Pemberdayaan UMKM Dan Mentoring Teknologi Produk Olahan Nanas Di Desa Babadan Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri

  • Nunuk Helilusiatiningsih Universitas Islam Kadiri
  • Endro Puji Astoko
  • Nastiti Winahyu
  • Rizky Arief Shobirin
  • Titik Irawati
Keywords: Pelatihan, Mentoring, Sari Nanas, Selai Nanas, Dodol Nanas

Abstract

Tanaman nanas tumbuh subur dan merupakan sentra produksi di Kecamatan Ngancar,  yang terdiri 4 desa yaitu Babadan, Besali, Jagul, Kunjang Kabupaten Kediri. Permasalahan yang ada yaitu pemasaran buah dalam bentuk segardan  belum dikenal teknologi pasca panen dan pengolahan nanas menjadi produk yang awet disimpan. Tujuan kegiatan untuk coaching dan mentoring teknologi pengolahan nanas kepada kelompok PKK mandiri Desa Babadan Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri. Metode Pelaksanaan yaitu Pembinaan dan sosialisasi tentang pentingnya ilmu teknologi pasca panen olahan buah nanas menjadi produk yang disukai konsumen dan dapat meningkatkan nilai ekonomi masyarakat petani nanas juga. .Waktu Pelaksanaan selama 4 hari mulai tanggal 18 Agustus sampai 21 Agustus 2021 di Balai Desa Babadan , Kec. Ngancar Kediri diikuti .peserta 20 orang. Hasil kegiatan yang dicapai adalah target jangka pendek yaitu petani mempelajari dan memahami ilmu teknologi pasca panen dan olahan buah nanas segar menjadi sari buah nanas, selai nanas, dodol nanas. Target jangka panjang adalah menjalin koordinasi dan kemitraan petani dengan pemangku kepentingan terkait seperti akademisi, pihak pemerintah dan swasta. Dapat terbentuk model  ekonomi bisnis UMKM berkelanjutan skala nasional.

References

Anonim (2019). Tabloidsinartani.com.

Astuti, I.Y., Niam, M.A., dan Handayani, T. (2019). Pengembangan Ekonomi Lokal melalui Olahan Buah Nanas di Desa Bedali Kecamatan Ngancar Kabupaten Kediri. Jurnal Cendekia. 1 (2).

Dinas Pertanian Tanaman Pangan, (2005). Data Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Tahun 2004. Jambi.

Handayani, I., dan Sujiman (2020). Penerapan Teknologi Pengolahan Pepaya dan Nanas menjadi Jelly Drink dan Velva pada Masyarakat Purbalingga. Jurnal Masyarakat Mandiri. 4 (5) 897-905.

Nuraeni Y., Wijana S. , dan Susilo B. (2019). Analisa Sifat Komperatif Sifat Fisikokimia Sari Buah dan Konsentrat Sari Buah antara Hasil Olahan Nanas (Ananas comosus L) Varietas Queen Grade C dan Grade B. Jurnal Pertanian Terpadu. 7 (1) 16-27.

Prihatman, K. (2000). Budidaya Pertanian Nanas. Sistem Informasi Manajemen Pembangunan Di Pedesaan. BAPPEENAS. Jakarta.

Saputro, T.A., Permana I.D.G.M., dan Yusasrini N.L.A. (2018), Perbandingan Nanas (Ananas comosus L) dan Sawi Hijau (Brasssica juncea L) terhadap Karakteristik Selai. Jurnal ITEPA 7 (1).

Wijana, S., Mulyadi, F.A. , Fajrin, L. L. (2015). Pemanfaatan Nanas (Ananas comosus L) Subgrade sebagai Fruit Leather Nanas Guna Mendukung Pengembangan Agroindustri di Kediri: Kajian Penambahan Karagenan dan Sorbitol. Jurnal Agroteknologi. 9 (2).

Widjanarko, S.B. (2012). Fisiologi Dan Teknologi Pasca Panen. UB Press. Malang

Yowandita, R. (2018), Pembuatan Jelly Drink Nanas (Ananas comosus L) Kajian Tingkat Kematangan Buah Nanas dan Konsentrasi Penambahan Karagenan terhadap Sifat Fisik, Kimia dan Organoleptik. Jurnal Pangan Dan Agroindustri. 6 (2) 63-73.
Published
2021-10-07
Abstract viewed = 0 times
PDF downloaded = 0 times