Hubungan Sikap, Pendidikan dan Lingkungan dengan Kejadian Diare di Wilayah Kerja Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu

  • Rismayani Rismayani Program Studi Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu
  • Lety Arlenti Program Studi Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu
  • Ade Elvina Program Studi Kebidanan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti Bengkulu

Abstract

Diare adalah pengeluaran feses yang tidak normal dan cair. Bisa juga didefinisikan sebagai buang air besar yang tidak normal dan berbentuk cair dengan frekuensi lebih banyak dari biasanya. Bayi dikatakan diare bila sudah lebih dari 3 kali buang air besar, sedangkan neonatus dikatakan diare bila sudah lebih dari 4 kali buang air  besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hubungan antara sikap, tingkat pendidikan, lingkungan tempat tinggal dengan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Sukamerindu Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan desain penelitian menggunakan pendekatan (cross sectional), dimana penelitian dilakukan dengan mengukur variabel independen (sikap,  pendidikan, lingkungan tempat tinggal) dan variabel dependen (kejadian diare) dalam waktu yang bersamaan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian  (59,3 %) responden berpendidikan rendah,  kurang dari sebagian (49,4 %) responden memiliki sikap yang mendukung serta sebagian (50,6 %) responden memiliki lingkungan tempat tinggal yang kurang sehat. Hasil analisis bivariat menggunakan uji Chi-square didapatkan ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dan sikap serta lingkungan tempat tinggal dengan kejadian diare (p=0,000). Saran bagi Petugas kesehatan untuk meningkatkan program penyuluhan kesehatan terutama tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat sehingga kejadian diare dapat dicegah dan dikurangi.

References

Dewi, vivian N. . (2011) asuhan neonatus bayi dan anak balita. Jakarta: Salemba Medika.
Dwiastuti, A., Sabban, F., & Fitri, I. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya ibu dalam melakukan pencegahan diare pada balita di desa Kamal wilayah kerja puskesmas Kairatu Barat. Global Health Science, 3(3), 259-266.
Evayanti, N. K. E., Purna, I. N. and Aryana, I. K. (2010) ‘Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita yang berobat ke badan rumah sakit umum tabanan’, Jurnal Kesehatan Lingkungan, 4(2), pp. 134–139. Available at: http://poltekkes-denpasar.ac.id/files/JURNAL Kesehatan Lingkungan/V4n2/Ni Ketut Elsi Evayanti1, I Nyoman Purna2, I Ketut Aryana3.Pdf.
Fauzia, S. H., Pertiwi, F. D. and Sari, M. M. (2019) ‘Hubungan Pengetahuan, Kesehatan Lingkungan Dan Pola Pemberian Makanan Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Puskesmas Cibinong Tahun 2018’, Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyrakat, 2(1), pp. 64–72. Available at: http://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/PROMOTOR/article/view/1791
Hartati, S., & Nurazila, N. (2018). Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 3(2), 400-407.
Kementerian Kesehatan RI (2014) pedoman tatalaksana diare balita. Jakarta: Direktorat Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan.
Latief, A. (2007) Ilmu kesehatan anak. Jilid I. Jakarta: EGC.
Meliyanti, F. (2016) ‘Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diare Pada Balita’, Jurnal ilmu kesehatan aisyah, 1(2), pp. 9–15. Available at: //aisyah.journalpress.id/index.php/jika/article/view/15.
Notoatmodjo, S. (2014) metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmojdo, S. (2014) Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Rahman, handono fatkhur et al. (2016) ‘faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare di desa solor kecamatan cermee bondowoso’, Nurseline Journal, 1(1), pp. 24–35.
Ridawati, I. D., & Nugroho, B. (2022). HUBUNGAN SIKAP IBU DENGAN UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AIR LAIS. Jurnal Perawat Indonesia, 858-865.
Sukut, susana surya, Arif, yuni sufyanti and Qur’anati, N. (2015) ‘Faktor Kejadian diare pada balita dengan pendekatan teori NOLA J. PENDER di IGD RSUD Ruteng’, jurnal pediomaternal, 3(2), pp. 230–249.
Utaminingtyas, F., Siregar, N., & Pohan, S. Y. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Ruang Anak RSUD Kota Padangsidimpuan Tahun 2020. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 6(2), 180-186.
Wani, A., Retnaningsih, D., & Huri, M. (2018). Hubungan antara Tingkat Pendidikan, Pengetahuan, Sikap dengan Perilaku Ibu Balita dalam Pencegahan Penyakit Diare di Puskesmas Bancak Kabupaten Semarang. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, 3(2)
Published
2022-06-14
Abstract viewed = 2 times
pdf downloaded = 2 times