Jurnal ABDIRAJA https://ejournalwiraraja.com/index.php/ADR <p><strong>Abdiraja Journal</strong> is a scientific journal with the scope of community service carried out by lecturers, practitioners, and students. The purpose of publishing this journal is to accommodate scientific writings that have the substance of community service activities which are downstream from the results of research or community service activities carried out based on an analysis of community needs for the contribution of science and technology that can increase independence, standard of living and or prosperity of the community in various ways. aspects such as education, health, economy, environment, law, values, culture, and other aspects.</p> LPPM Universitas Wiraraja Sumenep, Jalan Raya Sumenep Pamekasan KM. 5 Patean Sumenep 69451, Telp. (0328) 673399 Fax. (0328) 673088 en-US Jurnal ABDIRAJA 2621-9379 <p><a href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" rel="license"><img style="border-width: 0;" src="https://i.creativecommons.org/l/by-nc/4.0/80x15.png" alt="Creative Commons License"></a><br>This work is licensed under a <a href="http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/" rel="license">Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License</a>.</p> Peningkatan Kompetensi Teknologi Informasi Siswa melalui Workshop Instalasi Sistem Operasi, Software dan Pengenalan Hardware https://ejournalwiraraja.com/index.php/ADR/article/view/5121 <p>Kompetensi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) merupakan pilar utama bagi siswa di era transformasi digital, di mana penguasaan teknologi menjadi syarat mutlak dalam proses pembelajaran akademik maupun persiapan dunia kerja. Di lingkungan MAN, keterampilan teknis seringkali masih tertinggal dibandingkan aspek teoritis, sehingga diperlukan intervensi praktis untuk menjembatani celah tersebut. Workshop ini bertujuan untuk mengekskalasi kompetensi teknis siswa di MAN Sumenep, khususnya dalam aspek instalasi sistem operasi, manajemen perangkat lunak, serta identifikasi komponen perangkat keras komputer. Metode pelaksanaan kegiatan ini dirancang secara sistematis, meliputi tahapan pemberian pre-test, pemaparan teori fundamental, demonstrasi prosedural, hingga praktik mandiri (hands-on) dengan pendampingan intensif dari tim instruktur. Hasil evaluasi terhadap 95 peserta menunjukkan adanya lonjakan kompetensi yang sangat signifikan dan terukur secara empiris. Nilai rata-rata peserta meningkat tajam dari 47,95 pada saat pre-test menjadi 82,95 pada post-test, yang merepresentasikan pertumbuhan pemahaman sebesar 73%. Berdasarkan analisis efektivitas, diperoleh skor N-Gain sebesar 0,71 yang mengindikasikan bahwa kegiatan ini berada pada kategori efektivitas tinggi. Observasi lapangan menunjukkan bahwa siswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu melakukan prosedur instalasi dan bongkar-pasang perangkat keras secara mandiri. Kesimpulannya, integrasi metode praktik langsung dalam workshop ini berhasil membentuk kemandirian teknis siswa dalam memelihara perangkat teknologi, sekaligus memberikan fondasi keterampilan digital yang krusial untuk masa depan mereka</p> Anik Anekawati Iddrus Iddrus Fauzi Helmi ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2026-09-30 2026-09-30 9 2 89 97 10.24929/adr.v9i2.5121 Pelatihan Pengelolaan Keuangan Keluarga untuk Meningkatkan Literasi dan Perencanaan Keuangan Ibu Rumah Tangga https://ejournalwiraraja.com/index.php/ADR/article/view/5177 <p>Ibu rumah tangga berpenghasilan rendah di perkotaan sering menghadapi kesulitan mengelola keuangan keluarga secara terencana, bukan semata karena keterbatasan pendapatan, tetapi karena minimnya literasi keuangan dasar. Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Sidomulyo Timur, Kota Pekanbaru, dalam mengelola keuangan keluarga secara sederhana dan aplikatif. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui empat tahap: identifikasi masalah, pemetaan aset, edukasi dan pelatihan, serta pendampingan praktik langsung. Materi mengacu pada Modul Pengelolaan Keuangan P2K2 PKH Kementerian Sosial RI, mencakup pembedaan kebutuhan dan keinginan, penyusunan prioritas pengeluaran, kebiasaan menabung, dan pencatatan keuangan sederhana. Evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test skala 1–5 menunjukkan peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 2,12 menjadi 4,50, dengan kenaikan tertinggi pada kemampuan pencatatan pengeluaran (Δ 58%).