Perilaku Masyarakat dalam Menggunakan Jamban Bersih Dan Sehat di Dusun Banglandek, Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang

  • Siti Musriyati Puskesmas Karang Penang Kabupaten Sampang
Keywords: Behavior, latrines, defecate

Abstract

One of the healthy behaviors can be realized by removing human waste (feces) / defecate in a healthy way or in place, such as a toilet. Early data collection in Banglandek Hamlet, Gunung Kesan Village, Karang Penang Subdistrictshows that in 15 families there were 10 families who had a habit when defecating in the river. The problem of the lack of use of latrines is influenced by the lack of environmental health behavior in the community. This study aims to describe the behavior of the community in using clean and healthy latrines in Banglandek Hamlet, Gunung Kesan Village, Karang Penang Subdistrict. This study used a descriptive research method. The population in this study was all family leaders in Banglandek Village. There were 87 respondents in this study. Data collection using a questionnaire. The research was conducted in Banglandek Hamlet, Gunung Kesan Village, Karang Penang Subdistrict in December 2018. The results showed that the community behavior of Banglandek Hamlet, Gunung Kesan Village, Karang Penang Subdistrict in using clean and healthy latrines of 87 respondents was (59%) or 51 respondents behaved negatively, while almost half (41%) or 36 respondents behaved positively .To increase ownership, use and use of clean and healthy toilets in the Benglandek Hamlet, Gunung Kesan Village, Karang Penang Subdistrict, motivation and guidance are needed.

References

Arikunto, S. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta. Jakarta
Burhanudin, S. 2008. Pengantar Filsafat. Bumi Aksara. Jakarta.
Chandra, B. 2006. Pengantar Kesehatan Lingkungan. Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta.
Daud, A. 2001. Dasar- Dasar Kesehatan Lingkungan. FKM Unhas. Makassar.
Depkes RI. 2009. Pedoman Nasional Tentang Jamban Sehat. Cetakan keenam. Jakarta.
Dinkes Propinsi Jatim. 2001. Buku Pedoman Pelaksanaan PHBS Bagi Pengelola Program di wilayah Kabupaten/kota. Surabaya. Dinkes Propinsi Jatim.
Dunggio, N. C. D. 2012. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Masyarakat Tentang Penggunaan Jamban Di Desa Modelomo Kecamatan Tilong Kabila Kabupaten Bone Bolango. Jurusan Kesehatan Masyarakat. Universitas Negeri Gorontalo. Gorontalo.
Entjang, I. 2000. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Citra Aditya Bakti. Bandung.
Gani, H. A., E. Istiaji dan P. E. Pratiwi. 2015. Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Pada Tatanan Rumah Tangga Masyarakat Using(Studi Kualitatif Di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi). Jurnal Ikesma. Vol. 11, 25-35.
Hidayat, A. 2010. Metode Penelitian Kebidanan & Teknik Analisa Data. Selamba Medika. Jakarta.
Karlingger, F. 2006. Asas-Asas Penelitian Behavioral. UGM. Yogyakarta.
Kemenkes RI. 2011. Panduan Pembinaan dan Penilaian Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Rumah Tangga melalui Tim Penggerak PKK. Diakses dari http://www.depkes.go.id/resources/download/promosikesehatan/panduanpembinaan-dan-penilaian-phbs-di-rumah-tangga.pdf pada 23 Juni 2018 pukul 19.30 WIB.
Kristyna, H. 2014. What Factors Affect Sustained Adoption of Sanitation Interventions? Sumarry Report from Systematic Review of Literature ā€œ What Factors Affect Sustained Adoption of Clean water and Sanitation Technologies?ā€. EPPI-Centre. Institute of Education University of London.

Maryunani, A. 2013. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Trans Infomedia.Jakarta.
Ngatimin, R. 2003. Disability Orented Approach. Yayasan ā€œPK-3ā€. Makasasar.
Notoatmodjo, S. 2003. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Rineka Cipta. Jakarta.
Notoatmodjo,2005. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.
Notoatmodjo2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Rineka Cipta. Jakarta.
Notoatmo, S. 2010. Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta.
Novita, N. 2011. Promosi Kesehatan dan Pelayanan Kebidanan. Salemba Medika. Jakarta
Nursalam. 2011. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan: Pedoman Skripsi, Tesis, Instrumen Penelitian Keperawatan. Salemba Medika. Jakarta.
Otayya, G. L. 2012. Pengetahuan, Sikap dan Tindakan Masyarakat Terhadap Penggunaan Jamban Keluarga (Studi Kasus di Desa Ilomanga Kecamatan TabangoKAbupaten Gorontalo). IAIN Sultan Amai Gorontalo. Gorontalo.
Palilu H. I, A. J. Pandelaki, G. D. Kandou. 2015. Gambaran Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Pada Pegawai Di Kantor Dinas Kesehatan Kota Manado. Jurnal Kedokteran Komunitas dan Tropik. Vol. 3.
Proverawati, A. 2012. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Nuha Medika. Yogyakarta.
Simanjuntak, D. 2009. Determinan Perilaku Buang Air Besar (BAB) Masyarakat (Studi terhadap Pendekatan Community Lead Total Sanitation pada Masyarakat Desa di Wilayah Kerja Puskesmas Pagilaran, Kabupaten Pandeglang Tahun 2009). Universitas Indonesia. Depok.
Simatupang, S. H., Surya D, Evi N. 2013. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Partisipasi Penggunaan Jamban Keluarga Di Desa Marjanditongah Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Deli Serdang. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara. Medan.
Sitinjak, L. 2011. Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Kejadian Diare di Desa Pardede Onan Kecamatan Balige Tahun 2011. Skripsi. Universitas Sumatera Utara. Medan.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung.
Suherman F. 2001. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Ketidakmauan Menggunakan Jamban Keluarga pada Lingkungan Perumahan Penduduk di Kecamatan Walantaka Kabupaten Serang. Tesis. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Depok.
Widaryoto. 2002. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Praktik Penggunaan Jamban pada Kepala Keluarga yang Memiliki Jamban di Kecamatan Kepahiang Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Tesis. Universitas Indonesia. Depok.
Widowati, N.N. 2015. Hubungan Karakteristik Pemilik Rumah Dengan Perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di Wilayah Kerja Puskesmas Sambungmacan II Kabupaten Sragen. Naskah Publikasi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Surakarta.
Published
2019-05-29