Pengaruh Pemberian Metode Gerakan Sendi Aktif Dengan Menggunakan Media Video Bermusik Terhadap Ketahanan Otot Pasien Stroke Di Ruangan Medicina Interna, Hospital Nasional Guido Valadares, Dili – Timor Leste

  • Hermiana Ernastin Tobi 2Magister Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Erna Rochmawati Magister Keperawatan, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Abstract

AbstrakStroke merupakan masalah kesehatan global umum yang memerlukan penanganan yang komprehensif. Rehabilitasi pasca stroke merupakan bagian terpenting dari perawatan pasien stroke. Intervensi yang diberikan kepada pasien selain terapi medis, latihan sendi juga menjadi pilihan bagi pasien pasca stroke. Untuk mengetahui pengaruh Metode Gerakan Sendi Aktif terhadap Daya Tahan Otot Pasien Stroke Dengan Menggunakan Video Musik di Rumah Sakit Nasional Guido Valadares Dili - Timor Leste. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan Non Equivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling (teknik undian). Sampel penelitian 10 kelompok eksperimen dan 10 kelompok kontrol. Dengan menggunakan uji Wilcoxon Rank diperoleh hasil pre-test post-test kelompok eksperimen P-value = 0,007, kelompok kontrol P-value = 1000. Hasil Paired Sample Statistics P-value = 0,003 berarti ada pengaruh pemberian latihan gerak sendi aktif menggunakan media video bermusik terhadap kekuatan otot pasien stroke. Ada pengaruh pemberian latihan gerak sendi terhadap daya tahan otot pasien stroke. Setelah dilakukan pengujian pada kedua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol didapatkan bahwa pada kelompok eksperimen terjadi peningkatan hasil daya tahan otot setelah diberikan intervensi latihan gerak sendi aktif, sedangkan pada kelompok kontrol tidak terjadi peningkatan hasil daya tahan otot. Kata kunci : Gerakan Sendi Aktif, Ketahanan Otot, Pasien Stroke   Abstract Stroke is a common global health problem that needs comprehensive management. Post-stroke rehabilitation is the most important part of care for stroke patients. Interventions given to patients in addition to medical therapy, joint exercises are also an option for stroke patients after a stroke. To determine the effect of Active Joint Movement Method on Muscle Endurance of Stroke Patients Using Music Videos in Guido Valadares National Hospital, Dili - Timor Leste. The study was a Quasi experimental design with a Non equivalent control group design. The sampling technique used simple random sampling (lottery technique).Sample research 10 of eksperiment group and 10 of control group. By using the Wilcoxon Rank test, the results of the pre-test post-test experimental group P-value = 0.007, control group P-value = 1000. The results of Paired Sample Statistics P-value = 0.003 means that there is an effect of giving active joint movement exercises on the muscle strength of stroke patients. There is an effect of providing joint movement exercises on the muscle endurance of stroke patients. After testing the two groups, the experimental group and the control group, it was found that in the experimental group there was an increase in muscle endurance results after being given active joint movement training interventions, while in the control group there was no increase in muscle endurance Keyword : Active joint movement, Muscle strength, stroke patient  
Published
2021-11-02
Abstract viewed = 0 times