</p> Saipul Alsukri Sonia Sischa Eka Putri Nurahmi Hayani Kamaruddin Kamaruddin Rimet Rimet Zikri Aidilla Syarli Asepma Hygi Prihastuti ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2026-09-30 2026-09-30 9 2 98 109 10.24929/adr.v9i2.5177 Pendampingan Pembuatan Sabun Natural sebagai Suvenir Khas Desa Wisata Ekologi (DWE) Nyambu https://ejournalwiraraja.com/index.php/ADR/article/view/5215 <p>Desa Nyambu memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama hamparan sawah yang luas serta sumber air yang melimpah. Aktivitas wisata yang dilakukan di Desa Nyambu seperti bersepeda (cycling), trekking, serta pengenalan budaya. Kategori sebuah desa wisata yaitu memiliki konsep something to see, something to do, dan something to buy. Namun, permasalahan saat ini di Desa Nyambu adalah belum memiliki suvenir khas yang dapat dibeli dan menjadi ciri khas desa. Sabun natural dapat menjadi branding ekowisata di Desa Nyambu dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar desa. Pengabdian ini menggunakan metode partisipatif, yaitu pelatihan dan pendampingan pembuatan sabun natural khas desa. Tahapan pengabdian terdiri dari identifikasi permasalahan dan solusi, FGD, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi. Sebanyak 12 anggota pokdarwis mengikuti kegiatan ini, di mana 87,5% di antaranya belum pernah mengikuti pelatihan sabun natural. Evaluasi dilakukan melalui pengisian kuesioner sebelum dan setelah pelatihan. Hasil pengabdian ini menunjukkan 87,5% peserta merasa mampu membuat sabun natural secara mandiri, di mana 57,1 % di antaranya merasa siap menjelaskan pembuatan sabun natural kepada wisatawan.</p> komang ayu agustini Ida Ayu Cri Vinantya Laksmi Dewa Ayu Dyah Pertiwi ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2026-09-30 2026-09-30 9 2 110 119 10.24929/adr.v9i2.5215 Pendampingan dan Pelatihan Bahasa Inggris bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Wisata di Desa Nyambu, Kabupaten Tabanan, Bali https://ejournalwiraraja.com/index.php/ADR/article/view/5277 <p>Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas anggota Pokdarwis Desa Wisata Nyambu dalam memberikan pelayanan wisata berbasis komunikasi internasional melalui metode pelatihan dan pendampingan partisipatif. Metode yang diterapkan meliputi observasi, analisis kebutuhan, penyusunan modul, serta simulasi role play yang difokuskan pada pengayaan kosakata dan keterampilan pemanduan wisata. Secara keseluruhan, data yang diperoleh menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelatihan dan pendampingan tersebut berhasil meningkatkan kemampuan linguistik serta memupuk keberanian peserta saat berinteraksi dengan wisatawan asing. Peningkatan penguasaan kosakata pariwisata sebesar 56,80 persen ini menjadi indikator utama kesiapan Desa Wisata Nyambu dalam memberikan pelayanan yang lebih profesional dan ramah bagi wisatawan mancanegara. Implementasi program ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan yang adaptif dan intensif sangat krusial dalam mengatasi hambatan komunikasi pada pelaku wisata di tingkat lokal, sekaligus menjadi mekanisme efektif untuk memperkuat profesionalisme serta pola pikir yang berorientasi pada pelayanan prima, yang di masa mendatang dapat diintegrasikan ke dalam program pemberdayaan berkelanjutan guna menjaga standar pelayanan internasional di desa wisata.