkan kerusakan jagung karena penyakit bulai di dua ketinggian tempat. Penelitian menggunakan metode <em>Stratified Purposive Random Sampling, </em>di lahan tanaman jagung Kabupaten Banyumas pada dua ketinggian tempat yaitu di Kelurahan Karangwangkal (114 mdpl) dan Desa Sikapat (355 mdpl). Setiap lahan dibagi menjadi 5 titik dan setiap titik diambil 10 sampel tanaman. Patogen yang menyebabkan penyakit bulai di Kelurahan Karangwangkal dan Desa Sikapat disebabkan oleh <em>Peronosclerospora maydis</em>. Kerusakan tanaman akibat penyakit bulai di Kelurahan Karangwangkal dan Desa Sikapat termasuk dalam kategori serangan berat dan sama antara dua ketinggian. Intensitas penyakit di Kelurahan Karangwangkal yaitu 61% dan di Desa Sikapat yaitu 51%.</p> 2025-11-21T04:05:07+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4791 PENAMBAHAN DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix) TERHADAP UJI ORGANOLEPTIK TELUR PINDANG 2025-11-21T04:16:40+00:00 Jumriati Jumriati jhumslavina@gmail.com Trisusanti Trisusanti trisusanti@politala.ac.id <p>Telur pindang salah satu produk olahan tradisional berbahan dasar telur yang masih banyak diminati oleh Masyarakat. Telur pindang diolah melalui kombinasi proses penggaraman dan perebusan dengan menggunakan bahan penyamak protein. Daun jeruk purut diketahui terdapat senyawa bioaktif seperti minyak atsiri, saponin, steroid, dan flavonoid. Kandungan tersebut sangat sesuai untuk meningkatkan kualitas organoleptik produk pangan, terutama dari segi aroma dan cita rasa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat penambahan daun jeruk purut yang paling sesuai pada proses pembuatan telur pindang terhadap kualitas organoleptik telur pindang seperti aroma, cita rasa, kekenyalan, warna dan kesukaan. Penelitian ini menerapkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (1%), P2 (2%), dan P3 (3%). Parameter yang diamati mencakup uji organoleptik terhadap aroma, warna, cita rasa, kekenyalan, serta tingkat kesukaan. Hasil penelitian membuktikan bahwa pemberian daun jeruk purut berpengaruh sangat signifikan (P&lt;0,01) terhadap kualitas organoleptik telur pindang. Semakin tinggi tingkat penambahan daun jeruk purut, semakin meningkat nilai aroma, warna, cita rasa, dan tingkat kesukaan kemudian peningkatan tersebut menurunkan nilai kekenyalan telur pindang yang membuat tekstur telur pindang mejadi lebih padat serta lebih awet.</p> 2025-11-21T04:06:23+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4793 STUDI KELAYAKAN BUDIDAYA TANAMAN PACAR AIR (Impatiens balsamina) SEBAGAI KOMODITAS HORTIKULTURA ALTERNATIF 2025-11-21T04:16:40+00:00 Triyan Bayu Pratama triyan.bayu@upm.ac.id Retno Sulistiyowati retnosulistiyowati2675@gmail.com <p>Komoditas hortikultura yang sangat potensial dan bernilai ekonomis adalah tanaman pacar air. Budidaya tanaman pacar air tidak hanya sebagai penghias taman namun dapat menjadi peluang dan tantangan dalam pengembangan pacar air sebagai salah satu pilihan usaha hortikultura. Penelitian ini dilakukan pada September 2025 dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuisioner kepada pemilik lahan pacar air di Desa Sumber Taman Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kelayakan usaha budidaya tanaman pacar air (<em>Impatiens balsamina</em>) sebagai komoditas hortikultura alternatif. Tujuan penelitian adalah mengetahui potensi pasar, analisis biaya, serta kelayakan finansial melalui perhitungan <em>Revenue Cost Ratio</em> (R/C rasio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pacar air memiliki prospek yang menjanjikan dalam memenuhi kebutuhan pasar bunga lokal, khususnya untuk keperluan budaya dan upacara. Namun, pada kondisi harga normal, usaha ini kurang menguntungkan dengan nilai R/C rasio &lt; 1. Sebaliknya, pada periode permintaan tinggi menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran, usaha ini sangat menguntungkan dengan nilai R/C rasio &gt; 1, sehingga layak dijalankan. Dengan demikian, usaha budidaya pacar air dapat menjadi peluang ekonomi potensial apabila dikelola dengan memperhatikan dinamika pasar musiman.