AUTHOR GUIDLINES (PETUNJUK BAGI PENULIS)

Jurnal Jendela Hukum ini diterbitkan berkala yaitu dua kali dalam setahun pada bulan April dan September Oleh Fakultas Hukum Universitas Wiraraja Madura sebagai media komunikasi dan pengembangan ilmu. Dalam setiap terbitannya, Jurnal Jendela Hukum memuat 8 (delapan) artikel hasil penelitian atau pengkajian hukum, artikel ulasan tokoh & pemikiran hukum, konseptual, dan telaah buku baru di bidang Hukum.

Petunjuk Penulisan ini dimaksudkan sebagai panduan bagi penulis dalam membuat naskah dan mengirimkannya ke redaksi, sekaligus rujukan bagi penyunting dan mitra bestari dalam mengevaluasi naskah. Para akademisi, peneliti, praktisi, dan aktivis yang peduli terhadap persoalan masyarakat dan hukum yang bermaksud mengirimkan naskahnya ke Jurnal Jendela Hukum diharap memahami petunjuk penulisan ini, diantaranya :

1. Naskah yang dikirim merupakan karya ilmiah original dan tidak mengandung unsur plagiarism.

2. Naskah diketik dengan spasi 1,5 pada kertas A4, panjang 10-25 halaman dan diserahkan paling lambat 2 bulan sebelum bulan penerbitan dalam bentuk soft copy (file). Berkas naskah pada soft copy diketik dengan menggunakan huruf  Times New Roman dengan font 12.

3. Artikel yang dimuat dalam jurnal ini meliputi tulisan tentang hasil penelitian, gagasan konseptual dibidang hukum dan telaah buku baru di bidang Hukum.

4. Semua karangan ditulis dalam bentuk esei disertai judul sub bab (heading) masing-masing bagian, kecuali bagian pendahuluan yang disajikan tanpa judul sub bab. (semua huruf dicetak tebal)

5. Setiap karangan/karya berupa artikel Hukum dengan sistematika sebagai berikut : (a) Abstrak (dibuat dengan Bahasa Indonesia), (b) Pendahuluan (c) Pembahasan yang berisi analisis permasalahan, tujuan yang ingin dicapai, (d) Penutup yang berisi kesimpulan (e) Daftar Bacaan.

6. Nama penulis tanpa gelar akademis/pangkat/jabatan.

7. Kata kunci adalah Kata yang mencerminkan konsep substansi

8. Acuan pustaka : in note (nama - tahun) atau footnote. 

Penulisan sumber kutipan mengikuti gaya Chicago (The Chicago Manual of Style, edisi 17, 2017) dan Turabian (A Manual for Writers, edisi 9, 2018) disesuaikan dengan bahasa Indonesia.

Contoh Penulisan Footnote :

Satjipto Rahardjo, Hukum dan Perilaku (Jakarta: Penerbit Buku Kompas, 2019), h. 67.

Soetandyo Wignjosoebroto, Penelitian Hukum dan Hakikatnya sebagai Penelitian Ilmiah dalam Metode Penelitian Hukum: Konstelasi dan Refleksi, (Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2016), h. 84.

9. Daftar Bacaan disajikan mengikuti tata cara Seperti contoh berikut dan diurutkan secara alfabets dan kronologis.

Contoh Penulisan Daftar Bacaan :

Kansil C. S. T, 2016, Pengantar Ilmu Hukum Dan Tata Hukum Indonesia, Balai Pustaka, Jakarta.

Djoko Prakoso, dan Nurwachid, 2018, Studi tentang pendapat-pendapat mengenai efektivitas pidana mati di indonesia dewasa ini, Ghalia Indonesia, Jakarta.

10. Naskah diketik dengan memperhatikan aturan penggunaan tanda baca dan ejaan yang dimuat dalam Pedomaan Ejaan Bahasa Indonesia yang disempurnakan (Depdikbud, 1987).

11. Setiap penulis yang naskahnya dimuat diberikan 1 eksemplar Jurnal Jendela Hukum.