</p> komang ayu agustini I Ketut Yasa Bagiarta Anak Agung Gede Krisna Murti I Gede Sadia Dwi Ratmaja ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2026-09-30 2026-09-30 9 2 120 129 10.24929/adr.v9i2.5277 Pengabdian Masyarakat Internasional antara UiTM dan UNIJA: Pendampingan dalam Pertukaran Budaya https://ejournalwiraraja.com/index.php/ADR/article/view/5296 <p>Kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional antara UiTM dan UNIJA: Pendampingan dalam Pertukaran Budaya merupakan program pengabdian internasional yang dilaksanakan di Sanggar Belajar Kuala Langat dan Sanggar Belajar Jalan Kebun, Malaysia. Program ini lahir dari permasalahan utama yang dihadapi kedua sanggar, yaitu rendahnya pengetahuan anak-anak imigran Indonesia terhadap budaya tanah air, akibat keterbatasan akses pendidikan formal dan dominasi lingkungan budaya setempat. Melalui kerja sama antara Universitas Wiraraja Madura dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, kegiatan dirancang secara partisipatif dan berbasis pengalaman (<em>experiential learning</em>), sehingga anak-anak dapat terlibat langsung dalam mempelajari tarian tradisional, lagu daerah, permainan rakyat, cerita rakyat, serta nilai-nilai kebersamaan khas Indonesia. Sesi pertukaran budaya dengan mahasiswa UiTM juga memperluas wawasan peserta sekaligus menegaskan pentingnya menjaga identitas budaya sendiri di tengah lingkungan multikultural. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan rasa bangga anak-anak terhadap budaya Indonesia. Puncak kegiatan ditandai dengan <em>mini showcase</em> yang menampilkan hasil belajar peserta di depan publik. Untuk keberlanjutan, tim pengabdian menyerahkan modul pembelajaran budaya beserta perlengkapan pendukung kepada pengelola sanggar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pengenalan budaya, tetapi juga menjadi sarana penguatan identitas kebangsaan dan hubungan persahabatan antarnegara melalui pendidikan dan kebudayaan. Keberhasilan ini diharapkan menjadi pijakan bagi program serupa di masa mendatang, baik di lokasi yang sama maupun di komunitas imigran Indonesia lainnya.</p> Abshoril Fithry Sjaifurrachman Sjaifurrachman Mujib Hannan ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2026-09-30 2026-09-30 9 2 130 144 10.24929/adr.v9i2.5296 Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Participatory Action Research (PAR) melalui Inovasi Lingkungan, Penguatan Ekonomi, dan Peningkatan Kapasitas Masyarakat di Desa Jebung Lor https://ejournalwiraraja.com/index.php/ADR/article/view/5342 <p>Desa Jebung Lor, Kecamatan Tlogosari, Kabupaten Bondowoso memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan melalui pemberdayaan masyarakat, namun masih menghadapi sejumlah permasalahan, antara lain pengelolaan sampah yang belum optimal, rendahnya kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), tingginya biaya pakan pada unit usaha Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), perlunya peningkatan kapasitas petani dan peternak, serta terbatasnya pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan, memperkuat perekonomian desa, serta meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR). Metode yang digunakan meliputi observasi lapangan, identifikasi permasalahan, diskusi partisipatif, perencanaan program, implementasi kegiatan, serta evaluasi bersama masyarakat. Program yang dilaksanakan terdiri atas pembangunan <em>rocket stove</em> sebagai teknologi pengelolaan sampah kering, edukasi PHBS kepada siswa sekolah dasar, budidaya maggot <em>Black Soldier Fly</em> (BSF) melalui kolaborasi dengan BUMDes, pelatihan pertanian dan peternakan, serta pelatihan digitalisasi UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memberikan respons positif terhadap seluruh program yang dilaksanakan. <em>Rocket stove</em> dan budidaya maggot mendukung pengelolaan sampah yang lebih terpadu, edukasi PHBS meningkatkan kesadaran hidup bersih sejak usia dini, pelatihan pertanian dan peternakan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai budidaya berkelanjutan, sedangkan pelatihan digitalisasi UMKM meningkatkan pemahaman pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk. Integrasi kelima program tersebut menunjukkan bahwa pendekatan PAR mampu menghasilkan model pemberdayaan masyarakat yang mendukung peningkatan kualitas lingkungan, penguatan ekonomi desa, serta peningkatan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.