</p> 2025-11-21T04:07:59+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4794 PENGARUH KOMBINASI PUPUK ANORGANIK (N, P, K) DAN PUPUK KASCING TERHADAP TERUNG UNGU (Solanum melongena L.) 2025-11-21T04:16:40+00:00 Erlina Rahmayuni erlina.rahmayuni@umj.ac.id Tsasya Halimatu Syadiyah tsasyahalimatu@gmail.com Welly Herman wellyherman@unib.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh kombinasi pupuk anorganik (N, P, K) dan pupuk kascing terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman terung (<em>Solanum melongena</em> L.). Penelitian dilaksanakan pada September–Desember 2024 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri atas lima dosis pupuk kascing (0, 50, 100, 150, dan 200 g/tanaman) dikombinasikan dengan pupuk anorganik 100% dan diulang sebanyak lima kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, umur berbunga, diameter buah, panjang buah, jumlah buah, dan bobot buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan pupuk kascing meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman terung. Dosis 200 g kascing per tanaman menghasilkan pertumbuhan terbaik, dengan tinggi tanaman rata-rata 71,20 cm, jumlah daun 57,47 helai, jumlah buah 6 buah, dan bobot buah rata-rata 109,71 g atau setara 3,13 ton/ha. Meskipun secara statistik tidak menunjukkan perbedaan yang nyata, tren peningkatan berbagai parameter mengindikasikan adanya efek sinergis antara pupuk anorganik dan kascing dalam meningkatkan produktivitas tanaman serta kesuburan tanah pada lahan Oxisol. Kombinasi pupuk anorganik dan kascing direkomendasikan sebagai strategi pemupukan berkelanjutan untuk meningkatkan produktivitas tanaman hortikultura di lahan masam.</p> 2025-11-21T04:09:09+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4795 ANALISIS SELISIH TONASE KERNEL KELAPA SAWIT TIGA PEMASOK PT. XYZ, KALIMANTAN TENGAH 2025-11-21T04:16:40+00:00 Yuliana Debora Anggraini debora@akpy-stiper.ac.id Julsento HP tidakada@email.com Herlina Mega Puspitasari herlinamega@staff.uns.ac.id Nurcahyono Nurcahyono tidakada@email.com Rizka Nurjanah tidakada@email.com <p>Distribusi kernel sawit memiliki kendala selisih tonase awal pengiriman dan saat diterima di perusahaan. Tonase kernel dipengaruhi oleh perbedaan kadar air, sistem penimbangan, serta penanganan dan penyimpanan kernel tanpa perlakuan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan selisih tonase kernel sawit dari tiga pemasok ke PT. XYZ Kalimantan Tengah selama periode 2022–2024 serta memberikan rekomendasi peningkatan efisiensi logistik. Data yang digunakan berupa data sekunder kuantitatif dari distributor yang mencakup tonase pengiriman, penerimaan, dan selisih tonase per bulan. Analisis dilakukan secara deskriptif-kuantitatif menggunakan Microsoft Excel untuk menghitung tren dan rata-rata selisih tonase antar pemasok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata selisih tonase setiap pemasok berada di sekitar 0%, dengan penyimpangan signifikan pada pemasok 1 di Agustus 2022 sebesar -39,72% dan pemasok 2 di Oktober 2022 serta Januari 2024 masing-masing sebesar -9,02% dan -18,94%. Pemasok 3 memiliki efisiensi logistik paling stabil dengan selisih tonase paling kecil. Perbedaan kalibrasi timbangan, kadar air kernel, dan penutupan muatan yang kurang rapat selama distribusi menjadi penyebab utama selisih tonase. Implikasi penelitian diperlukan penguatan standarisasi alat timbang dan prosedur distribusi untuk menjaga konsistensi tonase. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar evaluasi bagi pemasok, distributor, dan PT. XYZ dalam meningkatkan efisiensi rantai pasok kernel sawit.