Pelaksanaan Self Management terhadap Perilaku Perawatan Diri pada Pasien Gagal Jantung di Desa Plesungan

  • Saelan Saelan Prodi Keperawatan Program Sarjana, FIK, Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Dzurriyatun Toyyibah Prodi Keperawatan Program Sarjana, FIK, Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Galih Setia Adi Prodi Keperawatan Program Sarjana, FIK, Universitas Kusuma Husada Surakarta
  • Budi Prasetyo Prodi Promosi Kesehatan Program sarjana terapan, FIK, Universitas Kusuma husada Surakarta

Abstract

Penyakit Gagal jantung beresiko mengalami kekambuhan yang disebabkan karena kurangnya perawatan diri. Sebagian besar kekambuhan gagal jantung terjadi karena pasien tidak memenuhi terapi yang dianjurkan, misalnya tidak melaksanakan terapi pengobatan dengan tepat, melanggar pembatasan diet, tidak mematuhi tindak lanjut medis, melakukan aktivitas fisik yang berlebihan, dan tidak dapat mengenali gejala kekambuhan. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah pelaksanaan Self Management  terhadap perilaku perawatan diri pasien gagal jantung kongestif di desa Plesungan. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen, dengan pre dan post test design group.  Populasi penelitian ini adalah semua pasien dengan riwayat penyakit gagal jantung di Desa Plesungan. Sampel penelitian ini adalah responden dengan riwayat penyakit gagal jantung kongestif dengan  metodeconsecutive sampling sejumlah 18 responden. Metode penelitian dengan uji paired sample t-tes  dengan confidence interval 95%. Hasil analisis univariat didapatkan perawatan diri sebelum pemberian self management ada 7 yang adekuat dan 11 yang tidak adekuat, sedangkan setelah diberikan intervensi didapatkan 15 adekuat dan 3 tidak adekuat, sedangkan hasil analisis bivariatp value 0,011 atau p < 0,05, maka ada pengaruh pemberian self management terhadap perilaku perawatan diri pada pasien gagal jantung kongestif. Kesimpulan self management terhadap perilaku perawatan diri pada pasien gagal jantung kongestif di Plesungan, saran bagi peneliti selanjutnya untuk meneliti tentang management kebutuhan diet yang tepat untuk penyakit gagal jantung.

References

Cui, X., Zhou, X., Ma, L. Le, Sun, T. W., Bishop, L., Gardiner, F. W., & Wang, L. (2019). A Nurse-Led Structure Duration Program Improves Self-Management Skills and Reduces Hospital Readmissions in Patients With Chronic Heart Failure: a Randomized and Controlled Trial in China. Rural and Remote Health, 19(2). https://doi.org/10.22605/RRH5270
Destiawan Eko Utomo, Febi Ratnasari, Arfan Andrian, 2019.Kualitas Hidup Pasien Congestive Heart Failure. (2019). Kualitas Hidup Pasien Congestive Heart Failure. Jurnal Kesehatan, 8(2). https://doi.org/10.37048/kesehatan.v8i2.145
Djärv, T., Wikman, A., & Lagergren, P. (2012). Number and burden of cardiovascular diseases in relation to health-related quality of life in a cross-sectional population-based cohort study. BMJ Open, 2(5), 1–7. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2012-001554
Harigustian, Y., Dewi, A., & Khoiriyati, A. (2016). Gambaran Karakteristik Pasien Gagal Jantung Usia 45 – 65 Tahun Di Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Gamping Sleman. Indonesian Journal of Nursing Practices, 1(1), 55–60. https://doi.org/10.18196/ijnp.1152
Jantung, G., Di, K., & Surakarta, K. (2017). GAMBARAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF DI KOTA SURAKARTA Disusun sebagai salah satu syarat menyelesaikan Program Studi Strata 1 pada Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan.
Lainscak, M., Blue, L., Clark, A. L., Dahlström, U., Dickstein, K., Ekman, I., McDonagh, T., McMurray, J. J., Ryder, M., Stewart, S., Strmberg, A., & Jaarsma, T. (2011). Self-care management of heart failure: Practical recommendations from the patient care committee of the heart failure association of the European society of cardiology. European Journal of Heart Failure, 13(2), 115–126. https://doi.org/10.1093/eurjhf/hfq219
Mei, J., Tian, Y., Chai, X., & Fan, X. (2019). Gender differences in self-care maintenance and its associations among patients with chronic heart failure. International Journal of Nursing Sciences, 6(1), 58–64. https://doi.org/10.1016/j.ijnss.2018.11.008
Mufarokhah, H., Putra, S. T., & Dewi, Y. S. (2016). SELF MANAGEMENT PROGRAM MENINGKATKAN KOPING, NIAT DAN KEPATUHAN BEROBAT PASIEN PJK (Self Management Programme Improve Coping, Intention, and Medication Adherence in Patients with Coronary Heart Disease). Jurnal Ners, 11(1), 56–62. https://e-journal.unair.ac.id/JNERS/article/view/1902
Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), 2015.Pedoman Tatalaksana Gagal Jantung. (20151). Pedoman Tatalaksana Gagal Jantung. 1.
Prihatiningsih, D., & Sudyasih, Tiwi, 2018. Perawatan Diri Pada Pasien Gagal Jantung. (2018). Perawatan Diri Pada Pasien Gagal Jantung. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia, 4(2). https://doi.org/10.17509/jpki.v4i2.13443
Riegel, B., Moser, D. K., Buck, H. G., VaughanDickson, V., B.Dunbar, S., Lee, C. S., Lennie, T. a., Lindenfeld, J. A., Mitchell, J. E., Treat-Jacobson, D. J., & Webber, D. E. (2017). Self-care for the prevention and management of cardiovascular disease and stroke: A scientific statement for healthcare professionals from the American heart association. Journal of the American Heart Association, 6(9), 1–27. https://doi.org/10.1161/JAHA.117.006997
Studi, P., Keperawatan, I., Kesehatan, F. I., & Surakarta, U. M. (2020). Gambaran self management pada pasien gagal jantung.
Suherwin. (2018). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Riwayat Penyakit Dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit TK II dr. AK. Gani Palembang Tahun 2016. Aisyiyah Medika, 1, 89–97.
Toukhsati, S. R., Driscoll, A., & Hare, David L, 2015. Patient Self-Management In Chronic Heart Failure — Establishing Concordance Between Guidelines And Practice. (2015). Patient Self-Management In Chronic Heart Failure — Establishing Concordance Between Guidelines And Practice. Cardiac Failure Review, 1(2), 128. https://doi.org/10.15420/cfr.2015.1.2.128
Wahyuni, Aria, 2014.Hubungan Self Care dan Motivasi dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Jantung Self-Care , Motivation, and Q. of L. among P. with H. F., & Kurnia, O. S. (2014). Hubungan Self Care dan Motivasi dengan Kualitas Hidup Pasien Gagal Jantung Self-Care , Motivation , and Quality of Life among Patients with Heart Failure. Stikes Fort De Kock Bukittinggi, 2(Vol. 2), 108–116.
Warsito, B. E. (2018). Peningkatkan kemampuan pasien dalam self manajemen. 6–10.
Published
2021-12-06
Abstract viewed = 6 times
pdf downloaded = 7 times