</p> Muhammad Auliya' Nurul Ilmi Ilmi Putri Alfia Salsabilla Farah Nabilah Alberto Edmund Feliciano Harianto Putra Nessa Nur Hamidah Hikmah Rizqiyah Faiz M.Arinal Haq Mirbath Amanullah Amalia Khoirun Nisa’ Devara Nazwa Putri Afandi Fachreza Fa'iqotul Alfiyah Masya Ayu Nasywa Zidhan Naufal Mubarok Ays Risma Febiana Dewi Citra Puspita Sari Ahsan Ahmad Syarif Brilian Alim ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2026-09-30 2026-09-30 9 2 145 170 10.24929/adr.v9i2.5342 Penguatan Ekonomi Perempuan Desa melalui Inovasi Produk Eco Enzyme dan Strategi Digital Marketing https://ejournalwiraraja.com/index.php/ADR/article/view/5346 <p>Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, memotivasi individu untuk merintis bisnis yang mempertimbangkan aspek lingkungan di samping meningkatkan pendapatan. Hal ini memunculkan ide mengubah limbah organik rumah tangga menjadi produk bernilai tambah melalui pengembangan eco enzyme. Namun, kelompok perempuan desa masih menghadapi keterbatasan dalam pengembangan produk, penguatan jiwa kewirausahaan, serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pemasaran. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini, untuk meningkatkan ekonomi perempuan Desa Wedani dengan mengembangkan produk eco enzyme dan menerapkan strategi digital marketing. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR), yang melibatkan mitra secara aktif melalui berbagai langkah., yaitu identifikasi kebutuhan, edukasi kewirausahaan berbasis lingkungan, pelatihan pembuatan eco enzyme, pengembangan inovasi produk, serta pendampingan branding dan pemasaran digital. Hasil evaluasi kegiatan dilakukan dengan melihat peningkatan pengetahuan, keterampilan produksi, dan kemampuan peserta dalam menggunakan media digital sebagai sarana pemasaran. Hasil menunjukkan bahwa peserta lebih memahami konsep kewirausahaan berkelanjutan, lebih mampu mengubah limbah organik menjadi produk eco enzyme, dan lebih mampu membuat produk yang memiliki nilai tambah ekonomi. Selain itu, peserta memperoleh keterampilan dasar dalam membangun identitas produk, menyusun strategi promosi, dan memanfaatkan platform digital untuk mendukung pemasaran. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi inovasi produk ramah lingkungan dan strategi digital marketing dapat menjadi pendekatan yang efektif dalam memperkuat kemandirian ekonomi perempuan desa.</p> umar burhan Rina Widyastuti Natasya Arinda Putri Mulyo Cito Amien Cica Oktavia Tongam Daniel Silitonga Siti Soleha Firdian Catur Wicaksono Anastasia Manik Achmad Sybli Syaifudin Rahmat Nur Hidayat Achmad Miftachul Rizky Arya Mahadhiva Putra G ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2026-09-30 2026-09-30 9 2 171 183 10.24929/adr.v9i2.5346 Pelatihan Digital Marketing Produk Olahan Ikan untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kampung Tematik Oase Ondomohen https://ejournalwiraraja.com/index.php/ADR/article/view/5356 <p>Kampung Oase Ondomohen merupakan potret sukses kampung tematik di Surabaya yang unggul dalam pengelolaan lingkungan dan budidaya ikan di lahan sempit. Untuk meningkatkan kemandirian ekonomi dari sekadar pemenuhan pangan mandiri menjadi sumber pendapatan keluarga, diperlukan diversifikasi produk berupa olahan ikan seperti stik ikan, ikan katsu, abon, dan sumpia yang diproyeksikan sebagai produk oleh-oleh khas wilayah tersebut. Namun, keterbatasan jangkauan pemasaran masih menjadi kendala utama. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemasaran digital Kelompok Tani Oase Ondomohen melalui pelatihan dan pendampingan yang menyasar ibu-ibu rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi tahap sosialisasi, pelatihan manajemen konten, serta penerapan teknologi digital menggunakan Canva, Instagram dan <em>Marketplace</em>. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi digital peserta, khususnya dalam memproduksi aset konten visual yang menarik. Melalui model kolaborasi berkelanjutan antara kelompok tani sebagai penyedia aset konten dan perangkat desa sebagai admin operasional akun IG @oaseondomohen, kini telah tersedia infrastruktur pemasaran daring yang aktif. Keberhasilan <em>setting up</em> toko pada <em>marketplace</em> dan optimalisasi akun Instagram diharapkan mampu memperluas pangsa pasar produk olahan ikan, sekaligus memperkuat posisi Kampung Oase Ondomohen sebagai destinasi wisata edukasi lingkungan yang memiliki produk ekonomi kreatif unggulan.