</p> 2025-11-21T04:10:29+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4796 STRATEGI PENYULUH PERTANIAN TERHADAP PENGEMBANGAN USAHATANI JERUK SIAM MADU DALAM MENINGKATKAN PETANI MANDIRI 2025-11-21T04:16:41+00:00 Laras Aisyah Wati tidakada@email.com Zainol Arifin dr.zainolarifin@gmail.com Dwi Asnawi Nurhananto tidakada@email.com <p>Dalam penelitian ini, semua petani jeruk siam madu yang tergabung dalam empat kelompok tani di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, akan diambil sampelnya berdasarkan demografi mereka. Sebanyak 150 petani dari 4 kelompok tani merupakan total populasi Desa Sumbersekar. Teknik sensus (bersifat langsung) digunakan untuk menentukan sampel populasi. Dalam penelitian ini, 35 responden dipilih sebagai sampel dari antara petani jeruk siam madu dengan menggunakan rumus Slovin, yang memungkinkan alokasi sampel sejumlah 15% dari populasi. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan menggunakan analisis matriks IFAS dan EFAS serta metodologi analisis data SWOT. Hasil riset &nbsp;menunjukan bahwa Strategi demonstrasi merupakan pendekatan yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani, terutama karena metode ini bersifat langsung, aplikatif, dan mudah diterima oleh petani, Strategi demonstrasi memperoleh nilai rerata tertinggi sejumlah 4,30, diikuti oleh pendampingan intensif 4,29, penyuluhan kelompok tani 4,23, dan partisipatif 4,20. Hasil analisis Faktor internal kekuatan (<em>strenght</em>) dengan nilai 2,50 yang menunjukkan bahwa usahatani jeruk siam di Desa Sumbersekar memiliki pengaruh kekuatan yang sedang dalam mendukung pengembangannya. Sementara itu, Kelemahan (<em>Weaknesses</em>) memperoleh Skor sejumlah 0,54, yang menujukkan bahwa kelemahan yang ada tergolong kecil. Faktor eksternal peluang (<em>opportunities</em>) memperoleh skor sejumlah 2,20, yang menunjukkan bahwa terdapat peluang yang cukup baik untuk dimanfaatkan dalam pengembangan usahatani jeruk siam, sedangkan ancaman (<em>Threats</em>) memperoleh skor sejumlah 0,80, yang berarti bahwa ancaman yang dihadapi tidak terlalu mempunyai dampak buruk pada usahatani jeruk siam karena masih bisa di atasi dengan memanfaatkan peluang yang ada.</p> 2025-11-21T04:13:18+00:00 ##submission.copyrightStatement## https://ejournalwiraraja.com/index.php/FP/article/view/4797 ANALISIS SOSIAL EKONOMI DAN KEUNTUNGAN USAHATANI PADI PADA MASYARAKAT ADAT BONOKELING DI KABUPATEN BANYUMAS 2025-11-21T04:16:41+00:00 Budiyoko Budiyoko budiyoko@unsoed.ac.id Exwan Andriyan Verrysaputro exwan.andriyan@unsoed.ac.id Sunendar Sunendar sunendar@unsoed.ac.id <p>Masyarakat adat Bonokeling yang berada di Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang memiliki karakteristik sosial ekonomi yang khas. Mereka masih memegang tradisi yang berakar dari kepercayaan terhadap leluhur dan diimplementasikan dalam beragai sendi kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji usahatani padi pada masyarakat petani Bonokeling di Kabupaten Banyumas dengan pendekatan <em>mixed method</em>. Penelitian ini mencakup analisis karakteristik sosial ekonomi petani padi Bonokeling serta analisis keuntungan usahatani padi melalui pendekatan RC <em>ratio</em>. Data primer dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan survei terhadap petani, sementara data sekunder diperoleh dari berbagai sumber terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia lanjut petani, rendahnya tingkat pendidikan, dan luas lahan yang sempit menjadi kendala dalam meningkatkan produktivitas usahatani padi. Nilai RC <em>ratio</em> yang relatif rendah mengindikasikan perlunya intervensi kebijakan untuk meningkatkan akses terhadap pendidikan, teknologi, dan penguatan kapasitas kelembagaan petani yang sejalan dengan tradisi dan pengetahuan lokal masyarakat, sehingga keberlanjutan usahatani padi masyarakat Bonokeling dapat terjaga</p> 2025-11-21T04:14:17+00:00 ##submission.copyrightStatement##