</p> Shofiya Syidada Fungki Sri Rejeki Diana Puspitasari Endang Retno Wedowati ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2026-09-30 2026-09-30 9 2 184 197 10.24929/adr.v9i2.5356 Pemberdayaan UKM Melalui Penguatan Literasi Harga Pokok Produksi Di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme https://ejournalwiraraja.com/index.php/ADR/article/view/5377 <p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah suatu kegiatan penugasan perguruan tinggi dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dan menunjang kebutuhan masyarakat di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Di dalam penelusuran potensi desa, tim pelaksana memperoleh temuan kebutuhan pendalaman pemahaman untuk menunjang kelangsungan pelaku usaha ekonomi lokal di lingkup perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode <em>full costing </em>dan metode <em>cost plus pricing</em>, hal ini untuk menghindari potensi kebocoran biaya. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) serta tahapan proses penelusuran lebih lanjut dengan aparatur dan pelaku usaha sebagai proses pengukuran kebutuhan program kerja kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dapat dilakukan. Kegiatan ini memiliki hasil yang optimal, terlihat dari antusiasme peserta dalam mengutarakan kendala kinerja keseharian, sehingga edukasi tersalurkan dengan baik dan optimal. Peningkatan pasti yang diperoleh adalah bahwa terlihat jelas banyaknya kegiatan usaha yang mulai menerapkan perhitungan dengan metode <em>full costing</em> yang memiliki hasil perhitungan &nbsp;HPP dan dilanjutkan ke perhitungan harga jual yang lebih layak. Untuk itu, penerapan metode <em>full costing dan </em><em>cost plus pricing</em> &nbsp;ini menjadi solusi yang ditawarkan. Rekomendasi yang dapat ditawarkan adalah meneruskan edukasi ke tingkat lebih lanjut, yaitu mengenai analisis laporan keuangan dalam rangka penelusuran potensi inovasi.</p> Adiba Fuad Syamlan Fransiska Dyah Ayu Puspitasari Rian Pramana Suwanda Firdaus Indrajaya Tuharea Mochamad Syafii . Rachmad Ilham . Siti Aisyah Azzahra Widayat ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2026-09-30 2026-09-30 9 2 198 209 10.24929/adr.v9i2.5377 Peningkatan Kapasitas P4S Sari Luhur Kota Blitar dalam Pemantauan Parasitoid Lalat Buah melalui Augmentarium Berbasis IoT dan Citizen Science https://ejournalwiraraja.com/index.php/ADR/article/view/5389 <p>Pemantauan lalat buah dan keberadaan parasitoid sebagai musuh alami merupakan salah satu upaya penting dalam mendukung pengelolaan hama yang ramah lingkungan. Kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali serta memantau parasitoid lalat buah dapat menyebabkan potensi musuh alami belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan pengabdian yaitu meningkatkan kapasitas mitra P4S Sari Luhur Kota Blitar dalam pengetahuan parasitoid lalat buah menggunakan augmentarium berbasis <em>Internet of Things</em> (IoT) dan Pendekatan <em>Citizen Science</em>. Kegiatan dilaksanakan di P4S Sari Luhur Kota Blitar melalui pendekatan partisipatif dan praktik langsung, dimulai dari penyampaian materi tentang lalat buah dan parasitoid, pengenalan IoT augmentarium, pelatihan <em>citizen science </em>dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengetahui serangan lalat buah, selain itu peserta memahami fungsi IoT augmentarium dan peran parasitoid dalam pengendalian hayati lalat buah serta mengetahui cara pengamatan dan pencatatan hasil pemantauan berbasis <em>citizen science</em>. Evaluasi pelatihan terhadap 11 peserta menunjukkan bahwa sedikitnya 80% peserta mencapai skor minimal 70 pada <em>post-test</em> keterampilan pengamatan dan pencatatan, dengan peningkatan rata-rata skor sekurang-kurangnya 30% dibandingkan dengan skor <em>pre-test</em>. Kegiatan ini menghasilkan pengetahuan untuk pengamatan, pencatatan data, dan pemanfaatan augmentarium berbasis IoT yang dapat diterapkan secara langsung oleh mitra. Selain itu, pendekatan<em> Citizen Science</em> meningkatkan kapasitas dan keterlibatan peserta dalam proses pengumpulan dan pemanfaatan data untuk mendukung pemantauan parasitoid lalat buah secara berkelanjutan.</p> Dwi Kameluh Agustina Jeka Widiatmanta Eva Nurul Malahayati Munifatul Aulia Dwi Fitria Wati ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0 2026-09-30 2026-09-30 9 2 210 219 10.24929/adr.v9i2.5389